jurnalistik.co.id – Kebakaran yang melanda rumah di Jalan Palad RT 02/RW 03, Pulogadung, Jakarta Timur, menewaskan tiga orang dan melibatkan satu keluarga di lokasi yang sama.
Ketiga korban ditemukan berada dalam satu ruangan. Menurut keterangan aparat, mereka juga berasal dari satu keluarga yang tinggal di area tersebut.
Kapolsek Pulogadung Kompol Gomos Simamora menyebut keluarga korban telah melaporkan kejadian itu ke kepolisian. “Keluarga korban sudah buat laporan polisi, ketiga korban satu keluarga,” ujar Gomos saat dikonfirmasi melalui pesan singkat pada Senin (13/7/2026).
Gomos menegaskan penyebab kebakaran masih ditelusuri. “Untuk penyebab masih dalam penyelidikan, dalam satu ruangan,” tambahnya.
Dari sisi penanganan lapangan, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik. Kepala Seksi Operasi Gulkarmat Jakarta Timur Abdul Wahid menyampaikan dugaan tersebut berangkat dari kondisi stop kontak listrik. “Diduga korsleting, awal dari stop kontak listrik, lalu menyebar ke bagian rumah lainnya serta merambat ke bangunan kiri kanan lainnya,” ujarnya melalui pesan singkat.
Abdul Wahid menjelaskan bangunan yang terbakar tidak hanya berupa tempat tinggal. Api juga merambah warung Tegal (warteg) serta toko kelontong di sekitar lokasi.
Peristiwa itu berdampak pada warga di area terdampak dengan jumlah korban jiwa yang bervariasi. “Jiwa terdampak 10 jiwa empat Kepala keluarga (KK), terselamatkan enam jiwa, korban Jiwa tiga korban jiwa, satu korban luka,” kata Abdul Wahid.
Berita Terkait
Dengan rincian tersebut, sebanyak enam orang berhasil diselamatkan, tiga orang meninggal dunia, dan satu orang mengalami luka-luka. Korban meninggal masing-masing berinisial RH (10), LF (40), dan E (67), sedangkan korban luka diketahui bernama Arif Maulana.
Proses pemadaman dilakukan dengan pengerahan personel dan armada yang cukup besar. Gulkarmat Jakarta Timur menurunkan 14 unit mobil pemadam kebakaran beserta 60 personel untuk mengendalikan api.
Status penyebab dan langkah lanjutan penyelidikan
Hingga saat ini, baik pihak kepolisian maupun petugas pemadam masih menekankan bahwa penyebab pasti kebakaran sedang dalam tahap penyelidikan. Meski dugaan korsleting listrik sudah disampaikan dari keterangan operasional, penentuan akar masalah tetap memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Temuan bahwa ketiga korban ditemukan dalam satu ruangan turut menjadi bagian dari perhatian dalam penelusuran kejadian. Informasi mengenai laporan keluarga korban juga menunjukkan bahwa proses pengumpulan keterangan telah dimulai dari sisi rumah tangga yang terdampak.
Petugas terus menilai dinamika penyebaran api sejak titik awal hingga merambat ke bagian lain bangunan, termasuk ke area kiri dan kanan yang disebut ikut terjangkit. Publik masih menunggu hasil akhir penyelidikan untuk memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
Dalam proses penelusuran, fokus utama tetap diarahkan pada keterkaitan antara dugaan titik awal dari stop kontak listrik dan bagaimana api kemudian berpindah hingga menyentuh beberapa bagian bangunan. Penjelasan operasional dari petugas menempatkan urutan kejadian sebagai rangkaian yang perlu diuji ulang melalui pemeriksaan lapangan, termasuk menilai area yang disebut ikut terdampak di kiri dan kanan lokasi.
Di sisi lain, respons pemadaman juga menjadi bagian yang ikut dirujuk saat menilai situasi kebakaran. Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan 14 unit mobil pemadam serta 60 personel untuk mengendalikan api, sementara dampak yang tercatat mencakup 10 jiwa terdampak dengan empat kepala keluarga, enam jiwa terselamatkan, tiga korban meninggal, dan satu korban luka. Rangkaian temuan tersebut membuat hasil penyelidikan akhir menjadi ditunggu, agar hubungan sebab-akibat kejadian dapat dipastikan secara utuh.












