Daerah

Hari Kedua Pencarian Korban Hanyut, Polres Boalemo, Polairud Polda Gorontalo, dan Tim SAR Kerahkan Kekuatan Penuh

2
×

Hari Kedua Pencarian Korban Hanyut, Polres Boalemo, Polairud Polda Gorontalo, dan Tim SAR Kerahkan Kekuatan Penuh

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Hari Kedua Pencarian Korban Hanyut, Polres Boalemo Bersama Polairud Polda Gorontalo dan Tim SAR Gabungan Kerahkan Kekuatan Penuh

jurnalistik.co.id – TILAMUTA — Memasuki hari kedua pencarian warga yang dilaporkan hanyut terseret arus sungai atas nama Hamid Lahabi, Polres Boalemo kembali mengonsolidasikan kekuatan penuh bersama tim gabungan lintas instansi. Apel pengecekan pasukan digelar di Jembatan HM Soeharto, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Selasa (26/5/2026) siang, sebagai bagian dari upaya mempercepat proses pencarian korban.

Langkah itu menunjukkan bahwa pencarian tidak dilakukan secara parsial, melainkan dengan pola kerja bersama yang melibatkan unsur kepolisian, tim penyelamat, serta instansi pendukung lainnya. Dalam situasi darurat seperti ini, Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk dalam penanggulangan bencana dan peristiwa yang membutuhkan respons cepat.

Melalui semangat Presisi, jajaran Polri bersama unsur terkait bergerak dengan fokus yang sama, yakni menemukan korban secepat mungkin dengan tetap menjaga keselamatan seluruh personel di lapangan. Upaya tersebut juga menjadi bentuk sinergi antarinstansi yang selama ini menjadi kekuatan utama dalam operasi kemanusiaan.

Operasi pencarian hari kedua ini melibatkan sinergi yang kuat antara Polres Boalemo, Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Gorontalo, personel Satuan Polair Polres Boalemo, Basarnas Provinsi Gorontalo, BPBD Kabupaten Boalemo, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Boalemo, serta unsur terkait lainnya yang tergabung dalam Tim SAR Gabungan. Kehadiran seluruh unsur itu memperlihatkan bahwa pencarian Hamid Lahabi menjadi perhatian serius dan dikerjakan secara terpadu.

Peran Ditpolairud Polda Gorontalo menjadi bagian penting dalam operasi ini, terutama karena medan yang dihadapi berkaitan langsung dengan jalur perairan. Kondisi tersebut menuntut kemampuan, perlengkapan, dan pengalaman khusus agar penyisiran bisa dilakukan secara lebih efektif, termasuk di titik-titik yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

Mewakili Kapolres Boalemo, Kasat Samapta Polres Boalemo Iptu Ariyanto Mahmud menegaskan bahwa fokus utama dalam operasi pencarian adalah memaksimalkan waktu yang tersedia tanpa mengabaikan keselamatan personel. Menurut dia, semua unsur yang terlibat harus saling menjaga komunikasi agar proses pencarian berjalan efektif dan tetap terkendali di lapangan.

“Memasuki hari kedua ini, kami memperluas area penyisiran dari titik awal hingga ke area muara. Personel sengaja kami sebar di beberapa titik strategis agar proses pencarian berjalan maksimal. Kuncinya adalah komunikasi yang intensif serta menjaga keselamatan satu sama lain selama pelaksanaan tugas,” ujar Iptu Ariyanto Mahmud saat memimpin apel.

Untuk mengoptimalkan pencarian, Tim SAR Gabungan menerapkan strategi penyisiran dua arah atau jepit dengan membagi personel ke dalam dua tim utama. Pola ini dipilih agar area yang diduga menjadi lintasan korban dapat dipantau dari dua sisi sekaligus, sehingga peluang menemukan jejak keberadaan Hamid Lahabi bisa lebih besar.

Tim 1 menjalankan penyisiran darat dengan berjalan kaki di sepanjang pinggiran alur sungai dari Jembatan HM Soeharto menuju muara Desa Modelomo. Sementara itu, Tim 2 melakukan penyisiran air dengan dukungan personel Ditpolairud Polda Gorontalo, Satpolair Polres Boalemo, dan Basarnas menggunakan perahu karet dari muara Desa Modelomo menuju arah hulu hingga Jembatan HM Soeharto.

Strategi tersebut diterapkan agar seluruh area yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban dapat terpantau secara menyeluruh dan detail, mulai dari sekitar Jembatan HM Soeharto hingga Jembatan Sentral. Dengan pembagian tugas seperti itu, tim diharapkan dapat saling melengkapi antara pengamatan di permukaan air dan pemeriksaan pada sisi daratan yang bersebelahan dengan alur sungai.

Polres Boalemo bersama Ditpolairud Polda Gorontalo dan seluruh unsur Tim SAR Gabungan menegaskan komitmen untuk terus melakukan upaya maksimal sampai korban ditemukan. Dalam kondisi seperti ini, informasi dari masyarakat juga dinilai penting untuk membantu memperluas jangkauan pencarian dan mempercepat penelusuran di lapangan.

Di tengah kerja keras yang dilakukan di lapangan, seluruh personel tetap diingatkan untuk menjaga fokus, kekompakan, dan keselamatan. Dengan semangat kebersamaan, profesionalisme, dan sinergitas antarinstansi, operasi kemanusiaan ini diharapkan dapat berjalan lancar serta memberi kepastian bagi keluarga korban yang masih menanti kabar Hamid Lahabi.