Internasional

6 Cara Mengejutkan Donald Trump Menghasilkan Uang pada 2025

×

6 Cara Mengejutkan Donald Trump Menghasilkan Uang pada 2025

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Six surprising ways US President Donald Trump made money in 2025

jurnalistik.co.id – Dokumen resmi yang dirilis oleh US Office of Government Ethics menunjukkan bahwa Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperoleh pendapatan serta mengelola investasi dalam tahun pertama kepulangannya ke Gedung Putih pada 2025. Di antara ratusan halaman rincian keuangan tersebut, ada enam temuan yang paling menonjol.

Laporan keterbukaan keuangan Trump untuk 2025 tercatat sangat tebal. Dokumen itu mencapai 927 halaman, sebuah angka yang menggambarkan betapa rinci aktivitas finansialnya di tahun tersebut.

Menurut perbandingan yang dicantumkan, laporan Trump masih jauh lebih panjang dibanding laporan Wakil Presiden JD Vance yang hanya 17 halaman. Sementara itu, keterbukaan keuangan Joe Biden untuk tahun 2024—tahun terakhirnya menjabat—berjumlah 11 halaman.

Laporan 2025 sangat panjang membuka petunjuk betapa luasnya cakupan pendapatan dan investasi yang Trump jalankan pada periode kepemimpinannya. Dari sisi ukuran dokumen saja, perbedaan skala antara Trump dan pejabat lain tampak jelas.

Jejak merek dagang berbayar muncul melalui strategi penempatan nama Trump pada beragam produk. Berbagai keuntungan disebut berasal dari lisensi dan penggunaan tanda dirinya di barang, termasuk buku bergaya meja kopi berjudul “Save America” yang menghasilkan $1,8 juta pada tahun lalu.

Dokumen itu juga merinci pemasukan dari produk bertema religius dan gaya hidup. Misalnya, Alkitab bermerek “Trump-embossed” mencatat $208.000, sedangkan sepatu kets dan wewangian bermerek—termasuk parfum “Victory 47” untuk perempuan yang dijual seharga $249 per unit—membawa pendapatan $67.000.

Selain produk keseharian, ada pula kontribusi dari bidang musik. “Maga musicians” disebut menambah sekitar $36.000 melalui pembelian gitar edisi terbatas “American Eagle”.

Dokumenter Melania dan pendapatan lintas format turut menjadi sorotan. Melania Trump memperoleh $10,7 juta dari dokumenter bernama dirinya, yang diproduksi oleh Amazon dan membuatnya tercatat sebagai produser sekaligus figur utama dalam film tersebut.

Pada periode 2025, dokumenter itu disebut memiliki biaya produksi sebesar $40 juta. Di sisi kinerja, film itu menghasilkan $7 juta di box office berdasarkan data tahun 2025.

Di luar pendapatan dari layar, Melania juga disebut mendapatkan $6 juta dari penjualan non-fungible tokens (NFT). Ia juga memperoleh $520.000 dari buku yang berjudul “Melania”.

Aktivitas saham sangat masif terlihat dari rincian perdagangan yang dicantumkan dalam keterbukaan keuangan Trump. Dokumen tersebut menyebut terdapat 21.285 transaksi saham selama 2025 yang melibatkan jumlah perusahaan yang besar.

Selain saham, keterbukaan itu juga menggambarkan bahwa Trump memperoleh lebih dari $1 miliar dari urusan bisnis berbasis kripto pada tahun pertama kembali ke jabatan. Dengan kata lain, portofolionya tidak hanya bertumpu pada satu jenis aset.

Salah satu perusahaan yang menjadi bagian dari aktivitas tersebut adalah Nvidia, raksasa teknologi yang dikaitkan dengan kebutuhan chip sebagai infrastruktur masa depan kecerdasan buatan. Nvidia disebut pernah mencapai valuasi $5 triliun setelah menjadi perusahaan publik pertama yang mencapai nilai tersebut pada Oktober tahun sebelumnya.

