jurnalistik.co.id – Chancellor John Healey mengumumkan bahwa Anggaran pertamanya akan digelar pada Rabu, 28 Oktober. Pengumuman itu ia sampaikan lewat pesan video yang menegaskan arah utama kebijakan fiskal yang ingin dibawanya ke depan.
Dalam video tersebut, Healey menyatakan bahwa agenda tanggal 28 Oktober menjadi langkah awal untuk program anggaran yang, menurutnya, berupaya menggeser pusat kekuasaan ekonomi. Ia menekankan bahwa âThis will be a Budget that moves money and power out of Westminster, and into every postcode around Britain.â
Bagi Healey, gagasan memindahkan âmoney and powerâ tidak berhenti pada simbol. Ia mempertautkannya dengan pesan bahwa perumusan anggaran harus terasa dekat dengan beragam wilayah di Inggris, bukan hanya berpusat di Westminster.
Healey juga menyampaikan bahwa anggaran tersebut akan disusun dengan kerangka disiplin fiskal. Ia mengatakan: âIt will be built on fiscal discipline. It will meet our fiscal rules.â
Dalam kesempatan yang sama, ia menegaskan tujuan lain dari pendekatan tersebut adalah menciptakan kepastian bagi pihak-pihak yang terdampak kebijakan. Ia menyebut anggaran ini âIt’ll give businesses and families some of the stability they need to plan for the future.â
Bagian penutup dari pesan Healey merangkum nada yang ia ingin bangun menjelang proses anggaran. Ia berkata, âNow, let’s get on with the job,â sebagai penegasan bahwa pemerintah mulai mengerjakan agenda belanja dan kebijakan fiskal sesuai jadwal yang diumumkan.
Merespons pengumuman itu, Perdana Menteri Andy Burnham menyatakan bahwa pemerintah akan tetap berpegang pada aturan fiskal yang dianut Partai Buruh. Menurut Burnham, komitmen tersebut meliputi aturan terkait belanja dan pinjaman, atau âspending and borrowing,â sebagaimana yang menjadi rujukan pemerintahan.
Berita Terkait
Burnham juga menekankan bahwa kebijakan anggaran akan mengikuti janji yang tertuang dalam manifesto Partai Buruh tahun 2024. Dalam pernyataannya, ia menyebut pemerintah tidak akan menaikkan pajak penghasilan, PPN (VAT), maupun kontribusi asuransi nasional (national insurance contributions).
Dengan demikian, dua penekanan utama muncul dari serangkaian pernyataan yang disampaikan berbeda pihak. Healey menyoroti tujuan âmemindahkan uang dan kekuasaanâ dari Westminster ke setiap wilayah, sementara Burnham menegaskan kesinambungan aturan fiskal Partai Buruh serta batasan kenaikan tiga jenis kontribusi/pajak dalam manifesto.
Komitmen Healey pada disiplin fiskal dan pemenuhan âfiscal rulesâ juga diposisikan sebagai dasar penyusunan anggaran. Sementara itu, penegasan Burnham mengenai tidak adanya kenaikan income tax, VAT, dan national insurance contributions memperkuat kerangka kebijakan yang, menurut pemerintah, tetap konsisten dengan rencana politik yang telah disepakati.
Dalam narasi yang sama, Healey menempatkan stabilitas sebagai hasil yang ingin dicapai dari disiplin tersebut. Ia mengaitkan tujuan anggaran dengan kebutuhan âbusinesses and familiesâ agar memiliki ruang untuk merencanakan langkah ke depan dengan lebih pasti.
Pada akhirnya, jadwal 28 Oktober menjadi titik fokus sebelum rincian anggaran tersebut dipaparkan lebih luas. Namun, baik pesan Healey maupun pernyataan Burnham sama-sama menunjukkan bahwa diskusi yang akan menyertai proses anggaran pertama ini akan berputar pada tiga unsur: pemindahan fokus dari Westminster ke seluruh wilayah, pemeliharaan aturan fiskal, serta kepastian mengenai batas kebijakan pajak dan kontribusi sesuai manifesto 2024.
Lewat pesan video yang ia sampaikan, Healey menggambarkan anggaran perdana sebagai titik awal dari perubahan arah kebijakan fiskal. Penekanannya menyoroti perpindahan perhatian dari pusat pemerintahan ke kebutuhan riil di berbagai wilayah, disertai keyakinan bahwa proses penyusunan harus melibatkan konteks lokal, bukan sekadar agenda di Westminster.
Di sisi lain, respons Burnham memperjelas bagaimana aturan fiskal Partai Buruh akan menjadi rambu dalam tahapan belanja dan pinjaman. Ia menempatkan rujukan manifesto 2024 sebagai batasan, sekaligus menegaskan bahwa keluarga dan pelaku usaha diharapkan memperoleh stabilitas untuk menyusun rencana, sambil memastikan tidak ada kenaikan pada income tax, VAT, dan kontribusi asuransi nasional.












