Teknologi

Kominfotik Provinsi Gorontalo Perkuat Langkah Pengembangan PENTAGON untuk Integrasi Data Pemerintahan

×

Kominfotik Provinsi Gorontalo Perkuat Langkah Pengembangan PENTAGON untuk Integrasi Data Pemerintahan

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Kominfotik Provinsi Gorontalo Matangkan Pengembangan PENTAGON

jurnalistik.co.id – Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi Gorontalo terus mendorong transformasi pemerintahan digital melalui penguatan Platform Open Data Gorontalo (PENTAGON). Platform ini dirancang sebagai simpul integrasi untuk data sektoral, informasi geospasial, serta layanan digital pemerintahan daerah.

Pengembangan PENTAGON dibahas dalam rapat koordinasi internal di Data Center Diskominfotik Provinsi Gorontalo pada Jumat (31/7/2026). Rapat tersebut diikuti oleh Kepala Bidang Statistik Sumarto Biki, Kepala Bidang PSDKI Fried Dewi, beserta tim teknis pengembang aplikasi.

Tujuan pertemuan ini adalah merumuskan arah pengembangan agar PENTAGON dapat menampung dan mengintegrasikan berbagai sistem informasi milik Pemerintah Provinsi Gorontalo ke dalam satu ekosistem data yang saling terhubung. Dengan pendekatan tersebut, pengelolaan data diharapkan berjalan lebih konsisten dan siap mendukung kebutuhan pengambilan keputusan berbasis bukti.

Sumarto Biki menjelaskan bahwa penguatan PENTAGON menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola data sektoral di lingkungan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Pengembangan aplikasi itu juga ditujukan agar menjadi pusat integrasi data yang mendukung penerapan Satu Data Indonesia dan Satu Data Pemerintahan Dalam Negeri.

“Data yang berkualitas harus dikelola melalui proses yang terstandar, mulai dari pengumpulan, pemeriksaan, validasi, hingga publikasi,” kata Sumarto.

Di sisi lain, Fried Dewi menekankan pentingnya rancangan arsitektur sistem yang mampu menghubungkan beragam aplikasi pemerintah lewat interoperabilitas. Ia menyoroti kebutuhan pertukaran data yang aman agar pertukaran berjalan efektif sekaligus menjaga kualitas informasi yang dihasilkan.

“PENTAGON akan dikembangkan sebagai platform yang mampu menghubungkan berbagai layanan digital pemerintah daerah melalui mekanisme interoperabilitas dan integrasi data. Dengan demikian, pertukaran data antar aplikasi dapat berjalan lebih efektif, mengurangi duplikasi data, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Dewi.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah integrasi layanan data geospasial. Integrasi ini diharapkan membuat informasi statistik dapat disajikan dalam peta tematik yang lebih informatif, sehingga dapat dipakai untuk analisis wilayah.

Peta tematik tersebut ditujukan untuk mendukung perencanaan pembangunan, pemantauan indikator pembangunan, hingga evaluasi program pemerintah. Dengan cara ini, proses evaluasi tidak berhenti pada satu jenis data, tetapi dapat ditopang oleh penyajian spasial yang lebih komprehensif.

Selain penguatan geospasial, PENTAGON juga dirancang untuk menyediakan berbagai layanan digital. Layanan yang dimaksud meliputi permohonan data, metadata, interoperabilitas melalui API, dashboard analitik, serta layanan konsultasi data yang dapat dimanfaatkan oleh perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat.

Dalam pembahasan yang sama, tim menyepakati bahwa pengembangan PENTAGON tidak dibatasi sebagai portal Open Data semata. Platform ini juga diarahkan menjadi penghubung proses bisnis pengelolaan data (business process), layanan data geospasial, dashboard pimpinan, dan layanan digital lain yang relevan untuk penyelenggaraan pemerintahan berbasis elektronik.

Perumusan tersebut menempatkan integrasi data sebagai fondasi agar layanan digital daerah saling melengkapi. Ketika mekanisme pertukaran data sudah berjalan melalui interoperabilitas dan integrasi, setiap pemangku kepentingan memperoleh akses informasi yang lebih tertata untuk mendukung koordinasi serta pelaksanaan program.

Melalui pengembangan yang sedang dimatangkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo menargetkan PENTAGON berfungsi sebagai pusat ekosistem data dan layanan digital daerah. Harapannya, ekosistem tersebut ikut mendorong terwujudnya pemerintahan yang efektif, transparan, kolaboratif, serta berbasis data, sekaligus memperkuat implementasi transformasi digital di Provinsi Gorontalo.

Dalam penguatan tersebut, tim menekankan bahwa alur pengelolaan data perlu ditata dengan tahapan yang seragam. Mulai dari pengumpulan, proses pemeriksaan, langkah validasi, sampai pada tahap publikasi, agar informasi yang ditampilkan konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan. Standar pengelolaan ini diharapkan ikut memperkuat kesiapan data untuk dipakai sebagai rujukan saat penyusunan kebijakan.

PENTAGON juga diproyeksikan menjadi ruang pemersatu pemanfaatan data lintas kebutuhan. Dengan dukungan mekanisme integrasi dan interoperabilitas, pertukaran informasi antar aplikasi dapat lebih terstruktur, sehingga layanan digital lain—seperti permohonan data, pengelolaan metadata, akses melalui API, hingga dashboard analitik dan konsultasi data—dapat digunakan oleh perangkat daerah, akademisi, pelaku usaha, dan masyarakat dengan cara yang lebih terarah. Di saat yang sama, penguatan layanan geospasial diharapkan memperkaya sajian peta tematik untuk mendukung perencanaan, pemantauan, hingga evaluasi program.