jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, meminta orang tua di Kabupaten Boalemo untuk memberikan kepercayaan kepada pemerintah melalui Sekolah Rakyat. Permintaan itu disampaikan saat pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus open house Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Boalemo di Kecamatan Wonosari, Jumat (31/7/2026).
Idah menyampaikan ajakan tersebut kepada para orang tua yang anaknya telah terdata sebagai peserta didik. Ia berharap orang tua mengizinkan anaknya mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.
Menurut Idah, tanggung jawab pemerintah tidak berhenti pada pendaftaran peserta, tetapi juga mencakup mendidik serta membina siswa agar menjadi generasi yang lebih baik. Ia menilai dukungan orang tua akan menjadi modal penting dalam proses adaptasi awal belajar.
“Saya mohon kepada orang tua semua yang ada di Kabupaten Boalemo, sekolah rakyat ini peruntukkan untuk kalian yang kurang mampu. Jadi tolonglah ibu-ibu, apabila memang sudah terdata, anaknya diizinkan untuk sekolah dulu. Berilah kepercayaan pemerintah untuk bertanggung jawab mendidik putra-putri bapak ibu,” pinta Idah.
Selain soal izin belajar, Idah juga menekankan pentingnya membangun kepercayaan dalam program pendidikan yang berlangsung di asrama. Ia meminta orang tua tidak terlalu sering menjenguk anak selama mengikuti pendidikan.
Idah menjelaskan, frekuensi kunjungan yang terlalu sering dikhawatirkan mengganggu proses adaptasi siswa di lingkungan asrama. Dengan begitu, para siswa dapat lebih fokus mengikuti rangkaian kegiatan pembelajaran.
Di kesempatan itu, Idah menegaskan fasilitas Sekolah Rakyat diberikan secara gratis oleh pemerintah. Karena itu, ia mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut agar anak-anak memperoleh pendidikan tanpa terbebani biaya.
“Jangan khawatir. Mereka akan dijadikan anak-anak yang hebat. Jangan sering ditengok ibu, karena memang kalau anak-anak sering ditengok, ini anak-anak akhirnya akan rindu. Sehingga mereka ingin pulang,” kata Idah.
Berita Terkait
Idah juga menyampaikan pesan agar orang tua memberi ruang agar anak dapat menyesuaikan diri dan memaksimalkan kesempatan pendidikan. Ia berharap proses belajar berjalan lancar sesuai jadwal kegiatan yang sudah disiapkan.
Untuk pelaksanaan kegiatan belajar, Sekolah Rakyat Terintegrasi Boalemo berlangsung dari Senin hingga Jumat sampai pukul 15.00 Wita. Setelah itu, para siswa melanjutkan pendidikan karakter hingga malam hari.
Pada hari Sabtu, para siswa mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang menjadi bagian dari penguatan minat dan keterampilan. Sementara pada hari Minggu, kegiatan diarahkan pada aktivitas sosial dan olahraga serta berbagai kegiatan positif lainnya.
Dengan pola kegiatan tersebut, Idah menilai program sekolah bukan hanya berfokus pada materi pelajaran, tetapi juga pembentukan karakter dan kebiasaan baik. Ia berharap setiap peserta dapat menjalani proses pendidikan secara utuh sejak hari-hari awal.
Idah menutup dengan menegaskan kembali bahwa pendidikan yang diberikan ditujukan bagi siswa yang memang membutuhkan dukungan. Ia berharap orang tua tetap konsisten memberikan kepercayaan, sehingga anak-anak dapat berkembang secara maksimal selama mengikuti program Sekolah Rakyat.
Dalam paparan tersebut, Idah menilai kerja sama orang tua menjadi bagian penting sejak tahap awal. Ia mengharapkan orang tua memahami bahwa proses pembelajaran di Sekolah Rakyat membutuhkan dukungan agar anak bisa mengikuti arahan kegiatan dengan tenang, termasuk saat berada di lingkungan asrama selama program berlangsung.
Idah juga menegaskan bahwa penyesuaian diri siswa perlu diberi kesempatan agar mereka dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang telah dijadwalkan. Karena itu, orang tua diminta menjaga cara dan waktu pendampingan, supaya anak tidak terganggu konsentrasinya dan dapat membangun kebiasaan belajar yang baik dari hari ke hari.
Ia menuturkan, setelah kegiatan belajar berjalan dari Senin hingga Jumat sampai pukul 15.00 Wita, siswa kemudian melanjutkan pendidikan karakter hingga malam hari. Pada akhir pekan, program tetap diarahkan melalui kegiatan ekstrakurikuler di hari Sabtu serta aktivitas sosial, olahraga, dan kegiatan positif lainnya pada hari Minggu, sehingga pembentukan karakter dapat berlangsung menyeluruh sejak awal masuk sekolah.












