Hukum & Kriminal

Perempuan ditangkap setelah empat pria ditikam di London pusat, menurut Metropolitan Police

×

Perempuan ditangkap setelah empat pria ditikam di London pusat, menurut Metropolitan Police

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Woman arrested after four stabbed in central London

jurnalistik.co.id – Seorang perempuan berusia 47 tahun ditangkap setelah empat pria dilaporkan mengalami penusukan di Covent Garden, London pusat, kata Metropolitan Police.

Keempat korban berusia 34, 39, 42, dan 52 tahun. Petugas menerima laporan penusukan di Endell Street sekitar pukul 12:30 BST, dan layanan darurat kemudian membawa para korban ke rumah sakit.

Met menyebut dua pria masih menjalani perawatan dengan luka yang tidak diduga mengancam jiwa atau menyebabkan kondisi yang mengubah hidup secara permanen. Sementara itu, dua korban lainnya telah dipulangkan setelah penanganan awal.

Perempuan tersebut ditangkap dengan dugaan kepemilikan senjata ofensif dan penyerangan. Polisi mengatakan insiden ini diduga terkait masalah kesehatan mental.

Respons cepat polisi dan penyelidikan awal

Ch Supt Jason Stewart mengatakan polisi merespons dalam hitungan menit setelah menerima sejumlah laporan. Ia menambahkan bahwa, pada tahap awal penyelidikan, pihaknya ingin menenangkan masyarakat dengan keyakinan bahwa kejadian tersebut bersifat terisolasi dan terkait kesehatan mental.

“Officers responded within minutes of this incident after receiving a number of reports. “While still at an early stage of the investigation, we would like to reassure the community that we currently believe this to be an isolated, mental-health related incident.”

Stewart juga menuturkan bahwa polisi akan tetap hadir secara terlihat di lokasi sambil bukti-bukti dikumpulkan. Pernyataan itu disampaikan untuk merespons situasi yang membuat warga berkumpul menyaksikan proses penanganan.

Kedatangan tim medis menjadi perhatian di sekitar area kejadian. London Air Ambulance terlihat mendarat di Trafalgar Square yang berdekatan, meski para korban pada akhirnya dibawa ke rumah sakit melalui jalur darat.

Sebelumnya, sebuah garis pembatas (cordon) terbentang dari High Holborn dan mencakup St Mungo’s homeless centre di area yang sama. Polisi kemudian menghapus pengamanan tersebut setelah pukul 15:00.

St Mungo’s: belum bisa memastikan keterlibatan pihaknya

Seorang juru bicara St Mungo’s menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memastikan apakah ada orang dari St Mungo’s yang terlibat pada tahap ini. “Our thoughts are with everyone who has been affected by this distressing incident,” ujar perwakilan tersebut.

Juru bicara itu juga menyatakan mereka bekerja sama dengan layanan darurat di lokasi. “We are working closely with emergency services on site,” tambahnya.

Di lapangan, petugas terlihat berbicara dengan orang-orang sebelum memasuki pusat tersebut. Setelah itu, proses penanganan berjalan di bawah pengawasan aparat.

Keterangan warga sekitar

Seorang saksi, Arjan Gjorga, pengelola toko ikan dan keripik di sekitar Endell Street, mengatakan ia melihat perempuan yang kemudian ditangkap. Gjorga menyebut insiden bermula saat perempuan tersebut menyerang orang-orang secara acak.

“We saw this lady after a few minutes being arrested – the police responded immediately,” katanya, seraya menambahkan bahwa “started stabbing random people”. Gjorga menyebut usianya 48 tahun dan mengaku menyaksikan situasi di dekat lokasi penusukan.

Saksi lain yang memilih tidak disebutkan namanya mengatakan penusukan terjadi di luar Shaftesbury Theatre sebelum perempuan bergerak ke bawah menyusuri Endell Street. Ia juga menyatakan bahwa perempuan tersebut terlihat menacab tiga orang dengan gunting di area dekat teater.

Menurut kesaksiannya, “We noticed she stabbed three people with scissors by the theatre then she came down here and the police were here.” Saksi tersebut menggambarkan bahwa setelah penyerangan, kehadiran polisi segera terlihat di area tersebut.

Selain itu, seorang karyawan dari barbershop terdekat mengatakan pihaknya membantu salah satu korban menghubungi polisi setelah penusukan. Karyawan itu juga memilih untuk tidak disebutkan namanya.

“One of the victims ran into the shop to call the police.” Ia menambahkan bahwa korban tampak sangat terguncang dan panik, namun polisi datang dengan cepat.

“He was traumatised, he was panicked but the police turned up very quickly.”

Hingga kini, Metropolitan Police masih melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut, termasuk menelusuri rangkaian kejadian mulai dari laporan di Endell Street hingga penanganan di area Covent Garden. Dengan dugaan keterkaitan kesehatan mental, polisi menegaskan fokus pengumpulan bukti dan penilaian menyeluruh terhadap insiden yang terjadi di ruang publik tersebut.