jurnalistik.co.id – Polda Gorontalo menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari jajaran Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Gorontalo bersama Panitia Pekan Daerah (Peda) Petani dan Nelayan Provinsi Gorontalo pada Jumat (05/06/2026). Audiensi berlangsung di Lobby Presisi II Mapolda Gorontalo.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kapolda Gorontalo, Widodo. Dalam kesempatan itu, hadir pula Wakapolda Gorontalo, Karo Ops Polda Gorontalo, perwakilan Direktorat Intelkam, serta Dirlantas Polda Gorontalo.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan koordinasi menjelang pelaksanaan Pekan Daerah Petani dan Nelayan di Provinsi Gorontalo.
Dalam dialog tersebut, pengurus KTNA dan panitia pelaksana memaparkan rencana kegiatan serta berbagai persiapan yang telah dilakukan. Mereka juga menyampaikan harapan agar Polda Gorontalo dapat mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kapolda Gorontalo, Widodo, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia juga menyambut baik pelaksanaan Pekan Daerah Petani dan Nelayan yang dinilai memiliki peran penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian dan perikanan di Gorontalo.
Menurut Kapolda, kegiatan itu tidak hanya menjadi sarana berbagi pengetahuan dan pengalaman antarpetani maupun nelayan. Pekan Daerah Petani dan Nelayan juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan produktivitas serta memperkuat ketahanan pangan daerah.
Kapolda menyatakan komitmennya melalui kutipan berikut: “Polda Gorontalo mendukung setiap program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak agar kegiatan Pekan Daerah Petani dan Nelayan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkap Kapolda.
Dengan adanya pertemuan ini, koordinasi antara Polda Gorontalo, KTNA, dan panitia pelaksana diharapkan semakin solid. Tujuannya agar seluruh agenda Pekan Daerah Petani dan Nelayan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan sektor pertanian dan perikanan di Provinsi Gorontalo.
Kegiatan audiensi diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama. Langkah tersebut menegaskan kesatuan tujuan dalam mendukung kemajuan petani dan nelayan sekaligus menjaga stabilitas keamanan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.
Kunjungan silaturahmi tersebut menjadi langkah awal yang penting untuk menyamakan persepsi antara jajaran KTNA Provinsi Gorontalo, Panitia Pekan Daerah Petani dan Nelayan, serta pihak kepolisian. Pertemuan yang berlangsung di Lobby Presisi II itu menunjukkan bahwa komunikasi sejak dini dibutuhkan agar setiap rangkaian agenda dapat berjalan terarah.
Dalam kesempatan audiensi, berbagai unsur yang hadir juga mencerminkan keterlibatan lintas fungsi. Kapolda Widodo didampingi oleh Wakapolda, Karo Ops, perwakilan Direktorat Intelkam, serta Dirlantas. Kehadiran para pejabat tersebut menegaskan bahwa dukungan keamanan dan kelancaran kegiatan tidak hanya menjadi seremonial, tetapi menjadi perhatian bersama dalam tahap koordinasi.
Pada sesi dialog, pengurus KTNA beserta panitia menyampaikan gambaran rencana kegiatan dan sejumlah persiapan yang sudah dilakukan. Penyampaian tersebut sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan, terutama terkait terciptanya rasa aman, tertibnya situasi, serta terjaganya kelancaran selama rangkaian Pekan Daerah berlangsung di Provinsi Gorontalo.
Kapolda Gorontalo, Widodo, menyatakan apresiasi sekaligus menegaskan kesediaan untuk bersinergi dengan berbagai pihak. Ia melihat pelaksanaan Pekan Daerah Petani dan Nelayan sebagai momentum memperkuat koordinasi di tingkat daerah, termasuk upaya agar sektor pertanian dan perikanan dapat terus bergerak mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kegiatan yang aman dan tertib.
Selain membahas substansi agenda, pertemuan ini juga ditutup dengan sesi foto bersama sebagai penanda komitmen bersama. Langkah tersebut memperkuat pesan bahwa sinergi antara Polda Gorontalo, KTNA, dan panitia pelaksana perlu dijaga secara berkelanjutan. Dengan demikian, rangkaian Pekan Daerah diharapkan benar-benar memberi manfaat nyata bagi petani dan nelayan sekaligus mempertahankan stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung.












