Peristiwa

Asap Mengepul di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Petugas ARFF Dikerahkan

×

Asap Mengepul di Terminal Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, Petugas ARFF Dikerahkan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kepulan Asap Muncul di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai Bali, Petuga Damkar Dikerahkan

jurnalistik.co.id – Kepulan asap dilaporkan muncul di area terminal internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada Kamis malam (30/7/2026). Insiden terjadi di salah satu gerai komersial yang berada di lantai 2 terminal tersebut.

Menurut keterangan tertulis yang disampaikan pihak bandara, kejadian berlangsung sekitar pukul 21.57 Wita. Video kepulan asap di lokasi juga sempat viral di media sosial pada waktu yang sama, sebelum petugas melakukan penanganan di titik kejadian.

Kejadian di lantai 2 terminal internasional

Bandara memastikan kepulan asap berasal dari gerai komersial di lantai 2 terminal internasional. Manajemen bandara menegaskan insiden itu tidak mengganggu operasional penerbangan.

Communication & Legal Division Head Bandara I Gusti Ngurah Rai, Gede Eka Sandi Asmadi, menyampaikan bahwa penanganan dilakukan segera setelah insiden terdeteksi. Ia menyebut petugas langsung melakukan respons di lokasi pada malam hari.

ARFF dikerahkan, pengguna diarahkan menjauh

Petugas Airport Rescue and Fire Fighting (ARFF) atau pemadam kebakaran bandara bersama personel bandara lainnya dikerahkan untuk menangani kepulan asap. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan pengguna jasa di sekitar area terdampak.

Dalam prosesnya, pengguna jasa turut diarahkan agar menjauh dari area kejadian. Pengalihan pergerakan ini dimaksudkan agar tidak ada pihak yang berada terlalu dekat dengan sumber kepulan asap saat penanganan berlangsung.

Aspek keselamatan juga disampaikan dalam pernyataan bandara. Berdasarkan keterangan yang sama, insiden tidak berdampak pada korban luka, dan pelayanan kebandarudaraan tetap berjalan normal.

Penanganan selesai, service recovery berjalan

Pihak bandara menjelaskan proses penanganan kepulan asap telah selesai pada pukul 22.13 Wita. Setelah itu, fokus diarahkan pada pemulihan kondisi layanan di area terdampak.

Gede Eka menambahkan bahwa saat ini manajemen tengah melaksanakan pemulihan terhadap pelayanan atau service recovery. Dengan selesainya penanganan di lokasi, bandara tetap melakukan langkah lanjutan untuk memastikan area yang terdampak kembali siap beroperasi seperti semula.

Permohonan maaf atas ketidaknyamanan

Manajemen Bandara I Gusti Ngurah Rai juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jasa. Permintaan maaf disampaikan sebagai respons atas ketidaknyamanan yang terjadi selama proses penanganan di area gerai komersial lantai 2.

Hingga tahap akhir keterangan tertulis, pihak bandara menegaskan bahwa operasional penerbangan tetap berjalan seperti biasa. Penanganan berlangsung cepat, dimulai sekitar pukul 21.57 Wita dan dinyatakan selesai pada pukul 22.13 Wita, sementara pemulihan layanan dilanjutkan setelah insiden tertangani.

Dengan demikian, insiden kepulan asap yang sempat menarik perhatian publik malam hari itu ditangani menggunakan prosedur penanganan keselamatan di bandara. Bandara tetap menjaga pelayanan dan keselamatan pengguna jasa, sembari menjalankan proses pemulihan layanan pada area yang terkena dampak.

Selain melakukan penanganan di titik kejadian, pihak bandara juga menyiapkan komunikasi untuk merespons perhatian publik yang sempat tertuju pada rekaman di media sosial. Manajemen menjelaskan bahwa respons petugas dilakukan setelah kepulan asap terpantau di area terminal internasional, sehingga situasi tetap terkendali.

Dalam fase penanganan, personel tidak hanya memadamkan atau menanggulangi sumber asap, tetapi juga mengatur arus pergerakan di sekitar lokasi. Pengarahan kepada pengguna jasa dilakukan agar jarak aman tetap terjaga dan tidak ada kerumunan terlalu dekat dengan area yang sedang ditangani, demi meminimalkan risiko yang mungkin timbul.

Setelah proses dinyatakan selesai, bandara melanjutkan langkah-langkah pemulihan yang terfokus pada kesiapan layanan di ruang yang terdampak. Fokusnya adalah memastikan kondisi area kembali berfungsi seperti semula dan memastikan tidak ada gangguan lanjutan bagi pengguna jasa yang akan beraktivitas di terminal.

Bandara menegaskan kembali bahwa kejadian tersebut tidak menimbulkan korban luka serta operasional penerbangan tetap berjalan normal. Untuk itu, pihak bandara juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan selama penanganan di sekitar gerai komersial lantai 2.