jurnalistik.co.id – Mobil bekas segmen Low Sport Utility Vehicle (LSUV) masih jadi buruan di pasar otomotif, terutama bagi keluarga yang membutuhkan kendaraan lapang dengan posisi duduk lebih tinggi. Karakter SUV ber-ground clearance tinggi dan tampilan yang lebih gagah membuatnya terasa relevan untuk penggunaan harian.
Di pasar mobil bekas, pilihan LSUV dengan format tujuh penumpang juga tidak sempit. Konsumen bisa mempertimbangkan beberapa model seperti Toyota Rush, Daihatsu Terios, Suzuki XL7, hingga Mitsubishi Xpander Cross.
Menurut penelusuran di berbagai platform jual beli kendaraan daring, kisaran harga LSUV bekas pada Juli 2026 bervariasi mengikuti tahun produksi dan varian. Untuk pembeli, perbedaan harga antartahun umumnya cukup terasa karena kondisi unit dan sisi kelengkapan ikut memengaruhi nilai jual.
Alasan pelanggan memilih LSUV tujuh penumpang
Thung Andi Supriadi, pemilik Rendani Mobil di MGK Kemayoran, mengatakan konsumen yang mencari LSUV bekas umumnya bukan pembeli pertama mobil. Ia menjelaskan, banyak calon pembeli sebelumnya menggunakan kendaraan jenis LMPV sebelum akhirnya beralih karena ingin mendapatkan posisi berkendara yang lebih tinggi.
Andi menuturkan, “Biasanya yang cari LSUV itu ingin mobil yang lebih tinggi dan terlihat lebih gagah. Buat dipakai harian masih nyaman, tapi ada rasa lebih percaya diri juga saat dibawa ke berbagai kondisi jalan,” kata Andi kepada Kompas.com, belum lama ini. Pernyataan itu menggambarkan bahwa kebutuhan tidak berhenti pada tampilan, melainkan juga rasa nyaman saat mobil dipakai setiap hari.
Rama, dari Rama Dagang, menambahkan bahwa minat terhadap mobil tujuh penumpang tetap kuat. “Mobil tujuh penumpang memang memang laris. Untuk keluarga,” kata Rama belum lama ini.
Dengan latar itu, LSUV kerap dipandang sebagai jalan tengah: tetap praktis untuk aktivitas rutin, namun memberikan kesan gagah dan rasa percaya diri yang berbeda dibanding segmen yang lebih “rendah”. Dalam konteks mobil keluarga, faktor kenyamanan harian dan posisi duduk menjadi pertimbangan yang berulang pada banyak pembeli.
Kisaran harga LSUV bekas Juli 2026
Untuk Toyota Rush, kisaran harga pada rentang tahun 2015 sampai 2018 tercatat mulai dari Rp 143 juta untuk Rush 2015. Angkanya meningkat menjadi Rp 154 juta untuk Rush 2016, Rp 167 juta untuk Rush 2017, dan mencapai Rp 182 juta untuk Rush 2018.
Pada Daihatsu Terios, harga yang teramati di rentang 2015 hingga 2018 berada di kisaran Rp 135 juta untuk Terios 2015. Berikutnya, Terios 2016 dihargai sekitar Rp 143 juta, Terios 2017 sekitar Rp 150 juta, dan Terios 2018 sekitar Rp 160 juta.
Jika menilik Honda BR-V, daftar harga mencakup BR-V tahun 2016 hingga 2019. BR-V 2016 tercatat Rp 145 juta, BR-V 2017 Rp 152 juta, BR-V 2018 Rp 180 juta, sedangkan BR-V 2019 berada di kisaran Rp 200 juta.
Sementara itu, Suzuki XL7 yang tersedia pada periode 2020 sampai 2022 menunjukkan kenaikan harga seiring tahun produksi. XL7 2020 dihargai sekitar Rp 198 juta, XL7 2021 sekitar Rp 213 juta, dan XL7 2022 sekitar Rp 232 juta.
Untuk Mitsubishi Xpander Cross, daftar harga yang terpantau mencakup tahun 2019 sampai 2022. Xpander Cross 2019 tercatat Rp 214 juta, Xpander Cross 2020 Rp 226 juta, Xpander Cross 2021 Rp 241 juta, dan Xpander Cross 2022 Rp 253 juta.
Secara keseluruhan, variasi harga LSUV bekas pada Juli 2026 memperlihatkan bahwa pembeli memiliki banyak opsi sesuai anggaran dan preferensi terhadap tahun produksi. Dengan kebutuhan keluarga dan keinginan akan posisi berkendara yang lebih tinggi, segmen LSUV tetap menawarkan alternatif yang seimbang antara kenyamanan harian dan tampilan SUV.











