Nasional

Narendra Modi Terpukau pada Prabowo Subianto: Detil dan Paham Menyusun Rencana

×

Narendra Modi Terpukau pada Prabowo Subianto: Detil dan Paham Menyusun Rencana

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Narendra Modi Takjub dengan Prabowo: Detil dan Paham Buat Rencana

jurnalistik.co.id – Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI Prabowo Subianto terkait upaya merestorasi Kompleks Candi Prambanan. Dalam kunjungan kenegaraannya di Yogyakarta pada Rabu (8/7/2026), Modi juga menyinggung cara Prabowo menyusun agenda selama rangkaian kunjungannya ke Indonesia.

Modi mengatakan ia turut menyaksikan komitmen Prabowo dalam proses restorasi yang tengah dijalankan. Ia menilai arah kepemimpinan itu membawa harapan besar bagi kelanjutan program pemulihan Candi Prambanan.

Selain itu, Modi mengaku terpukau dengan detail dan perencanaan kunjungan kenegaraan yang ia jalani. Menurutnya, setiap tahapan program disiapkan secara rapi dan terstruktur, sehingga kunjungan dapat berjalan dengan lancar.

“Setiap aspek kunjungan dan program saya telah direncanakan dengan sangat baik. Perhatian terhadap detail yang diberikan Presiden Prabowo pada setiap unsur program saya, serta pelaksanaannya yang luar biasa, sungguh membuat saya takjub hingga tidak mampu berkata-kata,” ucap Modi di Kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).

Modi menekankan bahwa ketertataannya kunjungan tidak muncul secara kebetulan. Ia mengaitkan hal tersebut dengan pengalaman Prabowo di militer, yang menurutnya membentuk cara pandang dalam merancang langkah-langkah program.

Ia kemudian menyatakan latar belakang Prabowo sebagai prajurit turut memengaruhi kemampuan untuk menyusun perencanaan. Pernyataan itu disampaikannya saat menjelaskan alasan di balik kekagumannya pada pola pelaksanaan agenda.

“Hari ini saya ingin menyampaikan bahwa Presiden Prabowo, yang juga seorang prajurit, memahami cara menyusun perencanaan,” kata Modi.

Dengan pertimbangan itu, Modi meyakini restorasi Candi Prambanan dapat berjalan secara efektif. Ia bahkan menyatakan bahwa proses tersebut berpotensi selesai lebih cepat daripada target yang ditetapkan.

Modi juga menyampaikan kesan yang mendalam atas rangkaian kunjungan kenegaraannya selama tiga hari di Indonesia. Ia menilai pengalaman tersebut dibentuk oleh sambutan dari Prabowo serta partisipasi masyarakat yang ia terima selama berada di tanah air.

“Sejak saat saya tiba hingga sekarang saat saya akan segera bertolak, Presiden Prabowo telah meluangkan banyak sekali waktunya. Beliau menghabiskan begitu banyak waktu bersama saya,” kata dia.

Pernyataan Modi itu sekaligus menegaskan kedekatan yang ia rasakan selama pertemuan-pertemuan dengan Presiden RI. Ia memposisikan hubungan itu bukan semata sebagai agenda protokoler, melainkan sebagai ikatan personal yang hangat.

Dalam kesempatan tersebut, Modi menyebut Prabowo sebagai sahabat karibnya. Ia menyampaikan terima kasih, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk rakyat India yang diwakilinya.

“Sebagai seorang sahabat karib, saya ingin menyampaikan rasa terima kasih yang tulus, tidak hanya atas nama pribadi, tetapi juga atas nama 1,4 miliar rakyat India, atas sambutan luar biasa yang diberikan kepada saya dan delegasi saya, serta atas kehangatan, persahabatan, dan kasih sayang yang dicurahkan,” ucap dia.

Uraian Modi menunjukkan bahwa kekagumannya mencakup dua aspek utama: pertama, cara Prabowo merancang program restorasi Kompleks Candi Prambanan; kedua, bagaimana agenda kunjungan kenegaraan Modi disusun secara detil dan terencana.

Dengan nada apresiatif yang kuat, Modi menegaskan bahwa perhatian pada detail serta pelaksanaan yang luar biasa menjadi alasan ia merasa takjub. Ia juga menggarisbawahi bahwa pengalamannya melihat pola tersebut membuatnya lebih percaya terhadap efektivitas pelaksanaan program restorasi yang sedang berlangsung.

Dalam kunjungan yang berlangsung di Kompleks Candi Prambanan, Modi melengkapi kesan tersebut dengan pengakuan bahwa ia merasa mendapat waktu yang besar dan pendampingan yang intens dari Presiden RI. Hal itu ia kaitkan dengan sambutan hangat dan pengaturan agenda yang ia nilai matang.

Seraya menutup pernyataannya, Modi mengulang gagasan tentang persahabatan dan rasa terima kasih yang ia sampaikan kepada Prabowo dan pihak-pihak terkait. Ia menyebut sambutan luar biasa yang diterima dirinya dan delegasi, termasuk kehangatan yang menurutnya mencerminkan kedekatan hubungan kedua negara.

Apresiasi Modi pada Prabowo, termasuk penilaiannya atas detil serta rencana yang disusun, sekaligus menjadi bagian dari narasi kunjungan kenegaraan tersebut. Responsnya memperlihatkan bahwa bagi Modi, kunjungan selama tiga hari di Indonesia bukan hanya serangkaian agenda, melainkan pengalaman yang memberinya kesan mendalam terkait kepemimpinan Prabowo.