Rincian lain menjelaskan bahwa musim panas lalu, Nvidia menyepakati kesepakatan dengan pihak Gedung Putih untuk berinvestasi miliaran dolar guna pembuatan chip di Amerika Serikat. Disebutkan bahwa langkah itu berdampak pada kenaikan harga saham Nvidia.

Masih pada bulan Agustus, dokumen tersebut merujuk pada pernyataan pemerintahan Trump bahwa Nvidia telah menyetujui pembayaran sebesar 15% dari pendapatan yang dihasilkan dari penjualan salah satu chip AI ke Tiongkok. Selanjutnya, pada akhir bulan yang sama, investor yang bertindak atas nama Trump disebut membeli saham Nvidia dengan kisaran $5 juta hingga $25 juta.

Dalam bagian yang juga dinyatakan dalam dokumen, Trump menegaskan bahwa investasi dikelola dengan prinsip yang ia anggap berjarak dari urusan personal. Ia mengatakan, “I don’t get involved in my personal [finances], we have funds that run my money,” he said. “I’ve made a lot of money before I became president, and they invest my money, and I don’t talk to them.”

Pensiun dari dunia film dan televisi juga menjadi bagian dari pendapatan yang tercatat. Trump disebut memiliki dua pensiun dari SAG-AFTRA, serikat pekerja film dan televisi di Amerika. Total pembayaran pensiun itu mencapai $86.532 pada tahun lalu.

Dokumen menyebut ia pernah tampil dalam film seperti “Home Alone 2: Lost in New York”, di mana tokoh kecil Kevin McCallister—diperankan Macaulay Culkin—berpapasan dengan seorang pebisnis di lobi Plaza Hotel. Untuk kredit televisinya, Trump disebut menjadi pembawa acara versi Amerika “The Apprentice” serta tampil sebagai cameo dalam “Fresh Prince of Bel-Air”.

Trump tercatat memperoleh dua pensiun karena keduanya berasal dari masa kerja sebelum penggabungan serikat SAG (aktor) dan AFTRA (aktor televisi) pada 2012. Ia disebut keluar dari serikat pada 2021 setelah peluncuran investigasi terkait perannya dalam kerusuhan di Capitol AS, dan walau ia diperkirakan akan dikeluarkan, pensiunnya disebut tidak terdampak.

Gugatan media menghasilkan pembayaran besar menjadi temuan keenam. Berbagai tuntutan hukum Trump terhadap perusahaan media disebut menghasilkan $86,5 juta pada tahun lalu.

Pembayaran terbesar disebut datang dari Meta, pemilik Facebook dan Instagram. Dokumen menyebut perusahaan itu membayarkan $24,5 juta untuk menyelesaikan gugatan terkait akun Trump yang disuspensi setelah kerusuhan di Washington DC pada 6 Januari 2021.

Sementara itu, gugatan terhadap Paramount—yang juga menaungi kanal berita CBS—dan ABC News disebut menghasilkan pembayaran $16 juta masing-masing. Dalam keterbukaan itu, disebutkan bahwa hasil bersih dari gugatan tersebut akan dialokasikan untuk Trump presidential library.

Selain itu, dokumen juga merinci bahwa Trump menerima $22 juta dari YouTube sebagai penyelesaian atas kasus terkait suspensi akunnya di platform tersebut setelah kerusuhan 2021. Disebutkan pula bahwa uang itu akan diberikan kepada trust yang mengelola National Mall di Washington DC.

Terakhir, Trump disebut menerima pembayaran $8 juta dari Jack Dorsey, co-founder Twitter yang kemudian dikenal sebagai X setelah dibeli oleh Elon Musk. Pembayaran itu dikaitkan dengan periode ketika presiden tersebut dilarang menggunakan platform setelah kerusuhan.

Dokumen tidak merinci penggunaan uang tersebut untuk tujuan apa. Namun, keseluruhan rangkaian temuan memperlihatkan bahwa pendapatan Trump pada 2025 datang dari kombinasi yang luas: mulai dari penggunaan nama pada produk, karya media, aktivitas investasi, hingga penyelesaian berbagai sengketa hukum.