jurnalistik.co.id – Ariana Grande (33) memutuskan untuk mengurangi sorotan publik dan tidak lagi tampil dalam produksi musikal mendatang di London setelah rangkaian konser Eternal Sunshine Tour berakhir bulan depan.
Seorang perwakilan penyanyi asal Amerika itu menyampaikan kepada People bahwa Grande akan “mengambil langkah mundur dari visibilitas” setelah masa penampilannya memicu “pengawasan publik yang tak henti dan terus berlangsung.”
Keputusan tersebut juga dikonfirmasi oleh perusahaan yang menangani kebangkitan (revival) musikal Stephen Sondheim berjudul Sunday in the Park with George. Produksi yang dijadwalkan tampil di Barbican pada 2027 itu menyatakan memiliki “pemahaman dan dukungan penuh” terkait keputusan Grande untuk tidak lagi menjadi bagian dari pertunjukan.
Menurut laporan, persoalan tentang penampilan fisik dan kondisi kesehatan Grande sempat menjadi topik spekulasi dalam beberapa tahun terakhir. Intensitas spekulasi tersebut disebut meningkat sejak perilisan album terbarunya, Petal, yang rilis dua hari lalu, serta ketika Grande tampil dalam materi promosi album tersebut.
Perwakilan Grande menegaskan kepada People bahwa ia menantikan untuk menyelesaikan tur konsernya “dengan momentum yang baik,” serta dalam kondisi yang sehat dan bahagia.
Dalam penjelasan yang sama, perwakilan juga menuturkan bahwa Grande membawakan pertunjukan yang sangat fisik, dengan banyak unsur atletis. Ia disebut tampil secara sehat dan berhasil pada level yang sangat tinggi dari malam ke malam.
Di panggung Sunday in the Park with George, Grande sebelumnya dijadwalkan tampil bersama lawan mainnya di Wicked, aktor Inggris Jonathan Bailey, dalam produksi musikal Sondheim tahun 1984 yang juga mendapat pujian kritikus.
Berita Terkait
Menjelang pengumuman yang disiarkan pada Selasa malam waktu setempat, perwakilan Empire Street Productions menyatakan kepada BBC bahwa musikal tersebut akan tetap berjalan tanpa keterlibatan Grande.
“Setelah pengumuman malam ini dari tim Ariana Grande, kami dapat mengonfirmasi bahwa ia memutuskan untuk mengambil langkah mundur dari Sunday in the Park with George,” demikian pernyataan perusahaan tersebut. Mereka menyebut pihaknya memahami bahwa keputusan itu tentu tidak mudah, dan menyampaikan dukungan penuh, sembari berharap yang terbaik untuk Grande.
BBC juga telah menghubungi perwakilan Grande untuk mendapatkan tanggapan terkait keputusan tersebut.
Pengunduran diri itu muncul setelah rangkaian konser Eternal Sunshine Tour rampung bulan depan, sehingga Grande memilih untuk tidak meneruskan keterlibatan di produksi musikal yang dijadwalkan tampil di London. Dengan begitu, fokus penampilannya diarahkan pada penyelesaian tur, sebelum ia mengalihkan ritme kerja ke tahap berikutnya.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada People, keputusan untuk mundur dari sorotan dijelaskan sebagai respons atas pengawasan publik yang dinilai terus-menerus. Pernyataan tersebut menggambarkan bahwa periode tampil dan promosi membuat perhatian terhadap dirinya semakin intens, hingga akhirnya mendorong Grande mengambil langkah pengurangan visibilitas.
Pembicaraan seputar kondisi kesehatan dan penampilan fisiknya memang sempat menjadi bahan spekulasi beberapa tahun terakhir, dan intensitasnya disebut naik sejak Petal dirilis dua hari lalu serta saat Grande tampil dalam materi promosi album tersebut. Meski demikian, perwakilan Grande menegaskan bahwa ia berada dalam keadaan sehat, bahagia, dan menjalankan penampilan pada level yang tinggi dari setiap malam.
Di sisi lain, pihak produksi Sunday in the Park with George menyatakan musikal tetap berjalan meski tanpa keterlibatan Grande. Perusahaan yang mengelola kebangkitan musikal Stephen Sondheim itu menekankan adanya pemahaman dan dukungan penuh terhadap keputusan penyanyi, sekaligus menyampaikan bahwa Grande tidak lagi menjadi bagian dari pertunjukan yang dijadwalkan tampil di Barbican pada 2027.








