Nasional

Kemenag dan Baznas Siapkan 8 Ambulans serta 25 Tenaga Kesehatan untuk Doa Kebangsaan di Monas

×

Kemenag dan Baznas Siapkan 8 Ambulans serta 25 Tenaga Kesehatan untuk Doa Kebangsaan di Monas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kemenag Siapkan 8 Ambulans dan 25 Tenaga Kesehatan untuk Acara Doa Kebangsaan di Monas

jurnalistik.co.id – Kementerian Agama (Kemenag) bersama Baznas menyiapkan layanan kesehatan untuk mendukung pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Lapangan Monas. Kegiatan itu dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 1/8/2026.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan penanganan medis bila jamaah membutuhkan layanan selama acara berlangsung. Ia menuturkan informasi tersebut didasarkan pada laporan terbaru dari Baznas.

Dalam keterangannya yang disampaikan pada Jumat, 31/7/2026, Thobib mengatakan, “Berdasarkan laporan terbaru, Baznas telah menyiapkan delapan unit ambulans serta 25 tenaga kesehatan yang terdiri atas dokter, perawat, dan tenaga farmasi untuk memberikan layanan medis kepada jemaah apabila diperlukan,” kata Thobib.

Selain keberadaan ambulans, Kemenag juga menyiagakan tenaga kesehatan sebagai bagian dari kesiapan layanan di lokasi. Thobib menyebut tim yang disiapkan mencakup dokter, perawat, serta tenaga farmasi.

Layanan pendukung selama acara berlangsung

Di luar layanan medis, Baznas menyiapkan fasilitas pendukung untuk peserta. Thobib menyampaikan akan tersedia 100.000 botol air minum kemasan ukuran 600 mililiter dan 100.000 bungkus roti isi.

Untuk menjaga kenyamanan area selama kegiatan, sebanyak 75 relawan kebersihan juga disiapkan. Penugasan relawan tersebut diarahkan agar kebersihan kawasan Monas tetap terjaga sepanjang rangkaian acara.

“Seluruh layanan pendukung tersebut kami siapkan agar masyarakat dapat mengikuti Zikir dan Doa Kebangsaan dengan aman, nyaman, dan khusyuk,” ungkap dia.

Kemenag menegaskan persiapan dilakukan bukan hanya dari sisi layanan kesehatan dan logistik, melainkan juga melalui koordinasi lintas pihak. Thobib menyebut ada keterlibatan berbagai instansi dalam memastikan kelancaran rangkaian kegiatan.

“Kami telah melakukan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk Kepolisian, Dinas Perhubungan, Damkar, pengelola kawasan Monas, serta Baznas, untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan baik,” tutur Thobib.

Thobib juga menempatkan kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan sebagai ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, persatuan, serta kemajuan bangsa. Acara tersebut digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Kemenag mengajak masyarakat untuk hadir dengan tertib dan mengikuti ketentuan panitia. Thobib menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan pelaksanaan agar suasana kegiatan tetap kondusif.

“Kami mengajak masyarakat menghadiri rangkaian kegiatan secara tertib serta mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan panitia,” ucap dia.

Dengan persiapan ambulans, tenaga kesehatan, dukungan air minum serta roti isi, Kemenag dan Baznas berharap pelaksanaan Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas dapat berjalan aman dan nyaman. Koordinasi dengan pihak terkait turut menjadi bagian dari langkah memastikan setiap tahapan kegiatan berlangsung tertata.

Kemenag bersama Baznas menekankan bahwa dukungan medis disiapkan sebagai langkah antisipasi selama rangkaian berlangsung di Lapangan Monas. Informasi kesiapan itu merujuk pada pembaruan laporan Baznas, sehingga penanganan apabila dibutuhkan dapat dilakukan secara cepat dan terarah.

Dalam rencana layanan tersebut, Baznas menyiagakan delapan unit ambulans serta 25 tenaga kesehatan yang meliputi dokter, perawat, dan tenaga farmasi. Penempatan unsur medis ini dimaksudkan untuk memastikan jamaah tetap memperoleh perhatian kesehatan yang diperlukan selama kegiatan berlangsung.

Selain aspek kesehatan, kelengkapan logistik juga disiapkan untuk menjaga kenyamanan peserta. Baznas menyediakan 100.000 botol air minum kemasan ukuran 600 mililiter dan 100.000 bungkus roti isi, sedangkan 75 relawan kebersihan dikerahkan agar area tetap terawat dan bersih selama acara.

Kesiapan lintas pihak pun menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban dan kelancaran. Kemenag menyampaikan koordinasi dilakukan dengan Kepolisian, Dinas Perhubungan, Damkar, pengelola kawasan Monas, serta Baznas, dan masyarakat diimbau hadir secara tertib serta mematuhi ketentuan panitia agar suasana tetap kondusif.

Melalui rangkaian persiapan itu, kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan dipandang sebagai ikhtiar bersama untuk memohon keberkahan, persatuan, serta kemajuan bangsa. Acara tersebut digelar menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dengan harapan seluruh tahapan dapat berjalan aman dan nyaman bagi masyarakat yang hadir.