jurnalistik.co.id – Polisi Metropolitan (Met) London mengumumkan penangkapan terhadap seorang perempuan dan dua anak laki-laki terkait penusukan fatal terhadap seorang remaja di Battersea, London barat daya.
Keterangan resmi menyebutkan, Jamal Coombes (17) ditemukan mengalami luka tusuk di dekat Lavender Hill, wilayah Battersea, pada Sabtu pagi.
Remaja tersebut ditemukan di Glycena Road sekitar pukul 04:20 BST, setelah laporan mengenai sebuah perselisihan di area setempat.
Jamal Coombes kemudian dinyatakan meninggal di lokasi kejadian. Keluarganya telah diberi kabar dan didampingi oleh petugas spesialis.
Met menjelaskan bahwa satu orang perempuan dan satu anak laki-laki, keduanya berusia 15 tahun, ditangkap pada Sabtu dengan dugaan pembunuhan.
Selain itu, seorang anak laki-laki berusia 14 tahun juga ditahan pada Minggu. Ketiga tersangka saat ini masih berada dalam tahanan.
Dalam perkembangan penyelidikan, polisi menyatakan bahwa tim yang menangani kasus terus melakukan upaya untuk menghimpun informasi, sekaligus meminta dukungan dari masyarakat.
Menurut Met, petugas kepolisian, paramedis, serta London Air Ambulance dikerahkan setelah menerima laporan adanya insiden penusukan di Glycena Road.
Jamal Coombes sempat mendapatkan perawatan medis. Namun, ia tetap dinyatakan meninggal di tempat kejadian.
Det Ch Insp Brian Howie dari Metropolitan Police menyampaikan bahwa pihaknya berduka atas kematian Jamal dan tetap fokus pada proses pemeriksaan.
“Our thoughts remain firmly with Jamal’s loved ones following his tragic death. “I understand the impact this incident has had on the local community. If you have any questions or concerns, do not hesitate to speak with one of our officers on patrol in the area this week.”
Howie juga menyatakan bahwa penyelidikannya meyakini penusukan itu didahului oleh perselisihan. Ia kemudian meminta agar siapa pun yang memiliki informasi segera menyampaikan kepada pihak kepolisian.
Polisi menargetkan kesaksian dari orang-orang yang melihat adanya kelompok laki-laki yang berlari di sekitar area kejadian pada rentang waktu pukul 03:30 hingga 05:00.
Met menyebut beberapa lokasi yang menjadi perhatian khusus, yakni Glycena Road, Acanthus Road, dan Pountney Road, yang berada di sekitar Lavender Hill.
Menurut Howie, setiap informasi—meski terlihat kecil—dapat menjadi bagian penting dalam proses penyelidikan.
Pihak kepolisian juga menekankan kemungkinan adanya bukti rekaman dari CCTV, perangkat bel pintu (doorbell), atau rekaman dari ponsel yang mungkin merekam momen di sekitar waktu kejadian.
Detektif berharap materi visual tersebut dapat membantu mengidentifikasi situasi sebelum, selama, atau setelah insiden penusukan berlangsung.
Di tengah upaya pengumpulan bukti, Met menegaskan bahwa perkara ini masih dalam tahap penyelidikan menyeluruh dan permintaan keterangan dari publik tetap dibuka.
Dengan seluruh tersangka masih dalam tahanan, penyidik berfokus pada penelusuran kronologi perselisihan yang diduga mendahului penusukan tersebut, termasuk pergerakan orang-orang di sekitar lokasi.
Polisi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak ragu berbicara dengan petugas di patroli bila memiliki pertanyaan atau informasi relevan terkait kejadian di Battersea.
Sejauh ini, Met belum merinci detail tambahan terkait motif maupun hubungan antar pihak yang terlibat, namun menyatakan bahwa pengumpulan kesaksian dan bukti rekaman menjadi prioritas agar kasus dapat berjalan sesuai proses hukum.
Metropolitan Police selanjutnya akan terus memperbarui perkembangan pemeriksaan seiring bertambahnya informasi dari warga di sekitar Glycena Road, Lavender Hill, Acanthus Road, dan Pountney Road.
Hingga saat ini, Met menegaskan bahwa proses pemeriksaan masih berjalan menyeluruh. Petugas juga terus mengupayakan pemetaan peristiwa, termasuk menelusuri rangkaian kejadian di sekitar Lavender Hill setelah kabar insiden diterima.
Dalam keterangannya, polisi mengajak warga di sekitar Battersea untuk aktif membantu bila memiliki petunjuk yang berkaitan dengan kasus. Met menyatakan bahwa informasi dari masyarakat dapat menjadi pertimbangan penting, termasuk yang disampaikan langsung kepada petugas yang berpatroli di area tersebut.
Polisi juga memusatkan perhatian pada bukti visual yang mungkin terekam pada rentang waktu dini hari. Met menyebut rekaman CCTV, perangkat doorbell, maupun video dari ponsel yang menangkap momen sebelum maupun sesudah penusukan, dapat membantu penyelidik dalam menyusun kronologi dan mengidentifikasi situasi yang terjadi.












