jurnalistik.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyumas memperluas layanan bus sekolah gratis yang sebelumnya mencakup tiga koridor, kini menjadi empat koridor. Penambahan tersebut dilakukan untuk menjangkau wilayah yang selama ini tidak terlayani angkutan umum.
Uji coba koridor keempat mulai berjalan pada Senin, 10 Agustus 2026. Layanan ini menghubungkan sejumlah desa di Kecamatan Kalibagor dengan sekolah-sekolah yang berada di Kecamatan Banyumas.
Kepala UPTD Pengelola Sarana dan Prasarana Perhubungan Dinas Perhubungan (Dishub) Banyumas, Muhamad Soleh Wibowo, mengatakan perluasan layanan hadir sebagai jawaban atas kebutuhan mobilitas siswa. Menurutnya, bus sekolah gratis dibutuhkan karena tidak semua wilayah memperoleh layanan angkutan umum.
“Layanan bus sekolah gratis ini kami hadirkan karena di wilayah tersebut tidak dilayani angkutan umum, karena wilayahnya masuk ke dalam,” kata Bowo kepada wartawan, Senin (10/8/2026). Ia menambahkan bahwa situasi serupa membuat banyak siswa tetap membutuhkan sarana transportasi untuk pulang-pergi sekolah.
“Desa-desa tersebut tidak ada layanan angkutan umum, tapi sekolah-sekolahnya kan banyak, siswa-siswinya juga banyak yang dari luar wilayah tersebut,” ujar Bowo. Dengan kondisi itu, keberadaan koridor baru diharapkan mampu membantu pelajar yang berasal dari luar area layanan angkutan umum.
Armada, durasi uji coba, dan evaluasi
Untuk rute pada koridor Kalibagor–Banyumas, Pemkab Banyumas menyiapkan satu armada bus medium dengan kapasitas 21 tempat duduk dan 15 berdiri. Penataan kapasitas tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan layanan dapat dimanfaatkan siswa selama masa uji coba.
Uji coba rute, kata Bowo, direncanakan berlangsung hingga seminggu ke depan. “Nanti kami evaluasi seperti itu, Pak. Untuk ke depannya pasti dilanjutkan pasti, karena memang untuk kebutuhan bus sekolah gratis itu sangat membantu siswa-siswi yang mau sekolah,” ujarnya.
Bowo juga menyebutkan bahwa layanan bus sekolah gratis telah dihadirkan di tiga wilayah lain sebelumnya. Ketiga koridor tersebut adalah Kemawi–Banyumas, Binangun–Banyumas, serta Sawangan Wetan–Patikraja.
Berita Terkait
Titik jemput dan tujuan sekolah
Koridor Kalibagor–Banyumas melayani titik jemput di Desa Kalibagor, Desa Pajerukan, Desa Suro, Desa Srowot, dan Desa Kaliori. Dari titik-titik tersebut, bus diarahkan ke sejumlah sekolah di Kecamatan Banyumas.
Adapun tujuan layanan meliputi SMPN 4 Kalibagor, SMKN 3 Banyumas, SMPN 2 Banyumas, SMPN 3 Banyumas, SMKN 1 Banyumas, SMAN 1 Banyumas, serta SMKN 1 Banyumas. Daftar tujuan itu disampaikan sebagai rute yang dipakai untuk mengantar siswa pada koridor keempat.
Jam layanan
Layanan bus sekolah gratis ini beroperasi dua kali sehari. Untuk keberangkatan, bus mulai pukul 06.00 WIB, sementara jadwal kepulangan dimulai pukul 14.30 WIB.
Dengan pola dua jadwal itu, layanan diarahkan agar siswa memiliki waktu untuk berangkat menuju sekolah pada pagi hari dan kembali pada jam setelah kegiatan belajar selesai. Pemkab menekankan bahwa kebutuhan siswa menjadi pertimbangan utama dalam penambahan koridor.
Secara keseluruhan, ekspansi dari tiga menjadi empat koridor menempatkan Kecamatan Kalibagor sebagai salah satu wilayah baru yang dilayani. Tahap uji coba yang berlangsung hingga sepekan berikutnya akan menjadi dasar evaluasi untuk menentukan kelanjutan operasional koridor keempat.
Perluasan layanan tersebut juga diposisikan sebagai respons atas keterbatasan transportasi di wilayah yang tidak terjangkau angkutan umum. Melalui pengaturan rute, kapasitas armada, serta jadwal berangkat dan pulang, bus sekolah gratis diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelajar yang melakukan perjalanan antardesa dan menuju sekolah di Banyumas.
Dalam uji coba koridor keempat ini, Pemkab Banyumas menyiapkan satu armada bus medium untuk melayani perpindahan siswa dari wilayah Kecamatan Kalibagor menuju Kecamatan Banyumas. Bus tersebut memiliki kapasitas 21 tempat duduk dan 15 berdiri, sehingga layanan diharapkan tetap dapat menampung kebutuhan perjalanan siswa selama masa percobaan.
Koridor Kalibagor–Banyumas juga diatur agar sesuai dengan aktivitas belajar di sekolah. Bus berangkat mulai pukul 06.00 WIB dan kembali pada pukul 14.30 WIB, dengan titik jemput dari Desa Kalibagor, Desa Pajerukan, Desa Suro, Desa Srowot, dan Desa Kaliori. Rute ini kemudian mengantarkan siswa ke beberapa sekolah di Kecamatan Banyumas, seperti SMPN 4 Kalibagor, SMKN 3 Banyumas, SMPN 2 Banyumas, SMPN 3 Banyumas, SMKN 1 Banyumas, SMAN 1 Banyumas, serta SMKN 1 Banyumas.












