Olahraga

Ben Stokes Minta Maaf kepada Rekan Tim Sebelum Kembali di Tes Ketiga vs Selandia Baru

×

Ben Stokes Minta Maaf kepada Rekan Tim Sebelum Kembali di Tes Ketiga vs Selandia Baru

Sebarkan artikel ini
Stokes apologises to team-mates before Test return
Ilustrasi: Ben Stokes apologises to team-mates ahead of Test return

jurnalistik.co.id – Kapten Inggris Ben Stokes menyampaikan permintaan maaf kepada rekan-rekannya sebelum kembali memimpin timnya pada Tes Ketiga melawan Selandia Baru di Trent Bridge.

Permintaan maaf tersebut disampaikan Stokes menjelang kembalinya ia sebagai kapten, setelah absen pada Tes Kedua. Kepulangannya menjadi salah satu dari empat perubahan dalam susunan XI Inggris untuk pertandingan yang dimulai pada hari Kamis.

Pada Tes Kedua, Stokes dan bowler cepat Gus Atkinson dibuat tidak tersedia, menyusul penyelidikan terkait dugaan pelanggaran jam malam larut tengah malam tim serta insiden di sebuah klub malam di London setelah kemenangan Inggris pada laga pembuka seri.

Tes Kedua berakhir dengan kekalahan Inggris oleh 253 run. Sementara proses penilaian berjalan, Joe Root ditunjuk sebagai kapten untuk memimpin tim menggantikan Stokes.

Dalam Tes yang sama, Sonny Baker, Jordan Cox, dan James Rew melakukan debut mereka di laga melawan Selandia Baru. Perubahan besar itu terjadi dalam XI yang jauh berbeda dari susunan sebelumnya.

Untuk Tes Ketiga, Stokes dan Atkinson kembali dipanggil ke dalam tim. Mereka telah dinyatakan “tidak bersalah” terhadap tuduhan “violent conduct” oleh Cricket Regulator, sehingga dapat kembali bertanding.

Namun, ECB (England and Wales Cricket Board) melalui sidang disiplin tetap menyimpulkan bahwa keduanya “breached contractual obligations”. Akibatnya, kedua pemain menerima peringatan tertulis.

Ketika ditanya apakah ia telah meminta maaf kepada rekan-rekannya, Stokes menjelaskan bahwa tindakan itu merupakan bagian awal yang harus dilakukan sebagai pemimpin tim.

Permintaan maaf dan tanggung jawab sebagai pemimpin

“That was one of the first things I had to do as a captain,” Stokes said, when asked if he had apologised to his team-mates.

“You look at a situation and it affects more than just myself. It affected Joe, it affects the squad, it affects the people outside the playing environment.

“It no doubt had an effect on the lads who were making their debut. That should have been all about them but unfortunately a situation out of their control took precedence over their big day of making their debut for England in Test cricket.

“It would be stupid and naive for me not to acknowledge that and address that. And it’s something that you do have to do as someone who’s got the responsibility of being a leader within a group.

“It’s all fine and well everything being fine and dandy when it’s going well, but you need to take responsibility for things as well. If that’s you that needs to take that responsibility, you need to be big enough and man enough to be able to take that upon your shoulders, look everyone in the eye, and apologise how you need to apologise. That’s what I did.”

Stokes menekankan bahwa dampak dari situasi tersebut tidak hanya berkaitan dengan dirinya sendiri, tetapi juga menyentuh pihak-pihak lain di dalam lingkungan tim. Ia menyebut Joe Root, seluruh skuad, serta orang-orang yang berada di luar lingkup aktivitas bermain.

Ia juga menggarisbawahi pengaruhnya terhadap para pemain yang menjalani debut, yang mestinya menjadikan hari besar tersebut sebagai fokus utama. Meski begitu, ia menyatakan bahwa ada keadaan yang berada di luar kendalinya dan kemudian mengambil alih peran yang seharusnya menjadi momen penting para debutan di level Tes.

Dalam penjelasannya, Stokes menilai sikap mengakui masalah serta menanganinya sebagai hal yang harus dilakukan seseorang ketika memegang tanggung jawab sebagai pemimpin dalam sebuah kelompok. Ia menambahkan bahwa keteladanan dan keberanian memikul tanggung jawab juga ditunjukkan melalui tindakan, termasuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Dengan kepulangan Stokes dan Atkinson, Inggris akan melangkah ke Tes Ketiga dengan perubahan susunan yang mencakup kembalinya Stokes ke peran kapten. Setelah keduanya dipastikan tidak melakukan “violent conduct” menurut Cricket Regulator, sidang ECB tetap menghasilkan temuan pelanggaran kewajiban kontraktual dan mengeluarkan peringatan tertulis.

Bagi Stokes, pesan yang disampaikan melalui permintaan maaf itu menjadi bagian dari rangkaian langkah menjelang laga di Trent Bridge, saat Inggris bersiap menghadapi Selandia Baru pada Tes yang akan berlangsung mulai hari Kamis.