jurnalistik.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, besok.
Hal itu disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu (15/7/2026). Menurut Bahlil, pihaknya akan menunggu arahan lanjutan dari Presiden terkait pelaksanaan peresmian tersebut.
“Nanti kita lihat ya. Tapi insya Allah Presiden akan meresmikan groundbreaking Blok Masela,” kata Bahlil singkat saat ditanya wartawan.
Ketika ditanya apakah Prabowo akan hadir langsung atau melalui penayangan virtual, Bahlil belum memberikan konfirmasi. “Nanti diputuskan bapak presiden sendiri,” ujarnya.
Menjelang kunjungan Presiden Prabowo ke lokasi proyek, sejumlah persiapan dan pengecekan keamanan disebut sudah mulai dilakukan. Fokusnya adalah memastikan agenda peresmian dapat berjalan lancar serta mendukung kesiapan seluruh aspek di tempat.
Peninjauan lokasi dan kesiapan teknis
Berdasarkan informasi di lapangan, peninjauan dilakukan oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Pangdam XV Pattimura Mayjen Dodi Triwinarto dan Kapolda Maluku Irjen Pol Dadang Hartanto, bersama pejabat daerah lain. Kegiatan itu dilaksanakan pada Selasa (14/7/2026) di Desa Lermatang, Kecamatan Tanimbar Selatan.
Kapolda Maluku menyatakan peninjauan tersebut bertujuan untuk memastikan aspek keamanan serta kesiapan teknis menjelang kunjungan Presiden Prabowo. Langkah ini diharapkan dapat memastikan acara groundbreaking berlangsung dengan aman sekaligus menjadi pengiring bagi salah satu investasi energi terbesar.
“Kami kembali turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh aspek pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia telah siap dan setiap potensi kerawanan dapat diantisipasi sejak dini,” kata Dadang Hartanto kepada wartawan.
Dalam peninjauan itu, pihak keamanan disebut mengecek kesiapan lokasi yang akan digunakan oleh Presiden beserta rombongan. Area yang menjadi perhatian mencakup titik pelaksanaan groundbreaking, panggung VVIP, jalur kedatangan maupun kepulangan, pusat media, fasilitas kesehatan, hingga jalur evakuasi.
Berita Terkait
Selain menilai kesiapan fisik, Dadang menambahkan bahwa pihak terkait bersama instansi berwenang lain juga melakukan evaluasi terhadap pola pengamanan yang akan diterapkan selama kunjungan berlangsung. Pengamanan diatur agar koordinasi antarinstansi berjalan optimal sejak awal hingga akhir rangkaian kegiatan.
Skenario pengamanan dikaji ulang
Menurut Dadang, seluruh skenario pengamanan dikaji kembali, mulai dari pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, hingga pengamanan objek vital nasional. Ia juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel TNI-Polri di setiap titik strategis agar potensi gangguan dapat ditekan sedini mungkin.
“Seluruh skenario pengamanan dikaji kembali guna memastikan koordinasi antarinstansi berjalan optimal, mulai dari pengamanan terbuka dan tertutup, pengamanan jalur, pengamanan obyek vital nasional, hingga kesiapsiagaan personel TNI-Polri di setiap titik strategis,” kata Dadang.
Groundbreaking PSN Blok Masela digambarkan sebagai momentum awal dimulainya pembangunan salah satu proyek gas alam terbesar di Indonesia. Proyek ini disebut diproyeksikan memperkuat ketahanan energi nasional, meningkatkan daya tarik investasi, sekaligus membuka lapangan kerja.
Selain itu, pembangunan Blok Masela diharapkan turut mendorong percepatan infrastruktur dan memperkuat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Maluku serta kawasan timur Indonesia. Dengan demikian, peresmian peletakan batu pertama bukan hanya menjadi agenda seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis pembangunan energi.
Dadang menilai acara groundbreaking memiliki nilai strategis, karena berhubungan langsung dengan penguatan kepercayaan investor terhadap Indonesia. Ia menyebut momentum itu dapat memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan keyakinan pihak investasi.
“Groundbreaking PSN Blok Masela bukan sekadar agenda kenegaraan, tetapi menjadi momentum strategis yang akan memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus meningkatkan kepercayaan investor terhadap Indonesia,” ujar Dadang.
Dengan persiapan yang telah dimulai di lokasi, rencana peresmian besok diharapkan menjadi penanda babak baru proyek Blok Masela. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan juga bergantung pada kesiapan seluruh unsur, baik di sisi teknis lokasi maupun penerapan skenario pengamanan.
Seluruh rangkaian peninjauan dan evaluasi itu dilakukan untuk memastikan agenda groundbreaking berlangsung tertib. Pada saat yang sama, proses ini menjadi bagian dari upaya mendukung kelancaran investasi energi yang ditargetkan berperan penting bagi ketahanan energi nasional.












