Daerah

Polda Gorontalo Gelar Penyembelihan Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H/2026 M

1
×

Polda Gorontalo Gelar Penyembelihan Hewan Kurban pada Idul Adha 1447 H/2026 M

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polda Gorontalo Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban di Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M

jurnalistik.co.id – GORONTALO — Polda Gorontalo melaksanakan penyembelihan hewan kurban dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Az-Zikra Polda Gorontalo. Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat berbagi jajaran kepolisian kepada masyarakat pada momentum hari besar keagamaan tersebut.

Penyembelihan hewan kurban itu dipimpin Kapolda Gorontalo dan berlangsung di lingkungan Masjid Az-Zikra Polda Gorontalo, pada Jumat (Rabu 27/5/2026). Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut juga menunjukkan keterlibatan personel dan keluarga besar Polda Gorontalo yang ikut menyumbangkan hewan kurban untuk kemudian disembelih dan dibagikan kepada masyarakat.

Pada tahun ini, Polda Gorontalo menyembelih sebanyak 19 ekor sapi dan 7 ekor kambing. Seluruh hewan kurban itu merupakan sumbangan dari personel serta keluarga besar Polda Gorontalo, yang kemudian diolah melalui proses penyembelihan secara gotong royong oleh panitia bersama personel Polda Gorontalo.

Pelaksanaan kurban dilakukan dengan tetap memperhatikan syariat Islam dan kebersihan lingkungan. Langkah ini menjadi perhatian penting agar seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, sesuai ketentuan, dan tetap menjaga lingkungan sekitar masjid serta area pelaksanaan penyembelihan.

Setelah proses penyembelihan selesai, daging kurban dikemas untuk selanjutnya dibagikan kepada masyarakat sekitar, kaum dhuafa, panti asuhan, serta warga yang membutuhkan. Pembagian ini menjadi bagian utama dari kegiatan kurban, karena manfaatnya diarahkan kepada kelompok masyarakat yang memang menjadi sasaran penerima bantuan.

Kapolda Gorontalo melalui panitia Dir Lantas Polda Gorontalo menyampaikan bahwa momentum Idul Adha menjadi sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Selain itu, kegiatan kurban juga diharapkan mampu menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.

“Kegiatan kurban ini bukan hanya bentuk ibadah, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial Polda Gorontalo kepada masyarakat. Semoga apa yang diberikan dapat membawa manfaat dan keberkahan bagi semua,” ujarnya. Pernyataan itu menegaskan bahwa kurban tidak hanya dipandang sebagai pelaksanaan ritual keagamaan, tetapi juga sebagai ruang untuk menghadirkan manfaat sosial secara langsung.

Respons masyarakat penerima daging kurban pun disampaikan dengan rasa syukur. Mereka mengaku terbantu dan menyampaikan apresiasi kepada Polda Gorontalo atas perhatian serta kepedulian yang diberikan pada momen Hari Raya Iduladha tahun ini.

Di tengah suasana Idul Adha, kegiatan seperti ini juga memperlihatkan bagaimana hubungan antara institusi kepolisian dan masyarakat terus dibangun melalui pendekatan yang lebih dekat dan humanis. Melalui kurban, semangat berbagi menjadi bagian dari upaya menjaga kedekatan sekaligus memperkuat rasa saling peduli.

Polda Gorontalo berharap semangat Iduladha dapat terus menjadi penguat hubungan harmonis dengan masyarakat. Nilai kebersamaan, solidaritas, dan kemanusiaan yang tercermin dalam kegiatan kurban di Masjid Az-Zikra diharapkan tidak berhenti pada momentum hari raya semata, tetapi terus hadir dalam kehidupan bermasyarakat sehari-hari.

Pelaksanaan kurban di lingkungan Polda Gorontalo juga menjadi gambaran bahwa nilai pengorbanan dan kepedulian sosial dapat dijalankan secara bersamaan. Di satu sisi, ibadah tetap dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, sementara di sisi lain hasil kurban diarahkan agar bisa memberi dampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dengan adanya keterlibatan personel, keluarga besar Polda Gorontalo, serta panitia yang bekerja bersama, kegiatan ini memperlihatkan soliditas internal yang kemudian diterjemahkan menjadi manfaat sosial. Semangat seperti ini diharapkan dapat terus terjaga, sehingga kehadiran Polda Gorontalo tidak hanya dirasakan melalui tugas kepolisian, tetapi juga melalui aksi berbagi yang membawa nilai kebersamaan di tengah masyarakat.