jurnalistik.co.id – Jakarta, CNBC Indonesia — Para peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 dijadwalkan memulai periode magang pada Senin, 21 Juni 2026. Sebelum berangkat ke tempat penempatan masing-masing, pemerintah menyampaikan sejumlah pesan agar pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Darmawansyah menekankan bahwa persiapan merupakan langkah awal yang perlu dilakukan peserta. Menurutnya, peserta perlu memahami alur program dan menyiapkan kebutuhan sejak hari-hari pertama.
“Hal yang perlu dipersiapkan oleh peserta magang yakni, cek detail penempatan, pastikan kontak aktif, hubungi penyelenggara atau mentor, menyiapkan perlengkapan kebutuhan magang, serta membaca kembali posisi tugas magang,” ujar Darmawansyah dalam siaran pers yang diterbitkan Minggu, 20 September 2026.
Darmawansyah menambahkan, peserta juga perlu memastikan email serta nomor telepon yang didaftarkan tetap aktif, agar tidak melewatkan informasi penting dari penyelenggara. Lebih dari itu, sebelum hari pertama, peserta dianjurkan menghubungi penyelenggara atau mentor untuk memastikan waktu dan lokasi kedatangan, termasuk pihak-pihak yang perlu ditemui.
Selain aspek komunikasi, peserta perlu menyiapkan kelengkapan administrasi dan perlengkapan yang diperlukan selama mengikuti program. Peserta juga diharapkan meninjau kembali posisi serta tugas yang telah dipilih agar tanggung jawab yang dijalankan sesuai dengan bidang masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Darmawansyah menyampaikan harapannya agar Program Pemagangan Nasional mampu memberi pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi peserta. Ia juga menilai pemagangan menjadi bagian dari proses pengembangan kompetensi sebelum para peserta memasuki dunia kerja.
Berita Terkait
“Kami berharap program pemagangan dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mendapatkan pengalaman kerja yang relevan dengan kompetensi yang dimiliki. Melalui proses pemagangan yang tepat, peserta dapat mengembangkan kompetensi sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja,” tutupnya.
Diketahui, peserta MagangHub merupakan lulusan perguruan tinggi yang memperoleh uang saku dari pemerintah setara dengan upah minimum provinsi (UMP). Besaran uang saku untuk periode enam bulan telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 252 Tahun 2026 yang ditetapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Yassierli sejak 14 September 2026.
Untuk nilai tertinggi, Kota Bekasi mencatat Rp5.999.443. Nilai tersebut diikuti Kabupaten Bekasi sebesar Rp5.938.885 dan Kabupaten Karawang sebesar Rp5.886.853. Sementara itu, besaran terendah tercatat di Kabupaten Banjarnegara sebesar Rp2.327.813, kemudian Kabupaten Wonogiri Rp2.335.126 dan Kabupaten Sragen Rp2.337.700.
Enam wilayah di DKI Jakarta (lima kota administrasi dan Kepulauan Seribu) tercatat memiliki nominal yang sama, yaitu Rp5.729.876. Nilai ini menempati peringkat 4-9 dengan uang saku tertinggi.
Rincian uang saku peserta MagangHub per bulan
Kota Bekasi (Jawa Barat): Rp5.999.443; Kabupaten Bekasi (Jawa Barat): Rp5.938.885; Kabupaten Karawang (Jawa Barat): Rp5.886.853; Kota Administrasi Jakarta Barat (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kota Administrasi Jakarta Pusat (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kota Administrasi Jakarta Selatan (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kota Administrasi Jakarta Timur (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kota Administrasi Jakarta Utara (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu (Daerah Khusus Ibukota Jakarta): Rp5.729.876; Kota Depok (Jawa Barat): Rp5.522.662; Kota Cilegon (Banten): Rp5.469.923; Kota Bogor (Jawa Barat): Rp5.437.203; Kota Tangerang (Banten): Rp5.399.406; Kota Batam (Kepulauan Riau): Rp5.357.982; Kota Surabaya (Jawa Timur): Rp5.288.796; Kota Tangerang Selatan (Banten): Rp5.247.870; Kabupaten Tangerang (Banten): Rp5.210.377; Kabupaten Gresik (Jawa Timur): Rp5.195.401; Kabupaten Sidoarjo (Jawa Timur): Rp5.191.541; Kabupaten Pasuruan (Jawa Timur): Rp5.187.681; Kabupaten Serang (Banten): Rp5.178.521; Kabupaten Mojokerto (Jawa Timur): Rp5.176.101; Kabupaten Bogor (Jawa Barat): Rp5.161.769; Kabupaten Purwakarta (Jawa Barat): Rp5.052.856; Kabupaten Mimika (Papua Tengah): Rp5.005.678; Kota Tarakan (Kalimantan Utara): Rp4.742.169; Kota Bandung (Jawa Barat): Rp4.737.678; Kota Serang (Banten): Rp4.665.928; Kabupaten Bintan (Kepulauan Riau): Rp4.583.221; Kabupaten Jayawijaya (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Lanny Jaya (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Mamberamo Tengah (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Nduga (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Pegunungan Bintang (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Tolikara (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Yalimo (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Yahukimo (Papua Pegunungan): Rp4.508.714; Kabupaten Asmat (Papua Selatan): Rp4.508.100; Kabupaten Boven Digoel (Papua Selatan): Rp4.508.100; Kabupaten Mappi (Papua Selatan): Rp4.508.100; Kabupaten Merauke (Papua Selatan): Rp4.508.100; Kabupaten Biak Numfor (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Jayapura (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Keerom (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Kepulauan Yapen (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Mamberamo Raya (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Sarmi (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Supiori (Papua): Rp4.436.283; Kabupaten Waropen (Papua): Rp4.436.283; Kota Jayapura (Papua): Rp4.436.283; Kota Dumai (Riau): Rp4.431.175; Kabupaten Morowali Utara (Sulawesi Tengah): Rp4.408.209; Kabupaten Berau (Kalimantan Timur): Rp4.391.338; Kota Medan (Sumatera Utara): Rp4.335.198; Kabupaten Deiyai (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Dogiyai (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Intan Jaya (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Nabire (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Paniai (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Puncak (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Puncak Jaya (Papua Tengah): Rp4.285.848; Kabupaten Kepulauan Anambas (Kepulauan Riau): Rp4.279.851; Kabupaten Karimun (Kepulauan Riau): Rp4.241.935; Kabupaten Kutai Barat (Kalimantan Timur): Rp4.231.617; Kabupaten Morowali (Sulawesi Tengah): Rp4.223.000; Kota Palembang (Sumatera Selatan): Rp4.192.837; Kabupaten Penajam Paser Utara (Kalimantan Timur): Rp4.181.134; Kabupaten Muara Enim (Sumatera Selatan): Rp4.178.363; Kota Banda Aceh (Aceh): Rp4.162.965; Kabupaten Bengkalis (Riau): Rp4.155.318; Kota Makassar (Sulawesi Selatan): Rp4.148.719; Kabupaten Barito Utara (Kalimantan Tengah): Rp4.093.072; Kota Cimahi (Jawa Barat): Rp4.090.568; Kabupaten Kutai Timur (Kalimantan Timur): Rp4.067.436; Kabupaten Musi Rawas (Sumatera Selatan): Rp4.058.812; Kabupaten Seruyan (Kalimantan Tengah): Rp4.051.080; Kabupaten Musi Rawas Utara (Sumatera Selatan): Rp4.047.385; Kabupaten Barito Selatan (Kalimantan Tengah): Rp4.045.059; Kabupaten Deli Serdang (Sumatera Utara): Rp4.041.543; Kabupaten Lahat (Sumatera Selatan): Rp4.041.420; Kabupaten Malinau (Kalimantan Utara): Rp4.040.073; Kabupaten Musi Banyuasin (Sumatera Selatan): Rp4.039.054; Kabupaten Bangka (Kepulauan Bangka Belitung): Rp4.035.000; Kabupaten Bangka Barat (Kepulauan Bangka Belitung): Rp4.035.000; Kabupaten Bangka Selatan (Kepulauan Bangka Belitung): Rp4.035.000; Kabupaten Bangka Tengah (Kepulauan Bangka Belitung): Rp4.035.000; Kabupaten Belitu.274 Kabupaten Ponorogo (Jawa Timur): Rp2.549.876; Kabupaten Klaten (Jawa Tengah): Rp2.538.691; Kabupaten Boyolali (Jawa Tengah): Rp2.537.949; Kabupaten Kupang (Nusa Tenggara Timur): Rp2.532.853; Kabupaten Trenggalek (Jawa Timur): Rp2.530.313; Kabupaten Pamekasan (Jawa Timur): Rp2.528.004; Kota Tegal (Jawa Tengah): Rp2.526.510; Kabupaten Pacitan (Jawa Timur): Rp2.514.892; Kabupaten Bantul (D.I. Yogyakarta): Rp2.509.001; Kabupaten Kulon Progo (D.I. Yogyakarta): Rp2.504.520; Kabupaten Sukoharjo (Jawa Tengah): Rp2.500.000; Kabupaten Bondowoso (Jawa Timur): Rp2.496.886; Kabupaten Pati (Jawa Tengah): Rp2.485.000; Kabupaten Sampang (Jawa Timur): Rp2.484.443; Kabupaten Tegal (Jawa Tengah): Rp2.484.162; Kabupaten Situbondo (Jawa Timur): Rp2.483.962; Kabupaten Purbalingga (Jawa Tengah): Rp2.474.722; Kabupaten Banyumas (Jawa Tengah): Rp2.474.599; Kabupaten Garut (Jawa Barat): Rp2.472.227; Kabupaten Gunung Kidul (D.I. Yogyakarta): Rp2.468.378; Kabupaten Alor (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Belu (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Ende (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Flores Timur (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Lembata (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Malaka (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Manggarai (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Manggarai Barat (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Manggarai Timur (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Nagekeo (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Ngada (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Rote Ndao (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sabu Raijua (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sikka (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sumba Barat (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sumba Barat Daya (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sumba Tengah (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Sumba Timur (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Timor Tengah Utara (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kota Kupang (Nusa Tenggara Timur): Rp2.455.898; Kabupaten Wonosobo (Jawa Tengah): Rp2.455.038; Kabupaten Pemalang (Jawa Tengah): Rp2.433.254; Kota Magelang (Jawa Tengah): Rp2.429.285; Kabupaten Purworejo (Jawa Tengah): Rp2.401.962; Kabupaten Brebes (Jawa Tengah): Rp2.400.350; Kabupaten Kebumen (Jawa Tengah): Rp2.400.000; Kabupaten Grobogan (Jawa Tengah): Rp2.399.186; Kabupaten Temanggung (Jawa Tengah): Rp2.397.000; Kabupaten Rembang (Jawa Tengah): Rp2.386.305; Kabupaten Ciamis (Jawa Barat): Rp2.373.644; Kabupaten Kuningan (Jawa Barat): Rp2.369.380; Kota Banjar (Jawa Barat): Rp2.361.241; Kabupaten Pangandaran (Jawa Barat): Rp2.351.250; Kabupaten Blora (Jawa Tengah): Rp2.345.695; Kabupaten Sragen (Jawa Tengah): Rp2.337.700; Kabupaten Wonogiri (Jawa Tengah): Rp2.335.126; Kabupaten Banjarnegara (Jawa Tengah): Rp2.327.813.












