Hukum & Kriminal

Ibu Gelisah dan Sulit Tidur di Sragen Sebelum Putrinya Tewas Penuh Luka Bacok

3
×

Ibu Gelisah dan Sulit Tidur di Sragen Sebelum Putrinya Tewas Penuh Luka Bacok

Sebarkan artikel ini
Ibu Merasa Gelisah dan Susah Tidur Sebelum Putrinya Tewas Penuh Luka Bacok di Sragen Regional 6 Juni 2026
Ilustrasi: Ibu Merasa Gelisah dan Susah Tidur Sebelum Putrinya Tewas Penuh Luka Bacok di Sragen

jurnalistik.co.id – SRAGEN, Dewi Sri Lestari (34) mengatakan dirinya diliputi perasaan gelisah dan susah tidur sebelum putri semata wayangnya, Bilqis (11), meninggal dunia dengan kondisi penuh luka bacok. Ia menyebut kegelisahan itu muncul sejak malam hari, jauh sebelum peristiwa tragis diketahui.

Dewi tinggal di wilayah Bromoasri, Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Pada Sabtu (6/6/2026) siang, ia memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya terkait kondisi yang ia rasakan sebelum putrinya ditemukan meninggal.

Menurut Dewi, pada malam sebelum kejadian, ia sempat merasakan firasat tidak enak saat hendak tidur. “Malamnya aku firasat, kok badan aku tidur di kasur kayak gini, tidak enak, gelisah,” katanya kepada Kompas.com, Sabtu (6/6/2026).

Ia mengatakan, kegelisahan tersebut bahkan membuatnya merasa tidak nyaman meski sudah berusaha untuk tidur. Dewi menyebut anaknya sempat menanyakan kepadanya mengenai keadaan gelisah yang ia rasakan.

Dewi menceritakan, ia awalnya mencoba tetap tidur di kasur, tetapi kemudian berpindah ke lantai. Meski demikian, perasaan gelisah itu tetap ia rasakan sehingga tidurnya tidak benar-benar nyenyak.

Selain soal tidur, Dewi juga mengaku ada rasa malas untuk berangkat bekerja ke pabrik sebelum pembunuhan yang menimpa putrinya. Ia menjelaskan jadwal berangkatnya biasanya lebih pagi, namun menjelang kejadian ia merasa keberangkatannya menjadi “agak kesiangan”.

“Kerja aku males, berangkatnya jadi agak kesiangan. Agak entar-entar,” tuturnya. Ia menuturkan, biasanya ia berangkat ke pabrik saat subuh, lalu kondisi sebelum kejadian berbeda dari kebiasaan tersebut.

Dewi baru mulai kembali ke rumah setelah bekerja. Ia menyebut sepulang bekerja sekira pukul 16.00 WIB, dan pada saat itulah ia mendapati putrinya dalam kondisi yang mengkhawatirkan.

Ia mengatakan, setelah pulang ia menemukan Bilqis tidur berselimut. Namun, Dewi mengaku mendapati putrinya sudah tidak bernyawa ketika kejadian itu diketahui.

Bilqis, menurut Dewi, ditemukan di rumahnya dalam kondisi meninggal dunia dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya. Kejadian itu pertama kali diketahui ibunya setelah kembali dari pabrik pada Jumat (5/6/2026).

Dalam keseharian, Dewi menjelaskan Bilqis tinggal sendiri di rumah ketika ia dan suaminya, Sukardi, bekerja. Meski begitu, Dewi menilai putrinya memiliki hubungan yang baik dengan teman-teman sekolahnya.

“Anaknya ceria,” ucap Dewi. Ia menggambarkan Bilqis sebagai sosok yang aktif dan dekat dengan lingkungan pergaulannya, sehingga kondisi yang dialami putrinya menjadi semakin memilukan baginya.

Dewi juga menegaskan bahwa dirinya tidak menyangka putri yang masih mengenakan seragam sekolah itu meninggal dengan kondisi mengenaskan. Ia menggambarkan rangkaian kejadian tersebut bermula dari kegelisahan yang ia rasakan pada malam hari, lalu berujung pada kenyataan yang ia temukan ketika pulang bekerja.

Dewi menjelaskan, perasaan tidak nyaman itu tidak hilang begitu saja. Ia tetap berupaya menenangkan diri agar bisa tidur, bahkan ketika sudah berganti tempat dari kasur ke lantai, namun tidurnya tetap terasa terganggu. Dalam kondisi itu, Bilqis sempat bertanya mengenai kegelisahan yang dirasakannya.

Ia juga mengaitkan suasana batin tersebut dengan rutinitas kerja harian sebelum kasus diketahui. Dewi mengaku sebelum kejadian, dorongan untuk segera berangkat pabrik terasa melemah, sehingga keberangkatannya terasa bergeser dari kebiasaan yang biasanya lebih pagi. Setelah menjalani pekerjaan, ia baru kembali ke rumah pada sore hari.

Dewi menuturkan, ketika ia tiba di rumah sekitar pukul 16.00 WIB, ia mendapati putrinya dalam keadaan tertidur berselimut. Namun, ketika kejadian kemudian diketahui, ia menyadari Bilqis sudah tidak bernyawa. Dewi mengatakan putrinya ditemukan meninggal dunia dengan luka bacok di beberapa bagian tubuhnya.