jurnalistik.co.id – Sorotan tajuk surat kabar Kamis kali ini menyoroti dua pusaran besar: pembahasan tinjauan persalinan di sebuah rumah sakit Inggris dan spekulasi rencana politik Andy Burnham jika kelak menjadi perdana menteri. Di saat yang sama, sejumlah koran juga menekankan isu cuaca ekstrem, sepak bola Piala Dunia, dan laporan terbaru tentang kekerasan di Nigeria.
Di sisi Inggris, Daily Mirror memimpin dengan kata-kata besar “Never again”. Koran itu merangkum temuan tinjauan besar terkait persalinan di Nottingham University Hospitals NHS Trust, yang menyebut “520 babies & mums died or suffered avoidable harm”, sekaligus menampilkan respons dari Menteri Kesehatan James Murray yang “vowed nationwide change”.
The Times menekankan judul yang bernada lebih tajam: “Cruel’ maternity care left hundreds dead or injured”. Koran itu menulis bahwa “NHS leaders could face jail as report reveals they ignored serious failings for more than a decade”.
Sementara itu, Daily Mail menyoroti “arrogance of men who wouldn’t listen” yang terungkap dalam tinjauan persalinan terhadap rumah sakit berlabel “toxic”. Daily Mail juga melaporkan bahwa menurut tinjauan, sebagian bos NHS “shaped by self protection rather than patient safety”.
Tak hanya memusat pada persalinan, banyak koran juga mengulas spekulasi mengenai rencana Andy Burnham bila ia menjadi perdana menteri. Termasuk soal pilihannya untuk posisi kanselir, di tengah fakta bahwa ia tetap menjadi satu-satunya kandidat yang berjalan untuk memimpin Partai Buruh setelah Sir Keir Starmer mengundurkan diri.
Financial Times menyebut Burnham “is looking to set up a ‘No 10 in the north’, moving part of his prime ministerial operation to Manchester”. Koran ini menempatkannya dalam “wider decentralisation agenda”, yaitu upaya Burnham “shift power beyond Westminster”.
i Paper menambahkan satu elemen kebijakan lain dalam paket rencana Burnham. Koran itu menulis bahwa “failing water firms face state control under Burnham plans for power”, dan jika Burnham berhasil menggantikan Sir Keir sebagai perdana menteri, ia akan “consider taking over England’s sewage-dumping companies using Paris model of public ownership” untuk mengakhiri “profiteering” serta “tackle pollution”.
Daily Telegraph juga menyoroti aspek politik internal, terutama ketegangan yang mungkin muncul bila Burnham menunjuk kanselir dari kubu Ed Miliband. Koran ini menulis Burnham “fears a Blair-Brown-style split with Ed Miliband if he appoints him as chancellor”, merujuk pada sumber dekat dengan mantan wali kota Greater Manchester, serta mengaitkan “conflict” itu dengan periode pemerintahan Tony Blair.
Metro memusatkan sorotannya pada respons politik dari kubu Konservatif. Koran itu menonjolkan headline “Kemi lashes out at Andy!”, mengutip pemimpin Partai Konservatif Kemi Badenoch yang “mocked” Burnham sebagai “nothing but ‘a pair of eyelashes and a black t-shirt’”, dalam sebuah sesi di House of Commons, yang menjadi “the first PMQs [Prime Minister’s Questions] since he said he would quit”.
Di sisi lain, Daily Express menampilkan desakan kampanye yang dibawa para pengusung, dipimpin oleh shadow chancellor Sir Mel Stride, agar Burnham “not to axe the ‘crucial’ triple lock” atas pensiun negara. Koran itu juga mengingatkan bahwa “The triple lock means state pensions annually rise by either inflation, wage increases or 2.5%, whichever is highest”.
Sejumlah koran juga mengangkat isu panas ekstrem dan dampaknya. Guardian menampilkan “The new normal?” di sampulnya, menempelkan judul itu di atas heat map yang menggambarkan Eropa Barat dan Inggris, sembari menulis “extreme heat sweeps the continent”, dengan laporan bahwa “UK registers hottest ever June day” dan “France breaks record heat again”, dengan “extremes driven by climate crisis”.
Daily Star memakai pendekatan serupa dengan bahasa yang lebih sensasional, lewat headline “Hottest June Day ever”. Koran itu menampilkan foto close-up yang memperlihatkan keringat mengalir di sisi wajah King Charles III, serta menyebut ia “feeling the heat” di 36C, “unlike his brother Andrew [Mountbatten-Windsor] who claims that he can’t sweat due to a medical condition”, yang disebut mantan pangeran itu saat wawancara Newsnight pada 2019.
Independent menggoda pembaca lewat dokumeter baru tentang serangan “kito” di Nigeria dengan judul “Hunted”. Koran itu menulis bahwa orang-orang LGBTQ+ “are catfished and extorted by gangs in a surge of violence and hatred”, serta mengabarkan dokumenter itu menyoroti bagaimana korban bisa berujung pada “kidnapped, blackmailed and tortured”.
Adapun The Sun memunculkan sepak bola sebagai penutup rangkaian sorotan. Koran itu menempatkan hasil “England’s scoreless draw against Ghana at the World Cup” di sampulnya untuk hari kedua berturut-turut, dengan tagline “Kane curse lifted”, merujuk pada Harry Kane yang dikatakan mengalami “curse” dari “a ‘witch doctor’”, dan menyatakan para penggemar bisa “breathe easier” karena Kane “released” dari kutukan yang “stopped him from scoring against Ghana”.












