Internasional

Ukraina Klaim Serang Kilang Minyak dan Pangkalan Udara Rusia; Moskow Laporkan Delapan Tewas

×

Ukraina Klaim Serang Kilang Minyak dan Pangkalan Udara Rusia; Moskow Laporkan Delapan Tewas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Ukraine says major Russian oil refinery and airfield hit, as Moscow reports eight deaths

jurnalistik.co.id – Ukraina melaporkan serangan semalam ke wilayah jauh di dalam Rusia, menargetkan fasilitas minyak dan pangkalan udara strategis. Di sisi lain, Moskow menyatakan delapan orang tewas akibat serangan tersebut serta mengklaim ratusan drone berhasil ditembak jatuh atau dicegat.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan serangan jarak jauh itu merupakan “long-range sanctions” terhadap fasilitas Rusia yang ia sebut berperan membiayai perang. Ia menyebut pangkalan Engels dan kilang minyak di Saratov sebagai “fasilitas strategis” yang menjadi sasaran.

Menurut informasi Ukraina, serangan mengenai Engels airfield serta kilang minyak Saratov, keduanya berada di wilayah Saratov, sekitar 600 km dari perbatasan Ukraina. Selain itu, Ukraina menyatakan depot minyak turut tersambar di wilayah Kaluga, sementara lokasi peluncuran drone disebut menjadi target di Bryansk.

Pihak militer Ukraina menambahkan bahwa serangan tersebut memicu kebakaran di area pangkalan Engels, yang digambarkan sebagai salah satu basis utama penerbangan strategis Rusia. Mereka menyebut pesawat pengebom Tu-95MC dan Tu-160 secara rutin menggunakan Engels untuk melancarkan serangan rudal terhadap Ukraina.

Gubernur wilayah Saratov, Roman Busargin, mengakui serangan drone menyebabkan kerusakan pada infrastruktur sipil di Saratov dan Engels. Ia kemudian melaporkan bahwa dua orang tewas akibat insiden tersebut.

Moskow melaporkan delapan kematian dalam rangkaian serangan Ukraina, dengan klaim bahwa 635 drone ditembak jatuh atau dicegat. Rusia juga menyatakan terdapat serangan tambahan terhadap gudang salah satu perusahaan ritel online terbesar, Wildberries.

Di saat yang sama, Moskow menyebut pasukannya menyerang semalam dua pelabuhan Ukraina dan dua kapal di Laut Hitam. Setelah itu, Ukraina mengatakan satu orang tewas dalam serangan Rusia di terminal pos dekat kota Kharkiv bagian timur laut.

Uraian dampak serangan juga datang dari beberapa wilayah Rusia. Terpisah, dilaporkan tiga orang tewas akibat serangan drone terhadap kendaraan sipil di wilayah Udmurtia, sementara tiga orang lainnya dilaporkan tewas di wilayah Belgorod yang berbatasan dengan Ukraina.

Untuk sektor logistik dan ritel, Ukraina mengatakan serangan dalam beberapa minggu terakhir menargetkan sejumlah pusat logistik Wildberries, yang mereka sebut sebagai sasaran yang sah karena memasok komponen drone, peralatan navigasi, dan perlengkapan lain bagi militer Rusia. Wildberries, yang sering disebut seperti “Amazon” versi Rusia, mempekerjakan sekitar 48.000 orang, dan serangan-serangan tersebut dilaporkan memberi dampak serius terhadap ekonomi Rusia, terutama pada ratusan bisnis kecil hingga menengah yang menggunakan layanan perusahaan itu.

Moskwa belakangan juga menargetkan gudang operator pos Ukraina, Nova Poshta, serta perusahaan ritel online besar seperti Rozetka. Rozetka menyatakan gudang terbesarnya terkena serangan drone pada malam hari, namun tidak melaporkan adanya korban luka.

Di wilayah Samara, gubernur Vyacheslav Fedorishchev menggambarkan serangan terhadap gudang Wildberries yang memicu kebakaran sebagai “tindakan terorisme” oleh Ukraina. Ia menyebut tidak ada korban jiwa dalam serangan semalam tersebut, sementara pola saling serang antara fasilitas energi, pangkalan udara, dan infrastruktur logistik terus berlangsung di tengah medan perang yang disebut masih relatif statis.

Dalam penjelasannya, Ukraina menekankan bahwa serangan tidak hanya berfokus pada satu titik. Selain Engels airfield dan kilang minyak Saratov yang disebut berada sekitar 600 km dari perbatasan Ukraina, Kyiv juga mengaitkan adanya dampak di Kaluga melalui serangan terhadap depot minyak, serta menyebut area peluncuran drone di Bryansk sebagai target. Sementara itu, Moskow menanggapi dengan klaim bahwa serangan melibatkan 635 drone yang ditembak jatuh atau dicegat.

Di luar jalur udara, kedua pihak juga saling mengutarakan dampak di darat dan laut. Moskow menyatakan pasukannya menyerang dua pelabuhan Ukraina serta dua kapal di Laut Hitam, sedangkan Ukraina kemudian melaporkan satu korban jiwa di terminal pos dekat Kharkiv. Uraian dampak dari Rusia turut menyebut tiga kematian akibat serangan drone terhadap kendaraan sipil di Udmurtia, serta tiga orang tewas di Belgorod yang berbatasan dengan Ukraina.

Perkembangan lain yang disorot adalah sasaran pada infrastruktur logistik dan ritel. Ukraina menyebut serangan beberapa minggu terakhir menargetkan sejumlah pusat Wildberries karena perusahaan itu disebut memasok komponen dan perlengkapan yang digunakan militer Rusia. Wildberries disebut mempekerjakan sekitar 48.000 orang, dan serangan tersebut dilaporkan memberi tekanan pada aktivitas ekonomi, termasuk bisnis kecil hingga menengah. Selain Wildberries, Moskow juga disebut menargetkan gudang Nova Poshta dan perusahaan seperti Rozetka; pihak Rozetka menyatakan tidak ada korban luka, sementara gubernur Samara menyebut kebakaran sebagai “tindakan terorisme” dan mengaku tidak ada korban jiwa pada serangan semalam.