Hukum & Kriminal

£110 juta dipercepat untuk menambah ratusan sel di penjara Inggris dan Wales guna kurangi overkapasitas

×

£110 juta dipercepat untuk menambah ratusan sel di penjara Inggris dan Wales guna kurangi overkapasitas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: More cells being built within prisons to help tackle overcrowding

jurnalistik.co.id – Pemerintah Inggris memaparkan percepatan belanja sebesar £110 juta untuk menambah kapasitas hunian di penjara yang sudah ada di Inggris dan Wales. Dana tersebut diarahkan untuk menciptakan ratusan sel baru guna membantu mengatasi masalah overkapasitas.

Menurut Kementerian Kehakiman, anggaran itu “fast-tracked from existing budgets”, sehingga proses pembangunan dapat dipercepat. Pembangunan akan menghasilkan tempat tahanan tambahan dalam jumlah besar, dengan memanfaatkan ruang yang masih tersedia di dalam kompleks penjara.

Ruang yang akan dialihfungsikan meliputi area yang tidak terpakai, seperti kantor yang sudah tidak digunakan, ruang laundry, serta fasilitas penyimpanan. Dengan perubahan fungsi tersebut, sel-sel baru diharapkan dapat segera tersedia tanpa menunggu pembangunan fasilitas dari nol.

Pengumuman ini muncul di tengah situasi yang dinilai genting bagi sistem pemasyarakatan. Layanan penjara disebut berada dalam kondisi mendekati kapasitas maksimum, sementara pemerintah mendapat kritik terkait penanganan skema pelepasan lebih awal.

Lord Chancellor sekaligus Menteri Kehakiman Alex Norris menyatakan pemerintah ingin mempercepat langkah fisik dan kebijakan. Ia mengatakan: “We would be ‘getting spades in the ground quicker to deliver thousands more places to lock up dangerous criminals and keep the public safe’.” Norris juga menegaskan: “This government is serious about fixing the broken prison system we inherited, which is why we’ve already delivered more than 3,200 prison places in just two years. “We’re now investing to boost these efforts further.””

Investasi untuk menambah ruang hunian diumumkan dalam peninjauan belanja 2025. Paket tersebut mencakup rencana untuk periode 2024-25 hingga 2029-30, termasuk alokasi £7bn modal untuk menciptakan 14.000 tempat penahanan pada tahun 2031.

Meski demikian, pemerintah menegaskan £110 juta yang diumumkan Senin bukan tambahan investasi baru. Dana itu bersumber dari anggaran yang sebelumnya sudah dinyatakan, dan akan digunakan untuk mempercepat proses penciptaan tempat tahanan.

Selain proyek penambahan sel di penjara yang sudah ada, Lord Chancellor dijadwalkan memperbarui Parlemen pada Selasa. Ia akan memaparkan perubahan pada reformasi putusan yang akan mencegah ratusan pelaku berbahaya mendapatkan akses pelepasan lebih awal, sejalan dengan langkah lain yang disebut pemerintah.

Rangkaian langkah tersebut juga mencakup rencana pemindahan atau pengeluaran narapidana warga negara asing lebih cepat. Pemerintah juga menyebut tujuan untuk mengakhiri ketidakadilan historis dari hukuman Imprisonment for Public Protection (IPP) dengan pendekatan yang menyeimbangkan keadilan dan keselamatan publik.

Dari kubu oposisi, Shadow justice secretary Nick Timothy menilai narasi pembangunan penjara tidak sejalan dengan data kapasitas. Ia mengkritik: “It is absurd for Labour to talk about a ‘prison building boom’ when there are 700 fewer prison places than a year ago.” Timothy juga menyebut akan ada ribuan pelaku berbahaya yang dilepas ke jalan dalam hitungan minggu, dengan mengatakan: “In a matter of weeks thousands of dangerous criminals will be released onto our streets thanks to Andy Burnham, including perpetrators of some of the most vile crimes.”

Timothy juga menyinggung rencana pendanaan layanan bagi korban. Selain investasi yang diumumkan terkait penambahan kapasitas, pemerintah akan mengumumkan tambahan £18.9m untuk layanan penting bagi korban di Parlemen. Kementerian Kehakiman menyatakan layanan tersebut akan menyediakan dukungan emosional dan praktis yang bersifat spesialis agar korban dapat melanjutkan hidup.

Menurut pemerintah, dana tersebut akan diprioritaskan ulang dari anggaran yang sudah ada dan menjadi tambahan terhadap £550m yang sebelumnya telah diumumkan. Pada saat yang sama, Kementerian Kehakiman menyebut telah menandatangani kontrak untuk memulai pembangunan penjara baru bagi 1.700 narapidana di Lancashire.

Di sisi lain, Partai Konservatif memperingatkan bahwa skema pelepasan lebih awal bisa berujung pada keluarnya pelaku berbahaya. Skema tersebut dimaksudkan untuk mengurangi overkapasitas di penjara Inggris dan Wales.

Perdana Menteri Andy Burnham mengatakan pada akhir pekan bahwa siapa pun yang dihukum karena pembunuhan tanpa sengaja (manslaughter) akan dikecualikan dari skema pelepasan narapidana lebih awal. Pernyataan itu muncul setelah kampanye keluarga PC Andrew Harper untuk menahan pelepasan dua pria yang dihukum atas pembunuhan pada 2019.

Burnham menyebut ruang penjara akan dicari melalui dua jalur: melepaskan sebagian narapidana yang menjalani hukuman IPP serta mendeportasi narapidana asing. Pemerintah memperkirakan sekitar 4.500 narapidana akan mulai dilepaskan dalam beberapa tahap mulai Oktober.

Namun, jumlah yang dijadwalkan dilepaskan dikurangi setelah pemerintah menyatakan kelompok tertentu tidak termasuk. Yang dikecualikan disebut meliputi pemerkosa, mereka yang dinyatakan bersalah atas kejahatan seksual anak yang serius, serta pelanggaran grooming; kemudian daftar pengecualian diperluas mencakup mereka yang dihukum manslaughter.

Timothy menyampaikan kepada BBC bahwa Burnham “looking at releasing a different group of dangerous prisoners” agar pencegahan pelepasan dini menyasar kelompok lain yang berbeda. Menteri urusan korban, Alex Davies-Jones, menegaskan: “We will do nothing that would risk the public or put the public at danger.”