Peristiwa

Nugraha Sakanti Jadi Penyemangat, Kapolda Riau Dorong Kualitas Pengabdian

×

Nugraha Sakanti Jadi Penyemangat, Kapolda Riau Dorong Kualitas Pengabdian

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Polda Riau Terima Nugraha Sakanti, Kapolda: Motivasi Tingkatkan Pengabdian

jurnalistik.co.id – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menerima tanda kehormatan Nugraha Sakanti pada puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80. Penyerahan penghargaan itu dilakukan Presiden RI Prabowo Subianto di Lapangan Satlat Brimob, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Rabu (1/7/2026).

Penghargaan negara tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada satuan kerja Polri yang dinilai berjasa, berprestasi, serta memberikan manfaat nyata bagi kepentingan bangsa dan negara. Dalam kesempatan itu, Nugraha Sakanti juga dianugerahkan kepada sejumlah pihak lainnya di lingkungan Polri, termasuk Divisi Hukum Polri, Pusat Keuangan Polri, Polda Metro Jaya, Polda Banten, Polda Jawa Tengah, Polda Jawa Timur, Polda Jawa Barat, Polda Sumatera Utara, Polda Lampung, Polda Kalimantan Tengah, dan Polda Nusa Tenggara Barat.

Kepala Polda Riau, Herry Heryawan, menyampaikan bahwa Nugraha Sakanti dipandangnya sebagai kehormatan sekaligus amanah bagi seluruh keluarga besar Polda Riau. Ia menegaskan penghargaan tersebut tidak dimaknai sebagai pencapaian pribadi, melainkan hasil kerja bersama dan dukungan dari berbagai pihak.

Menurut Herry, penghargaan tersebut juga dipersembahkan kepada personel Polda Riau beserta jajaran dan kepada masyarakat Riau yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menjaga keamanan serta ketertiban. Ia menekankan bahwa proses pengabdian yang dinilai layak mendapatkan apresiasi negara merupakan upaya kolektif, termasuk sinergi dengan masyarakat.

Herry menyebut penghargaan itu layak dijadikan pengingat agar jajaran Polda Riau terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. Ia mengatakan momentum ini diarahkan untuk menghadirkan Polri yang profesional, humanis, berintegritas, serta tetap hadir memberikan solusi bagi masyarakat.

Dalam keterangannya, Herry menegaskan pihaknya berharap Nugraha Sakanti mampu menjadi dorongan energi baru bagi seluruh personel. Ia menggarisbawahi agar kerja-kerja kepolisian dijalankan dengan tulus, rendah hati, dan penuh integritas sebagai dasar yang harus dipertahankan dari waktu ke waktu.

Acara penganugerahan juga didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 37/TK/2026 dan Nomor 38/TK/2026, serta Keputusan Kapolri Nomor 55 Tahun 2026. Pembacaan keputusan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan bahwa Indonesia tengah menjalankan transformasi di berbagai bidang yang menuntut stabilitas dan keamanan sebagai fondasi utama. Presiden menegaskan, tidak mungkin ada kemakmuran tanpa stabilitas, tidak mungkin pembangunan berjalan tanpa keamanan, dan tidak mungkin negara menjadi kuat tanpa aparat yang dipercaya rakyat.

Presiden juga meminta anggota Polri menjaga kepercayaan masyarakat, meningkatkan profesionalisme, menjunjung tinggi integritas, serta tetap setia kepada bangsa dan rakyat Indonesia. Pada kesempatan tersebut, Prabowo turut mengapresiasi kontribusi Polri dalam mendukung program strategis nasional, termasuk ketahanan pangan, Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur, hingga penanganan bencana.

Menanggapi arahan tersebut, Herry menyatakan Polda Riau akan terus memperkuat pelayanan publik, menjalankan penegakan hukum yang berkeadilan, serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia juga menyebut adanya kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat melalui pendekatan green policing.

Herry menambahkan bahwa berbagai inovasi yang telah dijalankan Polda Riau akan terus diperkuat agar perubahan dan adaptasi Polri semakin selaras dengan kebutuhan masyarakat. Ia merangkum bahwa amanah Presiden diterjemahkan dalam praktik pengabdian sehari-hari, dengan menjaga kepercayaan publik sebagai kehormatan tertinggi yang harus terus dirawat.

Ia menilai penghargaan tersebut juga menjadi penegasan bahwa kinerja Polri tidak hanya diukur dari keberhasilan tugas di lapangan, tetapi dari dampaknya terhadap rasa aman, ketertiban, dan kenyamanan masyarakat. Dengan demikian, semangat penghormatan negara diharapkan tetap terasa dalam setiap langkah penugasan.

Momentum puncak Hari Bhayangkara ke-80 itu, menurut arahan Presiden, diarahkan untuk menjaga stabilitas dan keamanan sebagai dasar berbagai upaya pembangunan. Karena itu, Polri dituntut tetap dipercaya rakyat melalui pelayanan yang konsisten, sikap yang menjunjung etika, serta tindakan yang mencerminkan profesionalisme dan sikap humanis.

Dalam implementasinya, Herry menegaskan Polda Riau akan melanjutkan penguatan tata kelola pengabdian, termasuk pendalaman penegakan hukum yang berkeadilan dan upaya kolaboratif bersama masyarakat. Ia juga menekankan bahwa inovasi yang telah berjalan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan publik agar perubahan yang diharapkan benar-benar menjawab situasi di daerah.