jurnalistik.co.id – Selena Gomez saat ini menghadapi gugatan dari lima investor yang mendukung Wondermind Global, perusahaan kesehatan mental yang ia dirikan bersama ibunya.
Dalam perkara yang diajukan para pemegang saham, mereka menuduh Gomez tidak memenuhi janji yang menyatakan aktris dan penyanyi itu akan mengambil peran aktif dalam membangun merek Wondermind.
Gugatan ini, menurut dokumen yang disebutkan dalam pemberitaan, menargetkan pengembalian dana sekitar $1.2 juta (£890,000) yang diklaim telah diinvestasikan, sekaligus biaya dan ganti rugi.
Pihak penggugat menyebut bahwa mereka menganggap Gomez lalai terhadap kewajibannya. Salah satu frasa yang digunakan adalah “abject dereliction of her duties”, yang menurut klaim mereka membuat perusahaan berada dalam “state of financial calamity”.
Wondermind dibangun sekitar lima tahun lalu oleh Gomez bersama Mandy Teefey dan Daniella Pierson. Platform tersebut muncul setelah Gomez secara terbuka membahas pergumulannya sendiri terkait kesehatan mental, termasuk gangguan bipolar.
Gugatan juga menyinggung profil Gomez yang, pada saat itu, tercatat sebagai salah satu perempuan dengan pengikut terbanyak di media sosial, dengan lebih dari 500 juta pengikut, serta perkiraan kekayaan bersih mendekati $1 miliar.
Selain Wondermind, Gomez juga dikenal sebagai pendiri Rare Beauty yang diluncurkan pada 2020 dan identik dengan nama serta citranya.
Menurut klaim para investor, Wondermind bertujuan membuat konten terkait kesehatan mental lebih mudah diakses melalui platform digital. Mereka kemudian merekrut investasi untuk mendukung inisiatif tersebut.
Namun, penggugat menyatakan bahwa pendiri Wondermind “falsely represented” posisi mereka. Tuduhan ini mengarah pada penegasan bahwa “a full slate” dari kesepakatan iklan, liputan kisah selebritas, sebuah aplikasi, dan inisiatif lain disebut sudah berjalan serta menjanjikan bahwa Gomez akan mengambil peran aktif sebagai kepala pemasaran.
Berita Terkait
Gugatan tersebut juga mengutip tuduhan spesifik terkait kontrak. Dalam dokumen disebutkan, “Gomez purported to sign a contract obligating her to perform and then ignored it”.
Pada situs Wondermind, Gomez saat ini didaftarkan sebagai co-founder, dengan ibunya tercantum di bawahnya sebagai chief executive. Pergantian peran tersebut terjadi setelah Daniella Pierson meninggalkan perusahaan, menurut uraian dalam gugatan.
Para pihak yang menggugat berasal dari New York dan Florida. Di antara nama yang disebut adalah Brent Saunders, yang menjabat sebagai chief executive perusahaan Bausch + Lomb, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan mata.
Salah satu bagian klaim menilai perusahaan tidak memenuhi kewajiban dasar. Para penggugat menuduh Wondermind gagal menunaikan “even its most basic obligations, such as timely paying its employees and vendors”.
Dalam gugatan, janji-janji yang disebut terkait kemitraan dan rencana aplikasi dinyatakan tidak pernah terwujud sebagaimana disampaikan kepada investor.
Dokumen perkara itu juga memuat tuduhan bahwa para pendiri dan jajaran perusahaan tidak pernah menyampaikan kabar buruk kepada mereka. Penggugat menuliskan, “For three years, while the company quietly collapsed around them, not one of its founders, officers, or directors said a word to the investors whose money was funding the collapse”.
Para investor menyatakan mereka baru mengetahui kesulitan perusahaan setelah muncul laporan investigasi oleh majalah daring The Cut pada September 2025. Laporan tersebut, menurut klaim gugatan, memuat dugaan tentang kondisi keuangan serta masalah dalam manajemen Wondermind.
Di dalam gugatan, hasil laporan itu dikaitkan dengan pernyataan bahwa Wondermind “had no plan for its future – much less a plan for achieving a multi-billion dollar valuation”.
Seiring berjalannya perkara, BBC menyebut bahwa mereka telah menghubungi Wondermind dan perwakilan Gomez untuk komentar, namun proses tanggapan dari pihak terkait tidak dirinci dalam bagian yang dibacakan.
Perkara ini menempatkan pertanyaan besar pada komitmen peran Gomez dalam pembangunan Wondermind, sekaligus pada bagaimana janji pemasaran dan pengembangan yang dikaitkan dengan perusahaan itu dijelaskan kepada para investor.












