jurnalistik.co.id – Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menegaskan rencananya untuk mendatangkan bintang yang dinilai setara Cristiano Ronaldo jika ia terpilih kembali memimpin klub.
Dalam proses pemilihan presiden yang sedang berjalan, Perez memosisikan langkah besarnya sebagai paket ambisius jelang musim berikutnya. Ia juga menghadapi lawan di kursi kepemimpinan Real Madrid, yaitu Enrique Riquelme.
Sebelum mengikuti pemilihan, Perez terlebih dulu menyebut sejumlah keputusan transfer yang sudah disepakati. Di antaranya, ia menyetujui perekrutan Denzel Dumfries dari Inter Milan serta Ibrahima Konate yang berstatus bebas transfer dari Liverpool.
Perez juga menyatakan bahwa ia tinggal menunggu waktu untuk meresmikan Jose Mourinho sebagai pelatih baru di musim 2026-2027.
Program bintang setara Ronaldo
Dalam pengungkapan rencananya, Perez menyampaikan bahwa Real Madrid akan melontarkan tawaran senilai 150 juta euro (sekitar 3,1 triliun rupiah). Secara spesifik, ia mengatakan target tersebut adalah satu bintang dengan kualitas setara Cristiano Ronaldo.
Perez juga menautkan angka tersebut ke skala pembelian yang ia incar. Ia menyebut, “Pada hari Selasa, saya akan mengajukan tawaran besar kepada klub besar Liga Champions untuk seorang pemain yang akan menjadi pembelian terbesar dalam sejarah Madrid. Biayanya setidaknya 150 juta euro.”
Ia menambahkan, “Tawaran itu akan ditujukan untuk pemain sekaliber Cristiano Ronaldo atau Kaka. Dia adalah seorang Galactico. Jelas, kita berbicara tentang pemain dari lini tengah ke atas.”
Menurut Perez, rencana itu tidak semata berkaitan dengan nama besar, melainkan kategori pemain yang ia nilai sesuai profil besar yang dibutuhkan Real Madrid. Pernyataan itu sekaligus menjadi penegasan strategi menjelang kontestasi kepresidenan melawan Riquelme.
Penegasan bukan dari Premier League
Di bagian lain, Perez menepis anggapan yang mengarah pada figur tertentu. Ia mengatakan, “Bukan Haaland. Pertama, kami akan berbicara dengan klub. Dengar, saya akan memberi tahu Anda ini, dia bukan dari Premier League. Kami akan mengajukan tawaran dan melihat apa yang terjadi,”
Pernyataan tersebut turut menjadi penekanan bahwa proses tawaran akan mengikuti pendekatan negosiasi dengan klub pemilik pemain, bukan sekadar mengejar asumsi dari liga tertentu.
Ungkapan Perez dapat dibaca sebagai modal menghadapi Riquelme yang, menurut pemberitaan, bersiap mendatangkan banyak bintang bila memenangkan pemilihan presiden Real Madrid.
Dari kubu Riquelme, tiga nama disebut sebagai target utama: Michael Olise, Jeremy Doku, dan Harry Kane. Munculnya tiga penyerang itu kemudian memunculkan pertanyaan mengenai apakah Real Madrid perlu menghabiskan banyak uang untuk mendatangkan bintang-bintang yang dimaksud.
Menanggapi hal tersebut, Perez menjawab dengan menegaskan kebutuhan yang lebih luas bagi Real Madrid. Ia mengungkapkan, “Untuk Real Madrid, Anda membutuhkan lebih banyak dari itu.”
Dengan demikian, Perez memusatkan narasi pada konsep “Galactico” dan nilai tawaran yang ia sebut minimal 150 juta euro, sekaligus menyasar pemain yang kualitasnya ia samakan dengan Cristiano Ronaldo. Dalam konteks persaingan dengan Riquelme, ia menempatkan rencana itu sebagai bagian dari dorongan agar Real Madrid tampil dengan daya tarik pemain setara bintang besar yang menjadi standar klub.
Di tengah persiapan musim yang akan datang, Perez menempatkan rencana rekrutmen sebagai pesan politik dan olahraga sekaligus. Ia menggambarkan tawaran itu bukan sekadar keinginan sesaat, tetapi sebagai langkah besar untuk menjaga posisi Real Madrid melalui pembelian berkelas yang ia sebut akan menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah klub.
Rangkaian narasi Perez juga terasa saling mengunci dari tahap awal hingga tujuan akhir. Ia sudah menyebut beberapa transfer yang akan dijalankan sebelum proses pemilihan selesai, sambil menegaskan bahwa penataan staf kepelatihan ke depan tetap masuk dalam prioritasnya, termasuk rencana mengumumkan Jose Mourinho pada musim 2026-2027.
Dalam pembahasan target pemain, Perez menolak penyederhanaan soal asal liga, lalu mengarahkan fokus pada negosiasi langsung dengan klub pemilik. Ia mengaitkan “Galactico” dengan kategori pemain yang menurutnya cocok untuk kebutuhan Madrid, sekaligus merespons perdebatan yang muncul dari kubu lawan yang menampilkan nama-nama seperti Michael Olise, Jeremy Doku, dan Harry Kane.












