jurnalistik.co.id – Kapten Inggris Ben Stokes mencetak 95 untuk Durham saat timnasnya tampil dalam situasi sulit menuju kekalahan pada Tes kedua melawan Selandia Baru di The Oval.
Di Rothesay County Championship, Division Two, pertandingan Banks Homes Riverside memasuki hari kedua, Stokes menjadi sorotan ketika Durham berusaha mengejar posisi kuat di babak kedua mereka.
Durham pada akhirnya memiliki 183-3, dengan Ben Stokes mencatat 95 dari 118 bola. Ia harus berhenti lima run lagi sebelum mencapai tiga digit, setelah dibowling oleh Harry Conway.
Skor lebih dulu menunjukkan Northamptonshire mengemas 450 all out. Vasconcelos mencetak 187, sementara Raine mencatat 3-63 dalam perlawanan untuk Northamptonshire.
Di Durham, Stokes masuk saat tim berada di 30-3 pada hari kedua, dalam respons terhadap total 450 all out lawan. Kontribusinya membuat jalannya pertandingan berubah arah dan menjaga peluang Durham untuk memberikan tekanan.
Stokes kemudian membangun kemitraan bernilai besar untuk wickets keempat. Ia bekerja sama dengan Will Rhodes membentuk kemitraan 153 run.
Gaya pukul Stokes pada laga ini ikut terlihat dari catatan 18 fours dalam 118 bola yang ia perlukan untuk mencapai 95. Ia jatuh just after tea di Chester-le-Street, dengan momen penentunya datang ketika ia dibawa keluar lima run sebelum akhir seratus.
Dalam rekap skor, Rhodes menyelesaikan innings dengan 58* dan kemampuannya menambah kestabilan Durham. Sementara itu, Conway mencatat 2-23 dan Sanderson 2-64, menegaskan peran bowling Northamptonshire saat Durham mencari titik balik.
Menurut rentetan performa Stokes, ini menjadi kembalinya bentuk yang ia butuhkan sebagai all-rounder. Century terakhirnya di kelas pertama datang setelah ia mencetak 141 melawan India pada keempat Tes di bulan Juli 2025, yang juga menjadi century pertamanya di level Tes sejak Agustus 2022.
Setelah mencetak ton tersebut di Old Trafford, Stokes mengakuinya lewat angka-angka yang tidak sejalan dengan ekspektasi. Ia hanya mengumpulkan 350 run dalam sembilan pertandingan kelas pertama dengan rata-rata 25 sebelum menghadapi Northamptonshire.
Catatan inning Stokes juga berhubungan langsung dengan kondisi yang sedang dihadapi Inggris pada Tes kedua. Pada saat Durham bergumul di Chester-le-Street, timnas Inggris justru sedang “tergelincir” menuju kekalahan oleh Selandia Baru.
Keadaan itu berkaitan dengan performa yang terjadi di Tes kedua. Joe Root dan Harry Brook membawa Inggris melewati 100-3 dalam pengejaran 463 untuk menaklukkan Selandia Baru, meski peluang yang mereka kejar digambarkan sebagai pengejaran yang tidak lazim.
Ben Stokes sendiri tidak hadir sebagai kapten di Tes kedua. Ia absen karena dinyatakan unavailable menyusul penyelidikan terkait insiden di sebuah klub malam di London.
Dalam laporan pertandingan, disebutkan pula bahwa Stokes dan Gus Atkinson berada dalam proses penyelidikan terkait keterlibatan mereka dalam insiden di venue London setelah kemenangan Inggris pada Tes pertama. Insiden itu dikaitkan dengan pelanggaran terhadap “midnight curfew” tim.
Pihak terkait memahami bahwa proses penyelidikan sedang berlangsung menuju titik di mana jalan bagi keduanya untuk kembali sudah bisa dibuka. Meski demikian, pengumuman resmi diindikasikan mungkin baru datang setelah Tes kedua berakhir.
Dengan semua kemungkinan masih terbuka, terdapat kecenderungan yang menguat bahwa Stokes akan kembali untuk memimpin Inggris pada Tes ketiga dan terakhir di Trent Bridge. Tes itu dijadwalkan dimulai pada hari Kamis.
Sementara itu, skor 95 yang dicapai Stokes untuk Durham menjadi bukti bahwa ia masih mampu mengembalikan momentum dengan kontribusi kunci di tengah tekanan. Namun, di sisi lain, nasib Inggris di Tes kedua tetap menggantung di bawah bayang-bayang kemungkinan hasil akhir yang merugikan.









