jurnalistik.co.id – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir pada puncak pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan ke-XVII di Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada 24 Juni 2026. Kepastian jadwal tersebut disampaikan setelah panitia pusat, provinsi, dan kabupaten menggelar rapat bersama pada Kamis (11/6/2026).
Puncak PENAS Petani dan Nelayan ke-XVII menjadi bagian dari rangkaian acara berskala nasional yang melibatkan berbagai unsur dari sektor pertanian dan perikanan. Dalam agenda tersebut, pembukaan acara berlangsung lebih dahulu, sebelum memasuki hari puncak.
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjelaskan bahwa pembukaan acara PENAS ke-XVII akan digelar pada 20 Juni 2026. Pada tanggal tersebut, acara dibuka oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Setelah tahap pembukaan, rangkaian kegiatan berlanjut hingga puncak acara pada 24 Juni 2026. Pada hari itu, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir di Kabupaten Gorontalo.
Gubernur Gusnar menyampaikan bahwa informasi kehadiran Presiden diperoleh melalui konfirmasi panitia. “Kami mendapat konfirmasi dari panitia pusat bahwa yang akan hadir membuka acara Pak Menteri Pertanian. Nanti tanggal 24 pada puncak acara Bapak Presiden dijadwalkan akan hadir,” Kata Gubernur Gusnar.
Kehadiran Presiden juga disambut baik oleh pemerintah provinsi sebagai momentum penting bagi daerah yang menjadi tuan rumah. Menurut Gubernur Gusnar, kunjungan Presiden selama ini selalu diiringi dengan berbagai dukungan dan program bagi daerah yang dikunjungi.
Gubernur Gorontalo berharap agenda PENAS sekaligus menjadi kesempatan lanjutan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi daerah. Ia menilai kehadiran Presiden dapat menghadirkan berkah, termasuk dukungan program yang masuk ke Gorontalo.
“Baru bulan Mei kemarin Pak Presiden datang ke Gorontalo dan kita mendapat banyak berkahnya. Ada banyak bantuan dan program yang masuk. Jadi kami berharap kali ini di acara PENAS dan kami tuan rumah, Pak Presiden berkenan hadir lagi,” harap Gubernur Gusnar.
PENAS Petani dan Nelayan ke-XVII direncanakan berlangsung pada 20–25 Juni 2026. Dengan rentang tanggal tersebut, penyelenggaraan agenda nasional dilakukan bertahap dari pembukaan hingga hari puncak serta penutupan.
Lokasi pelaksanaan PENAS ke-XVII berada di GOR David-Tonny, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Penentuan lokasi ini menjadi rujukan utama bagi kegiatan yang mempertemukan berbagai pihak terkait pertanian dan perikanan.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, terdapat pula gelar teknologi pertanian yang berlangsung di Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo. Kehadiran kegiatan gelar teknologi mendukung penguatan ekosistem pengembangan inovasi bagi pelaku sektor pertanian dan nelayan.
Panitia juga menargetkan keterlibatan peserta dalam jumlah besar. Sebanyak 13.000 petani, nelayan, penyuluh dan kepala daerah dijadwalkan datang menghadiri serta meramaikan acara PENAS Petani dan Nelayan ke-XVII.
Dengan komposisi peserta tersebut, pelaksanaan PENAS diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan di lapangan. Agenda pada 20–25 Juni 2026 menjadi kesempatan untuk menguatkan sinergi sekaligus memperkuat program-program strategis di bidang pertanian dan kelautan perikanan.
Di tengah persiapan acara, panitia dari tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten terus melakukan koordinasi. Rapat bersama yang digelar pada 11/6/2026 menjadi dasar pembaruan informasi jadwal dan memastikan agenda puncak pada 24 Juni 2026 berjalan sesuai rencana.
Kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada puncak PENAS ke-XVII di Gorontalo menjadi sorotan utama jelang rangkaian kegiatan. Jadwal tersebut menguatkan posisi Gorontalo sebagai tuan rumah, sekaligus memperjelas agenda kegiatan dari pembukaan pada 20 Juni hingga puncak pada 24 Juni 2026.
Pola pelaksanaan yang bertahap juga dimaksudkan agar setiap rangkaian kegiatan bisa disiapkan secara berkesinambungan, mulai dari pembukaan pada 20 Juni sampai penutupan dalam periode 20–25 Juni 2026. Dengan demikian, keterlibatan para petani, nelayan, penyuluh, serta kepala daerah dapat berlangsung dalam alur yang terarah.
Selain kegiatan utama, keterpaduan agenda di Kecamatan Limboto—baik di GOR David-Tonny maupun melalui gelar teknologi pertanian—diharapkan memperjelas fokus PENAS pada penguatan sektor pertanian dan perikanan. Panitia pun menyiapkan pengelolaan informasi agar konfirmasi jadwal pada hari puncak, termasuk rencana kehadiran Presiden pada 24 Juni, tetap konsisten.












