jurnalistik.co.id – Perdana Menteri Inggris Andy Burnham mengundang para pemimpin utama Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara untuk bertemu dalam sebuah KTT musim gugur. Pengumuman itu disampaikan Burnham menjelang kunjungannya ke Wales selatan pada Kamis, yang juga menjadi kunjungan resmi pertamanya ke wilayah tersebut sejak ia memimpin pemerintahan Inggris.
Dalam rencana pertemuan tersebut, Burnham akan mempertemukan first ministers Wales dan Skotlandia, serta first dan deputy first ministers Irlandia Utara. Rapat tingkat pemimpin itu dijadwalkan berlangsung pada Oktober, bertempat di National Economic Council.
Burnham menyampaikan maksud pertemuan sebagai bagian dari agenda pemerintahan untuk mempertemukan berbagai pihak lintas wilayah. Ia menekankan bahwa proses pembahasan tidak boleh berlangsung dalam ruang gema, melainkan bersumber dari tempat-tempat yang memahami tantangan serta kekuatan masing-masing.
āI am in South Wales today because the answers to the UK’s challenges will not come from an echo chamber. They will come from the places that know their own strengths, and from a government willing to listen and then act. “Good jobs in every community, in every part of the UK. That is what I want every leader in this country signed up to.,”ā kata Burnham.
Ia juga menyatakan keinginannya agar setiap pemimpin di Inggris āsigned upā terhadap gagasan pekerjaan yang baik bagi setiap komunitas. Dalam kerangka itu, Burnham menempatkan isu pekerjaan, termasuk kebutuhan reindustrialisasi, sebagai salah satu fokus yang ingin ia bawa ke dalam pembicaraan dengan para pemimpin devolusi.
Juru bicara Burnham menyebut kunjungannya ke Wales selatan berada dalam agenda ālistening tourā. Pada kesempatan tersebut, ia akan berbicara dengan pekerja Wales dan para peserta program magang mengenai āreindustrialisation, jobs and the cost of livingā.
Langkah ini sekaligus menegaskan peran National Economic Council yang dibangkitkan kembali oleh Burnham. Dewan ekonomi nasional tersebut dibuat pada era pemerintahan Gordon Brown pada tahun 2008, dan menurut pernyataan resmi, sempat digunakan untuk pertemuan yang mempertemukan menteri pemerintah serta wali kota pemerintahan lokal di Inggris.
Menurut Downing Street, tujuan pertemuan dengan para first ministers adalah membahas cara mendorong pertumbuhan yang berdampak luas. Pemerintah menyebut Burnham ingin menyinggung āhow we will drive good growth in every postcode across the UKā bersama para pemimpin Wales, Skotlandia, dan Irlandia Utara.
Burnham sendiri mulai menjabat sebagai perdana menteri pada Juli, setelah memenangkan pemilihan sela Makerfield. Sebelumnya, ia dikenal sebagai mantan wali kota Greater Manchester, dan kini posisinya menggantikan Sir Keir Starmer.
Berita Terkait
Rangkaian kunjungan Burnham juga mencakup pertemuan dengan wakil kepala pemerintahan Wales. Di Wales selatan, ia dijadwalkan bertemu dengan deputy first minister Sioned Williams untuk membahas sejumlah agenda kebijakan yang menjadi perhatian pemerintah Wales.
Williams mengatakan kunjungan Burnham merupakan contoh positif kerja sama antar pemerintahan. Ia juga menyampaikan rencana tuntutannya, termasuk seruan āa fair share of the UK government’s steel fundā, kebutuhan āenergy social tariff to support those facing fuel poverty and struggling with high energy billsā, serta agar biaya berdiri (standing charges) yang tinggi di Wales ditangani.
Williams menambahkan bahwa Wales merupakan negara kaya energi dan karenanya publik semestinya melihat hal tersebut tercermin dalam lapangan kerja yang baik, komunitas yang lebih kuat, serta tagihan yang lebih rendah. Pernyataannya menekankan bahwa isu biaya hidup tetap menjadi bagian dari pembahasan yang ingin dibawa ke meja kerja sama pemerintahan.
Menjelang KTT Oktober, Downing Street juga menyebut bahwa pertemuan itu akan mempertemukan para pemimpin devolusi di forum nasional tersebut. Dalam konteks ini, para pihak di kawasan devolusi mengarah pada diskusi tantangan bersama, investasi, serta dukungan bagi keluarga yang masih menghadapi krisis biaya hidup.
Adapun pemerintah Wales menyatakan pihaknya menantikan pembahasan bersama mengenai tantangan yang dipikul secara bersama. Pemerintah Wales menuturkan rencana diskusi tersebut mencakup memastikan pertumbuhan dan investasi di seluruh negara yang diwakili, sekaligus dukungan bagi keluarga yang terus menghadapi āthe continuing cost-of-living crisisā.
Pemerintah Wales juga menegaskan akan ada pembahasan lanjutan dengan pemerintah Inggris untuk mendorong prioritas yang lebih luas di Wales. Menurut pernyataan tersebut, agenda tambahan termasuk āfair funding and extending devolutionā.
Di sisi lain, Plaid Cymru mendorong pemerintah Inggris agar membuka pembahasan mengenai tambahan kekuasaan dan pendanaan untuk Senedd, parlemen Wales. Desakan itu terkait penguatan kapasitas tata kelola di tingkat Wales serta kebutuhan dukungan anggaran dalam kerangka devolusi.
Dalam dinamika hubungan pemerintahan baru di tingkat devolusi, First Minister Rhun ap Iorwerth juga sudah bertemu Burnham pada awal masa kepemimpinan. Pertemuan pertama ap Iorwerth dengan perdana menteri baru berlangsung di sela-sela Glasgow Commonwealth Games pada Juli.
Waktu itu, ap Iorwerth menyatakan masih terlalu dini untuk memastikan apakah perdana menteri Partai Buruh yang baru akan menyetujui permintaannya. Ia mengatakan itu ātoo earlyā untuk mengetahui apakah ia akan setuju terhadap seruan yang ia ajukan, sementara Downing Street saat itu menyebut Burnham menginginkan adanya āan open and ongoing dialogueā dengan first minister.
Dengan undangan KTT musim gugur, Burnham berupaya mengikat diskusi lintas wilayah ke agenda ekonomi dan pertumbuhan yang lebih merata. Di saat yang sama, pertemuannya di Wales selatan memperlihatkan bahwa isu pekerjaan, reindustrialisasi, dan tekanan biaya hidup menjadi benang merah yang ingin ia bawa ke forum nasional bersama pemimpin devolusi.












