Daerah

Gusnar Ismail Serahkan 100 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Limehe Timur

×

Gusnar Ismail Serahkan 100 Paket Bantuan Pangan bagi Warga Limehe Timur

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Gubernur Gusnar Salurkan 100 Paket Bantuan Pangan untuk Warga Limehe Timur

jurnalistik.co.id – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyalurkan bantuan pangan bagi warga Desa Limehe Timur pada Kamis (4/9/2026). Penyerahan dilakukan saat kunjungan pemerintah ke desa tersebut di Kabupaten Gorontalo.

Dalam kegiatan yang menyertakan Gusnar bersama anggota DPRD Provinsi Gorontalo, bantuan diberikan kepada masyarakat setempat. Pemberitaan menyebutkan lokasi penyaluran di Desa Limehe Timur, Kecamatan Batudaa, dan dalam bagian kunjungan kembali dijelaskan berlangsung di Kecamatan Tabongo.

Gusnar Ismail menyerahkan bantuan dalam bentuk 100 paket pangan. Setiap paket berisi 2 liter minyak goreng, 5 kilogram beras, dan 1 kilogram gula pasir. Distribusi paket ini diarahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga secara langsung.

Penyaluran sebagai Tindak Lanjut Aspirasi

Menurut Gusnar, penyaluran bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Langkah ini juga disebut sebagai tindak lanjut atas aspirasi yang terus disampaikan melalui DPRD Provinsi Gorontalo.

Gusnar mengungkapkan bahwa pertemuan sore itu menjadi momen untuk menyampaikan amanat dari pemerintah kepada warga. Ia menyampaikan, pendampingan bersama unsur DPRD merupakan bagian dari upaya memastikan bantuan yang dimaksud bisa diterima oleh masyarakat di lapangan.

“Saya datang sore hari ini dan sangat bersyukur bisa bertemu dengan bapak dan ibu semua. Saya bersama Pak Suyuti datang mengantar amanat dari pemerintah kepada bapak ibu semua,” ujar Gusnar.

Gusnar menambahkan bahwa kondisi anggaran pemerintah saat ini berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menyebut adanya penyesuaian serta pengurangan anggaran, namun pemerintah tetap berupaya mengelola dana yang ada agar program bantuan tetap dapat disalurkan dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Bantuan pangan seperti ini atas aspirasi yang diperjuangkan dan disampaikan terus-menerus oleh Pak Suyuti kepada pemerintah lewat DPRD. Dari situ tugas kami mencari anggaran, apakah ada untuk bantuan rakyat, karena ini memang diperlukan,” jelasnya.

Selain menekankan proses penganggaran, Gusnar juga menyampaikan harapannya agar masyarakat menerima bantuan dengan ikhlas dan dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari. Ia menempatkan bantuan pangan sebagai dukungan nyata yang diharapkan membantu warga menjaga ketersediaan bahan pokok.

Di akhir penjelasannya, Gusnar menyatakan pemerintah provinsi akan terus menghadirkan program yang dapat membantu masyarakat sesuai kemampuan anggaran daerah. Fokusnya, kata dia, adalah agar berbagai dukungan tetap bisa berjalan dan benar-benar menjawab kebutuhan warga di wilayah masing-masing.

Dalam kunjungan tersebut, Gusnar Ismail bersama rombongan menyampaikan pesan langsung kepada warga yang hadir di lokasi penyaluran. Kehadiran unsur DPRD Provinsi Gorontalo ikut menegaskan bahwa bantuan tidak berhenti pada serah-terima, tetapi juga disertai pendampingan agar pesan pemerintah sampai, lalu diteruskan pelaksanaannya di tingkat desa.

Bantuan yang diserahkan berupa 100 paket pangan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan harian warga. Setiap paket memuat kebutuhan pokok seperti minyak goreng, beras, dan gula pasir, sehingga penerima dapat memperoleh bahan pangan dalam satu paket yang memudahkan pemanfaatannya untuk kebutuhan keluarga sehari-hari.

Gusnar juga menyoroti bahwa penyaluran program bantuan berlangsung di tengah dinamika kebijakan anggaran. Ia menjelaskan adanya penyesuaian dan pengurangan dibanding masa sebelumnya, namun pemerintah tetap berupaya mencari ruang pengelolaan dana agar program bantuan tetap bisa berjalan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Menurutnya, dorongan aspirasi yang terus diperjuangkan melalui DPRD menjadi pijakan penting dalam proses tersebut.

Di bagian penutup, Gusnar menyampaikan harapan agar masyarakat menerima bantuan dengan sikap positif dan benar-benar memanfaatkannya sesuai kebutuhan. Ia menegaskan pemerintah provinsi akan terus menghadirkan program yang sesuai kemampuan anggaran daerah, dengan tujuan agar beragam dukungan tetap relevan dan menjawab persoalan warga di masing-masing wilayah.