Politik & Parlemen

Prabowo Terkejut Saat Menyapa Pengurus Kadin, Ternyata Banyak Kader Golkar

×

Prabowo Terkejut Saat Menyapa Pengurus Kadin, Ternyata Banyak Kader Golkar

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kala Prabowo Sapa Satu per Satu Pengurus Kadin, Baru Sadar Banyak yang Kader Golkar

jurnalistik.co.id – Presiden RI Prabowo Subianto menyapa pengurus Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia satu per satu saat pertemuan di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat (31/7/2026). Dalam kesempatan itu, ia tampak memperhatikan komposisi jabatan yang dipegang para pengurus.

Pertemuan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dan Prabowo mengumpulkan para pejabat Kadin pada hari yang sama. Saat menyampaikan sapaan, ia kemudian menunjukkan reaksi heran ketika melihat banyaknya figur yang merupakan kader Golkar yang duduk di jajaran Kadin.

Rangkaian sapaan dimulai dari Ketua Umum

Prabowo memulai pembicaraan dengan menyapa Ketua Umum Kadin. Ia terlebih dahulu menyebut nama Ketua Umum Kadin, Anindya Novyan Bakrie.

“Yang saya hormati dan saya banggakan Ketua Umum Kadin Saudara Anindya Novyan Bakrie, beserta jajarannya, Wakil Ketua Umum Koordinator Organisasi, Koordinasi, dan Pemberdayaan Daerah Saudara Erwin Aksa. Wakil Ketua Umum Koordinator Pangan Saudara Mulyadi Jayabaya, Wakil Ketua Umum Koordinator Luar Negeri Saudara James Riady,” ujar Prabowo, Jumat siang.

Setelah itu, Prabowo melanjutkan dengan gaya bercanda yang menyinggung penugasan urusan luar negeri. Ia menghubungkan penunjukan James Riady dengan upaya mengefisienkan biaya.

“Yang urusan luar negeri dikasih Pak James, supaya ongkosnya berkurang untuk Kadin. Soalnya pakai pesawat sendiri,” ujar Prabowo.

Prabowo kemudian beralih kepada sejumlah wakil ketua umum dengan bidang koordinasi yang berbeda. Dari penuturannya, nama-nama yang disebut mencakup Karmalita Hartoto, Bobby Gafur Umar, dan Diah Anita Tri Hapsari.

Ia juga menyapa Shinta Wijaya Kamdani yang menjabat sebagai ketua umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Pada bagian ini, Prabowo kembali menyisipkan candaan yang menyinggung kemungkinan merangkap jabatan.

“Juga hadir di sini mewakili hadiri asosiasi-asosiasi terutama Ketum Apindo Saudari Shinta Wijaya Kamdani. Boleh merangkap jabatan? Boleh boleh? Sesuai AD/ART enggak tuh coba dicek. Nanti digugat ke MK. Enggak tuh ya?” kata dia.

Di tengah rangkaian sapaan, Prabowo menegaskan bahwa Shinta hadir mewakili asosiasi-asosiasi, terutama Apindo. Ia menyampaikan pertanyaan terkait kepatuhan pada ketentuan yang berlaku dalam organisasi.

Sapaan berlanjut hingga pembahasan rekam jejak

Setelah berbincang soal Shinta, Prabowo menyapa Azis Syamsuddin. Ia sekaligus menyinggung rekam jejak Azis sebagai pengurus olahraga kriket di Indonesia.

“Wakil Ketua Umum Koordinator Politik dan Keamanan Saudara Bambang Soesatyo, Wakil Ketua Umum Koordinator Hukum dan HAM Sarana dan Prasarana Saudara M Azis Syamsuddin, masih urus kriket? Ada harapan enggak? Hobinya soalnya sama soalnya,” ucap Prabowo.

Dalam bagian ini, Prabowo tidak hanya menyebut jabatan, tetapi juga mengaitkan pembicaraan dengan minat yang sama. Candaan tersebut menunjukkan bahwa sapaan Prabowo mengarah pada pengenalan personal sekaligus konteks kepemimpinan di Kadin.

Prabowo lalu menyoroti Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis yang disebut hadir di lingkungan Kadin. Ia menyebut nama Chandra Tirta dalam sapaan tersebut.

“Satgas Makan Bergizi Gratis, Saudara Chandra Tirta. Ini penting ini. Siapkan kantor khusus di Istana itu,” ucap dia.

Pernyataan Prabowo itu menggambarkan cara ia mengarahkan perhatian pada kebutuhan satgas. Ia mengungkapkan penekanan agar satgas memiliki kantor khusus di Istana.

Heran saat menyadari banyak kader Golkar di jajaran Kadin

Setelah menyapa cukup banyak pengurus Kadin, Prabowo kemudian menyadari bahwa terdapat banyak kader Golkar yang memegang jabatan di Kadin. Ia menyatakan pengamatan itu secara langsung di hadapan peserta pertemuan.

Dalam penyampaiannya, Prabowo menyebut contoh jabatan di Kadin Bali. Ia menanyakan status Golkar pada I Made Ariandi yang disebut sebagai Ketua Umum Kadin Bali.

“Ketua Umum Kadin Bali Saudara I Made Ariandi. Lo masih di Golkar? Ini aku lihat Golkar-nya banyak banget ini. Enggak apa-apa,” kata Prabowo disambut tawa hadirin.

Uraian Prabowo menunjukkan reaksi yang muncul dari proses sapaan satu per satu. Pada tahap awal, ia telah menyebut sejumlah nama pengurus Kadin, lalu di akhir ia merangkum kesan bahwa keterwakilan kader Golkar di jajaran tersebut cukup menonjol.

Pertemuan ini menampilkan bagaimana Prabowo menggabungkan penyebutan jabatan dengan candaan yang membahas penugasan, peran organisasi, serta aspek personal dari para pengurus. Di saat yang sama, ia menempatkan perhatian pada isu Satgas Makan Bergizi Gratis dan arahan terkait dukungan kelembagaan.

Sebagai penutup bagian sapaan, reaksi heran Prabowo soal banyaknya kader Golkar menjadi sorotan utama. Ia menyampaikan bahwa melihat komposisi tersebut membuatnya baru menyadari lebih banyaknya kader Golkar yang menjabat di Kadin.