Olahraga

Hasil Portugal Vs RD Kongo 1-1: Cristiano Ronaldo dkk Dibuat Frustrasi Selama 90 Menit

×

Hasil Portugal Vs RD Kongo 1-1: Cristiano Ronaldo dkk Dibuat Frustrasi Selama 90 Menit

Sebarkan artikel ini
Hasil Portugal Vs RD Kongo 1-1: Cristiano Ronaldo dkk Dibuat Frustrasi Selama 90 Menit Bola 18 Juni 2026
Ilustrasi: Hasil Portugal Vs RD Kongo 1-1: Cristiano Ronaldo dkk Dibuat Frustrasi Selama 90 Menit

jurnalistik.co.id – Timnas Portugal harus puas dengan hasil imbang 1-1 pada laga perdana mereka di Grup K Piala Dunia 2026 setelah Republik Demokratik (RD) Kongo memaksa pertandingan berakhir dengan berbagi poin.

Duel Portugal vs RD Kongo berlangsung di Houston Stadium, Houston, Amerika Serikat, pada Rabu (18/6/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini berakhir dengan skor 1-1.

Joao Neves menjadi pembuka keunggulan Portugal pada menit keenam. Ia memanfaatkan umpan matang dari Pedro Neto untuk mencetak gol dengan tandukan yang mengarah ke pojok kiri gawang yang dijaga Lionel Mpasi.

Keunggulan 1-0 itu tidak bertahan lama. RD Kongo berhasil menyamakan skor tepat sebelum wasit meniup peluit turun minum lewat tandukan Yoane Wissa.

Secara keseluruhan, RD Kongo tampil dengan pertahanan yang rapat sehingga Portugal kerap frustrasi saat berupaya menembus ruang-ruang di sekitar kotak penalti. Hasil akhirnya menunjukkan Portugal hanya mampu mencetak satu gol sepanjang 90 menit.

Pada babak kedua, ketika kedudukan masih tertinggal, Portugal mencoba meningkatkan intensitas serangan. Namun usaha mereka menghadapi blok pertahanan yang terus rapat, sementara RD Kongo menjaga keseimbangan tim saat pertandingan berjalan semakin terbuka.

Setelah kebobolan satu gol, Chancel Mbemba dkk berusaha menaikkan tekanan dengan bermain lebih lepas. Portugal yang sempat menguasai inisiatif di awal pertandingan pun kembali dipaksa menyesuaikan tempo ketika RD Kongo mulai berani keluar menyerang.

Di sisi kapten, Cristiano Ronaldo kembali memimpin Portugal sebagai pemain yang ditunjuk merumput sejak awal. Keikutsertaannya pada Piala Dunia 2026 sekaligus menjadi partisipasi keenamnya sebagai pemain di turnamen antarnegara paling bergengsi.

Penampilannya juga membuat Ronaldo mencatat rekor sebagai pemain outfield tertua kedua yang tampil di putaran final Piala Dunia. Usianya tercatat 41 tahun 132 hari, berada di belakang Roger Milla yang berusia 42 tahun 39 hari saat tampil bersama Timnas Kamerun di Piala Dunia 1994.

Pelatih Roberto Martinez membuat Portugal memulai laga dengan percaya diri dan langsung mengambil inisiatif. Dengan cepat, mereka mengurung pertahanan RD Kongo, dan upaya tersebut berbuah pada gol menit keenam melalui skema yang berawal dari kerja Pedro Neto sebelum diselesaikan Neves.

Meski tertinggal satu gol, RD Kongo tidak kehilangan fokus. Momentum jelang turun minum akhirnya dimanfaatkan Yoane Wissa untuk menyamakan kedudukan, sehingga kedua tim masuk ruang ganti dengan skor imbang 1-1.

Dengan hasil tersebut, Portugal mencatatkan hasil di pertandingan pembuka mereka, sementara RD Kongo memperoleh poin perdana di fase grup. Selanjutnya, Portugal akan menghadapi Uzbekistan pada Rabu (24/6/2026).

Di pertandingan perdana Grup K ini, Portugal terlihat ingin cepat menentukan arah laga sejak menit-menit awal. Inisiatif yang mereka bangun membuat laga sempat didominasi penguasaan bola, namun ruang di antara lini RD Kongo tidak mudah terbuka karena pola bertahan yang rapat. Akibatnya, upaya penyusupan di sekitar kotak penalti sering berujung pada tembakan yang tidak benar-benar mengubah keadaan.

RD Kongo, meski sempat tertinggal, menunjukkan respons yang terukur ketika pertandingan memasuki fase mendekati turun minum. Serangan mereka tidak hanya mengejar angka, tetapi juga menjaga ritme agar tidak kehilangan organisasi tim. Gol penyeimbang lewat tandukan Yoane Wissa pun mengubah psikologi pertandingan, sehingga kedua kubu masuk jeda dengan posisi yang sama-sama masih punya kesempatan untuk mengendalikan jalannya babak kedua.

Bagi Portugal, hasil imbang 1-1 menjadi catatan penting setelah mereka menjalani berbagai penyesuaian tempo usai kebobolan. Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat komando di lapangan, dan catatan usianya pada putaran final Piala Dunia menegaskan peran besar pemain berpengalaman dalam menjaga ketenangan tim. Dengan poin perdana yang diraih, langkah berikutnya bagi Portugal adalah menghadapi Uzbekistan pada 24/6/2026, dengan evaluasi menyangkut efisiensi peluang dan cara menembus pertahanan rapat RD Kongo.