jurnalistik.co.id – Swiss menang 4-1 atas Bosnia-Herzegovina pada lanjutan Grup B Piala Dunia 2026. Pertandingan matchday kedua ini digelar di Stadion Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada Kamis (18/6/2026) waktu setempat atau Jumat dini hari WIB.
Duel Swiss vs Bosnia-Herzegovina menjadi pertemuan perdana keduanya di ajang Piala Dunia 2026. Bagi keduanya, ini sekaligus melahirkan bentrokan pertama di panggung turnamen empat tahunan tersebut setelah pertemuan sebelumnya hanya terjadi dalam laga persahabatan di Zurich 10 tahun lalu.
Dalam pertemuan persahabatan di Zurich tersebut, Bosnia-Herzegovina menang 2-0. Saat itu, Dzeko dan Miralem Pjanic menjadi pencetak gol bagi Bosnia-Herzegovina.
Jalannya pertandingan
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung tersaji di atas lapangan. Swiss kemudian membuka jalan untuk kemenangan melalui performa Johan Manzambi yang tampil menonjol sepanjang laga.
Manzambi memborong dua gol bagi Swiss pada menit ke-74 dan menit ke-90. Dua torehan tersebut membuat Manzambi mencetak rekor sebagai pencetak gol termuda untuk Swiss setelah Alfred Bickel (20 tahun 28 hari pada 1938) dan Charles Antenen (20 tahun 241 hari pada 1950).
Setelah gol pertama Manzambi, Swiss menambah keunggulan lewat Ruben Vargas pada menit ke-84. Keunggulan Swiss makin melebar ketika Granit Xhaka melanjutkan laga dengan eksekusi penalti pada menit ke-90+8.
Di kubu lawan, Bosnia-Herzegovina hanya mampu memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4 lewat gol pada masa injury time, tepatnya pada menit ke-90+3, melalui sontekan Ermin Mahmic.
Di tengah jalannya pertandingan, laga turut diwarnai insiden pengusiran pemain. Rekan setim bek Timnas Indonesia Jay Idzes di klub Sassuolo, Tarik Muharemovic, harus meninggalkan lapangan lebih cepat setelah diganjar kartu merah langsung pada menit ke-80.
Klasemen dan laga berikutnya
Dengan kemenangan ini, Swiss bertengger di puncak klasemen sementara Grup B Piala Dunia 2026 dengan empat poin. Sementara itu, Bosnia-Herzegovina harus puas menempati peringkat tiga dengan mengoleksi satu poin.
Pekan selanjutnya, Swiss akan menghadapi Kanada, sedangkan Bosnia-Herzegovina akan melawan Qatar.
Kemenangan Swiss atas Bosnia-Herzegovina juga memperlihatkan bahwa duel di Grup B langsung berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit-menit awal. Tim asuhan Swiss mampu menguasai momentum hingga akhirnya produktif di momen-momen krusial, terutama ketika pertandingan memasuki fase akhir babak kedua.
Dari sisi pencetak gol, Manzambi menjadi titik pembeda yang membuat rencana Swiss cepat berubah menjadi gol. Setelah mencetak gol pada menit ke-74, ia kembali memperbesar jarak pada menit ke-90. Rangkaian tersebut membuat capaian Manzambi tercatat sebagai rekor pencetak gol termuda Swiss, dengan pembanding Alfred Bickel dan Charles Antenen yang disebutkan dalam rekap rekor tim.
Setelah keunggulan Swiss bertambah, Bosnia-Herzegovina mencoba menjaga peluang dengan tetap memberi tekanan di sisa waktu. Namun, jeda antara gol-gol Swiss membuat upaya mengejar semakin sulit. Pada menit ke-84, Ruben Vargas menambah keunggulan, sementara eksekusi penalti Granit Xhaka pada menit ke-90+8 memastikan keunggulan Swiss melebar.
Meski demikian, Bosnia-Herzegovina tidak sepenuhnya padam di akhir laga. Pada masa injury time, tepatnya menit ke-90+3, Ermin Mahmic mencetak gol untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-4. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang mengubah angka di bagian akhir, sekaligus menegaskan bahwa Swiss tetap harus menyelesaikan pertandingan sampai peluit panjang berbunyi.
Di tengah dinamika jalannya pertandingan, insiden kartu merah ikut memberi pengaruh pada ritme laga. Tarik Muharemovic harus meninggalkan lapangan lebih cepat pada menit ke-80 setelah menerima kartu merah langsung. Peristiwa tersebut membuat sisa pertandingan berjalan dengan kondisi yang tidak sama bagi kedua tim, meski Swiss tetap melanjutkan serangan hingga menambah gol berikutnya.
Dengan hasil ini, Swiss mengantongi empat poin dan menempati posisi teratas klasemen sementara Grup B. Sementara itu, Bosnia-Herzegovina berada di peringkat tiga dengan koleksi satu poin. Pekan berikutnya, Swiss dijadwalkan menghadapi Kanada, sedangkan Bosnia-Herzegovina melawan Qatar, sehingga pertemuan di jadwal selanjutnya akan menentukan siapa yang mampu menjaga jarak dan memaksimalkan peluang di grup.












