Peristiwa

Aceh Timur Dapat Bantuan Keuangan Rp 50 Miliar dari Deli Serdang untuk Pemulihan Pascabanjir

×

Aceh Timur Dapat Bantuan Keuangan Rp 50 Miliar dari Deli Serdang untuk Pemulihan Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Solidaritas Pemulihan Pascabanjir, Aceh Timur Terima Bantuan Rp 50 Miliar dari Deli Serdang

jurnalistik.co.id – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan keuangan sebesar Rp 50 miliar dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. Dana tersebut dialokasikan khusus untuk pemulihan Aceh Timur pascabanjir yang terjadi pada 26 November 2025.

Penyerahan bantuan itu berlangsung setelah pertemuan antara Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, dan Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Harahap. Pertemuan dilaksanakan di Deli Serdang, tepatnya di Lubuk Pakam, pada Jumat (26/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Asri Ludin menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan wujud kepedulian antarsesama anak bangsa. Ia menegaskan dukungan tersebut diharapkan mampu meringankan beban daerah yang sedang menghadapi dampak musibah.

“Kami turut merasakan apa yang dirasakan oleh Aceh Timur,” terang Asri pada Sabtu (27/6/2026).

Dorongan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi

Sementara itu, Iskandar Usman Al-Farlaky menjelaskan bahwa dukungan dari Deli Serdang berperan penting bagi proses rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur. Menurutnya, kehadiran bantuan tersebut menjadi penguat agar pemulihan dapat berjalan lebih cepat.

“Bantuan ini menjadi energi baru bagi kami untuk mempercepat pembangunan kembali infrastruktur yang rusak sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat segera pulih,” katanya.

Al-Farlaky juga menekankan bahwa pemulihan bukan hanya menyangkut perbaikan fisik, tetapi turut berkaitan dengan upaya mengembalikan layanan pemerintahan dan kebutuhan masyarakat yang terdampak. Karena itu, bantuan keuangan diarahkan untuk mendukung tahap pemulihan pascabanjir yang telah berjalan sejak kejadian pada November 2025.

“Pemulihan” yang dimaksud dalam bantuan ini berfokus pada langkah-langkah rehabilitasi dan rekonstruksi, sejalan dengan kebutuhan daerah untuk membangun kembali bagian-bagian infrastruktur yang rusak. Dengan begitu, proses pemulihan dapat ditata agar dampak bencana tidak berkepanjangan pada aktivitas layanan publik.

Piagam dan cenderamata sebagai ungkapan terima kasih

Bersamaan dengan penyerahan bantuan keuangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur juga memberikan piagam penghargaan dan cenderamata berupa plakat kepada Pemerintah Kabupaten Deli Serdang. Pemberian tersebut dimaksudkan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ungkapan terima kasih atas kepedulian yang telah diberikan.

Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan harapannya agar hubungan baik antar kedua pemerintah daerah dapat terus terjalin. Ia menuturkan momen bantuan ini sekaligus menjadi dasar untuk memperkuat kerja sama di masa mendatang.

“Semoga silaturahmi diharapkan semakin mempererat hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang,” tutur Al-Farlaky.

Dukungan Rp 50 miliar yang diberikan Deli Serdang menjadi salah satu wujud solidaritas dalam proses pemulihan Aceh Timur. Dengan adanya bantuan yang diarahkan secara khusus untuk pemulihan pascabanjir, Aceh Timur memperoleh ruang lebih untuk melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.

Penyaluran bantuan ini juga menegaskan bahwa proses penanganan pascabanjir tidak berjalan sendiri. Kolaborasi antarpemerintah daerah menjadi salah satu cara untuk menjaga kesinambungan langkah pemulihan, terutama ketika Aceh Timur telah memulai tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi sejak musibah pada akhir November 2025.

Bupati Aceh Timur dan Bupati Deli Serdang sama-sama melihat dukungan tersebut sebagai dorongan praktis di lapangan. Dengan adanya alokasi keuangan yang ditujukan untuk pemulihan, upaya penataan kembali bagian-bagian infrastruktur dapat ditata lebih terarah sehingga pemulihan layanan bagi masyarakat dapat kembali berjalan sesuai kebutuhan, bukan semata-mata perbaikan fisik.

Di sisi lain, pemberian piagam penghargaan dan cenderamata berupa plakat menjadi simbol bahwa kepedulian yang diberikan tidak berhenti pada penyerahan. Momen tersebut dimaknai sebagai penguatan komunikasi antar kedua kabupaten agar kerja sama yang telah terbina dapat terus dipelihara untuk menghadapi kebutuhan bersama di masa berikutnya.

Secara keseluruhan, bantuan Rp 50 miliar yang diberikan Deli Serdang kepada Aceh Timur diposisikan sebagai wujud solidaritas antarsesama anak bangsa. Harapannya, dukungan ini mampu memberi ruang yang lebih baik bagi pemerintah daerah dalam melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus membantu meringankan beban yang timbul akibat dampak bencana.