jurnalistik.co.id – Penumpang di penerbangan Flydubai menuju Israel merekam momen ketika penusukan terjadi di dalam pesawat. Rekaman tersebut menggambarkan suasana di kabin setelah insiden penyerangan berlangsung.
Menurut keterangan yang disampaikan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, seorang pilot di pesawat tujuan Israel menusuk pilot lain. Netanyahu juga menyebut bahwa pelaku tampaknya berupaya menjatuhkan pesawat atau mencoba membuat pesawat mengalami kecelakaan.
Insiden ini terjadi saat pesawat sedang menempuh penerbangan dari Dubai menuju Tel Aviv. Dalam laporan yang sama, pesawat disebut sempat mengalami penurunan ketinggian secara sangat cepat setelah penusukan terjadi.
Kronologi peristiwa di udara
Ketika insiden berlangsung, pesawat dilaporkan terjun turun hingga 17.000 kaki (sekitar 5.200 meter) dalam waktu kurang dari dua menit. Kecepatan penurunan yang terjadi itu kemudian memicu respons keselamatan dan pengalihan rute penerbangan.
Setelah penurunan ketinggian tersebut, penerbangan akhirnya dialihkan menuju Arab Saudi. Pengalihan rute ini dilakukan setelah insiden di dalam pesawat dinyatakan sudah terjadi dan pesawat mengalami perubahan ketinggian yang drastis.
Di dalam kabin, sejumlah saksi mata menggambarkan detik-detik ketika peristiwa penusukan mulai terjadi. Cerita para penumpang tersebut muncul bersamaan dengan adanya video yang dibagikan ke media sosial.
Dalam video yang beredar, seorang pria disebut menyerukan bantuan saat insiden berlangsung di dalam pesawat. Potongan rekaman itu memperlihatkan bahwa penumpang langsung merespons insiden dengan memanggil bantuan, sementara situasi di kabin berlangsung di bawah ketegangan.
Berita Terkait
Pembagian video itu menjadi salah satu cara publik memperoleh gambaran langsung dari apa yang dialami penumpang selama insiden. Melalui kesaksian dan materi video tersebut, publik dapat mengikuti bagaimana momen setelah penusukan terjadi di pesawat, termasuk reaksi cepat di antara penumpang.
Secara ringkas, pernyataan Netanyahu menempatkan penusukan sebagai kejadian yang melibatkan dua pihak di dalam kabin kokpit. Sementara itu, informasi penerbangan menunjukkan pesawat sebelumnya berada pada rute Dubai–Tel Aviv sebelum kemudian turun drastis dalam hitungan menit.
Setelah peristiwa penurunan ketinggian cepat terpantau, pesawat kemudian diarahkan ke Arab Saudi. Kombinasi antara klaim Netanyahu mengenai penusukan dan upaya menjatuhkan pesawat, serta cerita penumpang yang merekam momen kejadian, memberi gambaran bahwa insiden berlangsung cepat dan berdampak langsung pada penerbangan.
Hingga berita ini disampaikan, detail yang muncul ke permukaan terutama berasal dari pernyataan pejabat serta kesaksian penumpang yang terekam. Video yang menyertakan seruan bantuan menjadi bagian penting dari informasi yang beredar, karena menunjukkan respons penumpang selama insiden berlangsung.
Insiden penusukan yang dialami penerbangan Flydubai menuju Israel ini akhirnya berujung pada pengalihan penerbangan setelah pesawat dilaporkan turun hingga 17.000 kaki dalam kurang dari dua menit. Sementara itu, di dalam kabin, para saksi menggambarkan momen terjadinya penusukan dan mengaitkannya dengan rekaman yang kemudian dibagikan di media sosial.
Perubahan drastis itu menggambarkan betapa singkatnya rentang waktu sejak insiden penusukan terjadi hingga dampaknya terasa pada operasi penerbangan. Setelah kejadian di kokpit, pesawat dilaporkan langsung masuk ke fase penanganan keselamatan, termasuk keputusan untuk mengubah strategi penerbangan.
Rekam jejak kejadian juga terlihat dari pengalihan rute yang akhirnya mengarah ke Arab Saudi. Dalam narasi yang beredar, pengalihan tersebut diposisikan sebagai respons lanjutan setelah penurunan ketinggian yang sangat cepat terpantau, sekaligus sebagai langkah untuk mengantisipasi situasi di udara.
Di sisi lain, materi video dan kesaksian penumpang menambah warna proses yang berlangsung di kabin. Potongan rekaman yang menampilkan seruan bantuan menggambarkan respons spontan saat insiden terjadi, sementara komunikasi dan suasana dalam pesawat disebut tetap berada dalam tekanan hingga perhatian publik terarah pada kejadian tersebut.











