jurnalistik.co.id – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, resmi membuka Bahagia QRIS Fest 2026 atau QRIS Jelajah Kuliner Indonesia tahun 2026 di GOR David-Tony, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (17/7/2026).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Bank Indonesia Perwakilan Gorontalo dan BKKBN, sekaligus menjadi momentum peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, semarak acara juga ditandai dengan kehadiran boneka maskot Sherly Go yang dipilih sebagai ikon pelaksanaan Bahagia QRIS Fest 2026.
Wagub Idah menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia, BKKBN Provinsi Gorontalo, serta Pemerintah Kabupaten Gorontalo atas sinergi lintas sektor yang menggabungkan penguatan kualitas keluarga dengan transformasi ekonomi digital.
Menurutnya, langkah seperti ini menjadi strategi penting untuk mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan yang saling melengkapi antara aspek sosial dan peningkatan kapasitas ekonomi.
Idah menegaskan bahwa masyarakat saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Aktivitas sehari-hari, mulai dari pembayaran, belanja, pemesanan makanan, hingga penggunaan transportasi lokal dan pembayaran pajak serta retribusi daerah, semakin banyak dilakukan melalui sistem digital.
Ia menyebut digitalisasi tidak hanya menghadirkan perubahan cara bertransaksi, tetapi juga memberi kemudahan yang nyata dalam rutinitas.
“Melalui tagline Bahagia QRIS Fest Bersama Keluarga, Transaksi Praktis, Kuliner Berdaya, kegiatan ini menjadi bukti bahwa digitalisasi memberikan kemudahan nyata bagi kehidupan sehari-hari sekaligus memperkuat daya saing UMKM kita,” ujar Idah.
Pada momentum Harganas ke-33, Wagub mengajak seluruh lapisan masyarakat menjadikan Hari Keluarga sebagai pengingat untuk terus membangun rumah tangga yang harmonis. Idah menekankan peran ayah dan ibu sebagai teladan bagi anak-anak.
Ia juga mengingatkan soal kasih sayang yang harus diberikan tanpa membedakan jenis kelamin.
Berita Terkait
“Semua anak adalah kesayangan kedua orang tuanya. Jangan ada diskriminasi atau perbedaan perlakuan berdasarkan jenis kelamin, karena hal itu dapat membuat anak merasa tidak disayangi dan kehilangan rasa percaya diri,” tegas Idah.
Idah turut mendorong masyarakat memanfaatkan akhir pekan untuk berkumpul bersama keluarga. Sambil menikmati berbagai hiburan dan edukasi, pengunjung juga dapat melihat serta merasakan produk UMKM yang hadir dalam rangkaian Bahagia QRIS Fest.
Ia memandang kebersamaan dalam keluarga sebagai fondasi penting untuk membentuk generasi yang berkualitas.
Bahagia QRIS Fest 2026 menghadirkan 30 merchant yang menyajikan beragam kuliner khas Gorontalo. Pilihan yang ditawarkan meliputi makanan tradisional, jajanan daerah, minuman lokal, serta berbagai produk olahan UMKM.
Festival ini berlangsung pada 17 hingga 19 Juli 2026, dan dibuka di GOR David-Tony, Limboto.
Acara turut dihadiri Bupati Gorontalo serta Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo. Hadir pula mewakili Kepala BI, Kepala BKKBN Provinsi Gorontalo, perwakilan Forkopimda, serta para penyuluh dan jajaran BKKBN se Provinsi dan Kabupaten/Kota.
Dengan mengusung tema penguatan keluarga dan daya saing UMKM melalui penguatan transaksi digital, Bahagia QRIS Fest 2026 diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan kebutuhan keluarga sekaligus peluang ekonomi masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Bahagia QRIS Fest 2026 juga diposisikan sebagai sarana yang menyatukan semangat keluarga dengan praktik transaksi digital yang bisa dirasakan langsung. Kehadiran maskot Sherly Go menambah nuansa acara agar pesan kolaborasi antara penguatan keluarga dan peningkatan ekonomi melalui UMKM dapat dipahami dengan lebih dekat.
Wagub menekankan bahwa perubahan menuju layanan berbasis digital seharusnya tidak berhenti pada pembaruan cara bayar, tetapi berujung pada kebiasaan yang lebih tertib dan efisien dalam aktivitas harian. Dengan transaksi yang semakin praktis, peluang bagi produk UMKM ikut terbuka karena masyarakat dapat memesan, mendapatkan, dan menikmati layanan kuliner maupun kebutuhan lain secara lebih mudah.
Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung 17 hingga 19 Juli 2026 di GOR David-Tony, Limboto, masyarakat diharapkan memanfaatkan kesempatan ini untuk hadir bersama keluarga. Festival yang menampilkan 30 merchant kuliner khas Gorontalo menjadi ruang untuk menikmati pilihan makanan dan produk olahan UMKM sekaligus memperkuat kebersamaan, sejalan dengan pesan Harganas ke-33 tentang pentingnya rumah tangga yang harmonis.












