Olahraga

Evaluasi Timnas U19 Indonesia Usai Piala AFF, Nova Arianto Soroti Fisik dan Jam Terbang

0
×

Evaluasi Timnas U19 Indonesia Usai Piala AFF, Nova Arianto Soroti Fisik dan Jam Terbang

Sebarkan artikel ini
Evaluasi Timnas U19 Indonesia Usai Piala AFF, Nova Arianto Soroti Fisik dan Jam Terbang Bola 14 Juni 2026
Ilustrasi: Evaluasi Timnas U19 Indonesia Usai Piala AFF, Nova Arianto Soroti Fisik dan Jam Terbang

jurnalistik.co.id – Perjalanan Timnas U19 Indonesia di Piala AFF U19 2026 telah berakhir. Di ajang ASEAN U19 Championship ini, skuad asuhan Nova Arianto menutup kompetisi dengan sejumlah evaluasi yang dianggap penting untuk pembenahan ke depan.

Indonesia sukses mengamankan peringkat ketiga setelah memetik kemenangan tipis atas Kamboja. Pada pertandingan perebutan tempat ketiga, Garuda Muda menang dengan skor 1-0 melalui gol semata wayang Al Gazani yang memanfaatkan skema sepak pojok.

Hasil tersebut sekaligus mengulang catatan sejarah Timnas U19 Indonesia. Sebelumnya, Garuda Muda juga pernah meraih predikat tempat ketiga pada edisi turnamen tahun 2017, 2018, dan 2019.

Meski demikian, langkah Indonesia di babak final tidak terwujud. Mereka dijegal Australia pada babak semifinal dengan skor 0-1, sehingga gagal melaju ke partai puncak.

Di sisi lain, Australia kemudian menjadi juara setelah menumbangkan Thailand dengan skor 2-0. Dengan demikian, perjalanan turnamen Indonesia berakhir pada fase yang sama: berhenti di semifinal, lalu menyelesaikan kompetisi lewat laga perebutan juara tiga.

Kebutuhan uji coba dan jam terbang

Menatap agenda kualifikasi Piala Asia U20 di Laos pada akhir Agustus mendatang, Nova Arianto menilai ada beberapa catatan evaluasi yang perlu segera ditindaklanjuti. Salah satu fokus utama adalah minimnya jam terbang internasional yang dinilai harus dicarikan solusi.

“Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah anak-anak masih banyak butuh uji coba,” kata Nova dikutip dari Antara, Minggu (14/6/2026). Menurut Nova, kebutuhan uji coba ini penting bukan hanya untuk menambah pengalaman, melainkan juga untuk memperbaiki pemahaman antarpemain saat bertanding.

“Itu penting selain untuk menambah jam terbang juga untuk meningkatkan saling pengertian sesama pemain di lapangan.”

Nova juga menyoroti dinamika performa yang dinilai belum sampai pada level optimal. Menurutnya, kondisi fisik yang belum mencapai tingkat terbaik menjadi salah satu pemicu permainan yang tidak konsisten, serta memengaruhi kecepatan alur distribusi bola di lapangan hijau.

“Demikian juga halnya dengan performa yang belum konsisten. Anak-anak masih terlalu lama untuk mengambil keputusan, sehingga terbaca lawan.”

Evaluasi bersama PSSI dan tim senior

Dari rangkaian evaluasi tersebut, Nova menegaskan bahwa proses pembenahan tidak hanya berhenti pada internal tim U19. Ia menyebut, pihaknya akan melakukan evaluasi bersama dengan PSSI dan pelatih timnas senior.

“Kami bersama PSSI dan pelatih timnas senior akan melakukan evaluasi bersama,” lanjut Nova Arianto.

Dalam pandangannya, aspek yang perlu diperbaiki tidak hanya berkaitan dengan fisik dan ritme permainan. Ia juga menilai perlunya peningkatan pada cara pemain merespons situasi di lapangan secara lebih cepat, agar keputusan yang diambil tidak terlambat dan tidak mudah dibaca oleh lawan.

Nova menjelaskan bahwa masalah keputusan yang terlambat tersebut membuat permainan terlihat kurang responsif. Dari situ, alur pengembangan permainan dinilai menjadi tidak efektif, termasuk dalam distribusi bola yang seharusnya bisa terjadi lebih cepat dan lebih terarah.

Grafik peningkatan mental pemain

Meski lini taktis dan fisik masih membutuhkan perbaikan besar, Nova tetap melihat adanya grafik peningkatan yang cukup baik dari sisi psikologis dan mental bertanding. Ia berharap perkembangan ini bisa terus dibawa sebagai modal jelang kualifikasi berikutnya.

“Mental pemain sudah banyak kemajuan dan kami harapkan itu bisa terus ditingkatkan hingga kita benar-benar siap nanti menjalani kualifikasi Piala Asia. Teknik dan taktik nantinya yang juga terus dimatangkan,” katanya.

Dengan demikian, evaluasi dari Piala AFF U19 2026 dipandang menjadi bahan penting untuk menata persiapan Timnas U19 Indonesia. Fokus pembenahan diarahkan pada kebutuhan uji coba yang lebih banyak, peningkatan jam terbang internasional, serta penguatan performa fisik dan konsistensi pengambilan keputusan di lapangan.

Di saat yang sama, perkembangan mental pemain juga menjadi bagian dari perhatian agar tim dapat menjaga kemajuan yang sudah muncul. Target besarnya adalah menyiapkan skuad agar benar-benar siap menjalani kualifikasi Piala Asia U20 di Laos pada akhir Agustus mendatang.