jurnalistik.co.id – Jaksa menyatakan Ann Widdecombe meninggal setelah kepalanya dipukul berulang kali menggunakan palu, dengan jumlah pukulan mencapai 21 kali, sebagaimana dibahas dalam persidangan di Westminster Magistrates’ Court.
Dalam sidang tersebut, Jaksa Kashif Malik menyampaikan kronologi yang melibatkan Joshua Kerry, pria berusia 28 tahun yang didakwa membunuh Widdecombe.
Joshua Kerry didakwa membunuh Widdecombe
Kerry, yang berasal dari Rotherham di South Yorkshire, kini menghadapi tuduhan pembunuhan atas kematian Widdecombe. Ia dibawa ke pengadilan dan menjalani proses pemeriksaan singkat di Westminster, sebelum kemudian ditetapkan untuk penahanan lebih lanjut.
Pengadilan juga diberi keterangan bahwa Widdecombe meninggal akibat cedera yang bersifat “blunt force” pada bagian kepala, sebagai penyebab kematian yang sifatnya masih sementara. Informasi tersebut disampaikan jaksa dalam sidang.
Kronologi serangan di rumah Widdecombe
Jaksa menyebutkan bahwa pada 8 Juli, Widdecombe sedang makan siang ketika Kerry datang ke rumahnya. Menurut penuturan jaksa, Kerry tiba dengan mobil berwarna merah, Vauxhall Corsa, lalu masuk melalui pintu depan.
Jaksa memperkirakan bahwa Kerry hanya berada di dalam properti selama dua menit. Setelah itu, ia diduga memukul Widdecombe berkali-kali menggunakan palu, hingga korban terjatuh dari kursinya.
Dalam penjelasan di persidangan, jaksa juga menyampaikan bahwa setelah tindakan tersebut, Kerry mengambil dompet milik Widdecombe, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi dan pergi dengan kendaraannya.
Tersangka tidak menyatakan pembelaan dalam sidang
Di dalam ruang sidang, Kerry tampak tidak menunjukkan ekspresi emosi. Dalam sesi yang berlangsung singkat, ia hanya berbicara untuk mengonfirmasi identitasnya, termasuk nama, tanggal lahir, dan alamat, sesuai yang disampaikan selama pemeriksaan.
Berita Terkait
Jaksa menyatakan bahwa Kerry tidak menyampaikan pengakuan atau jawaban atas dakwaan pada kesempatan tersebut. Setelah pemeriksaan singkat, ia kembali ditahan.
Pengadilan memutuskan agar Kerry tetap dalam tahanan dan dijadwalkan untuk hadir di Old Bailey pada Selasa berikutnya.
Interview yang dijadwalkan tidak dihadiri
Jaksa Malik menambahkan bagian lain dari rangkaian peristiwa sebelum Widdecombe ditemukan. Menurut keterangan jaksa, Widdecombe tidak hadir pada wawancara online yang sebelumnya telah dijadwalkan.
Wawancara itu berasal dari program Channel 5 yang dipandu Matt Allwright, dan jadwalnya ditetapkan tepat sebelum pukul 13:00 BST pada 8 Juli. Produksi acara kemudian mencoba menghubungi Widdecombe melalui asisten pribadinya.
Upaya kontak itu berlanjut hingga asisten pribadi meminta agar pihak lain memeriksa keadaan Widdecombe. Jaksa menyebut, permintaan tersebut kemudian disampaikan kepada penjaga kebun (gardener) Widdecombe untuk memastikan kondisi korban.
Gardener masuk pada 9 Juli dan menemukan korban
Menurut penuturan jaksa, pada 9 Juli, penjaga kebun masuk ke rumah melalui pintu depan yang masih terbuka. Di dalam rumah, ia menemukan Widdecombe dalam posisi terlentang menghadap lantai—wajah menghadap ke bawah—di lantai dapur.
Jaksa menegaskan bahwa korban ditemukan dengan cedera kepala yang serius. Temuan tersebut menjadi titik awal penanganan kasus setelah rangkaian upaya menghubungi Widdecombe tidak memberikan hasil pada jadwal wawancara yang telah ditentukan.
Gambaran singkat proses peradilan
Persidangan di Westminster Magistrates’ Court berfokus pada penyampaian dakwaan dan rangkaian keterangan awal yang disampaikan oleh penuntut umum. Kerry, yang kini berstatus tersangka dalam kasus pembunuhan, telah mendapatkan penetapan jadwal lanjutan di Old Bailey.
Dengan demikian, sidang berikutnya akan menjadi tahap yang menentukan langkah proses hukum selanjutnya, setelah dakwaan terhadap Joshua Kerry dan gambaran kronologi kematian Ann Widdecombe dipaparkan di pengadilan.












