jurnalistik.co.id – IDI RAYEUK — Presiden RI Prabowo Subianto menyumbang sapi untuk penyintas banjir di Provinsi Aceh. Bantuan itu disalurkan di dua kabupaten, yakni Aceh Timur dan Aceh Tamiang, melalui mekanisme pembelian dan penyerahan ke panitia kurban di masing-masing wilayah.
Di Aceh Timur, sapi bantuan Presiden diterima warga Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur. Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, pada Rabu (27/6/2026) menyebut sapi yang disalurkan tersebut merupakan jenis limosin dengan berat satu ton.
Menurut Iskandar, pembelian sapi itu dilakukan melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Aceh Timur. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian Presiden kepada masyarakat yang terdampak banjir di daerah itu.
“Kami berterima kasih atas perhatian Presiden untuk masyarakat Aceh Timur,” sebutnya.
Bantuan sapi tersebut kemudian dibagikan untuk masyarakat desa setempat. Dari keterangan yang disampaikan, seluruh daging kurban itu disalurkan kepada warga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh penyintas banjir di desa tersebut.
Penyaluran di Aceh Tamiang
Sementara itu, di Kabupaten Aceh Tamiang, Bupati Armia Pahmi mengatakan dua sapi bantuan Presiden disalurkan untuk warga Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, dan warga Desa Purwodadi, Kecamatan Kejuruan Muda. Masing-masing sapi memiliki bobot satu ton dan diserahkan kepada panitia kurban di desa terkait.
Armia menjelaskan bahwa kedua desa itu merupakan wilayah yang terdampak paling parah saat banjir pada 26 November 2026 lalu. Karena itu, bantuan sapi dari Presiden disebut menjadi bentuk perhatian yang dinilai sangat berarti bagi warga di dua desa tersebut.
“Saya atas nama pribadi dan masyarakat Aceh Tamiang mengucapkan terima kasih atas bantuan Presiden,” terangnya.
Ia berharap bantuan yang disalurkan itu dapat dinikmati seluruh masyarakat desa pedalaman di Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam penyampaiannya, Armia juga menegaskan apresiasinya atas perhatian Presiden kepada masyarakat yang terdampak banjir.
“Kami mengapresiasi perhatian Presiden untuk masyarakat,” pungkasnya.
Bantuan sapi limosin untuk penyintas banjir di Aceh ini memperlihatkan bentuk kepedulian yang diarahkan langsung kepada warga di tingkat desa. Di Aceh Timur, bantuan disalurkan ke Desa Seuneubok Pidie. Di Aceh Tamiang, bantuan dibagikan ke Desa Sekumur dan Desa Purwodadi.
Penyerahan melalui panitia kurban di masing-masing desa membuat distribusi daging dapat dilakukan secara tertib di lingkungan warga penerima. Dari penjelasan para bupati, bantuan tersebut memang ditujukan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat yang terdampak banjir.
Di Aceh Timur, bantuan itu datang dalam bentuk satu ekor sapi limosin berbobot satu ton. Di Aceh Tamiang, bantuan yang diterima jumlahnya dua ekor sapi, dan masing-masing juga berbobot satu ton. Seluruhnya disalurkan dengan tujuan yang sama: menjangkau warga yang masih memerlukan dukungan setelah banjir.
Dengan begitu, bantuan Presiden Prabowo di Aceh tidak hanya berhenti pada penyerahan hewan kurban, tetapi juga diteruskan menjadi bagian dari pembagian daging kepada warga desa. Pada momen seperti ini, perhatian yang diberikan menjadi penguatan bagi masyarakat yang sedang berupaya pulih dari dampak banjir.
Selain membantu memenuhi kebutuhan warga, penyaluran sapi kurban itu juga menunjukkan bahwa bantuan diarahkan pada titik-titik yang paling dekat dengan masyarakat terdampak. Pola penyerahan melalui perangkat dan panitia setempat membuat distribusi bisa dilakukan tanpa banyak hambatan, sekaligus menjaga agar pembagian daging berjalan sesuai kebutuhan warga di desa masing-masing.
Di tengah proses pemulihan pascabanjir, bantuan seperti ini menjadi penguat bagi warga yang masih beradaptasi dengan situasi setelah bencana. Kehadiran bantuan di Aceh Timur dan Aceh Tamiang memberi ruang bagi masyarakat untuk merasakan manfaat secara langsung, sekaligus menegaskan bahwa perhatian yang diberikan tidak berhenti pada simbol semata, melainkan diteruskan dalam bentuk yang bisa segera dimanfaatkan.












