jurnalistik.co.id – JAKARTA — Marselino Ferdinan menyatakan dirinya sudah pulih dari cedera dan siap kembali membela Timnas Indonesia jika kembali dipercaya pelatih John Herdman pada FIFA Matchday Juni mendatang.
Pemain berusia 21 tahun itu masuk dalam 44 nama yang dipersiapkan untuk mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia jelang FIFA Matchday Juni dan ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026. Pemanggilan ini menjadi kesempatan pertamanya setelah lama absen dari skuad Merah Putih.
Marselino sempat menepi cukup lama setelah mengalami cedera hamstring yang disebut cukup parah sejak November 2025 saat membela klubnya, AS Trencin. Kondisi itu membuatnya harus jauh dari lapangan hijau dalam waktu panjang, termasuk melewatkan SEA Games 2025 Thailand.
Penampilan terakhir Marselino bersama Timnas Indonesia terjadi saat menghadapi Timnas Lebanon pada September 2025. Laga yang berlangsung pada FIFA Matchday itu berakhir imbang 0-0.
Pulih dan siap kembali
Marselino memastikan kondisi fisiknya kini sudah kembali prima. Pernyataan itu ia sampaikan saat menghadiri acara kolaborasi PSSI dengan EA Sports FC di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
“Baik, baik, Puji Tuhan, seratus persen baik. Ya, sudah pulih (cederanya) dari dua bulan lalu,” ujar Marceng, sapaan akrabnya.
Dengan kondisi tersebut, Marselino berpeluang besar masuk skuad final untuk FIFA Matchday melawan Timnas Oman pada 5 Juni dan Timnas Mozambik pada 9 Juni. Ia juga menunjukkan keseriusannya untuk kembali berseragam Timnas Indonesia dengan datang lebih cepat ke Indonesia.
Menurut Marselino, ia sudah berada di Indonesia sekitar sepekan lebih awal sebelum training camp yang digelar di Stadion Madya Gelora Bung Karno, mulai 26 Mei 2026. Selama itu, ia menjalani latihan mandiri bersama assistant coach.
“Saya di sini sudah seminggu lalu sebelum training camp. Saya ada latihan individual sama assistant coach,” ucap pemain milik Oxford United itu.
“Ya saya sangat bersyukur bisa menjalani latihan dengan baik,” lanjutnya.
Pujian untuk John Herdman
Di sisi lain, Marselino menilai John Herdman sebagai sosok yang terbuka dan ramah. Ia juga mengapresiasi metode latihan dan perlakuan sang pelatih kepada para pemain.
“Dia (John Herdman) sangat welcome, sangat menerima dengan baik. Metode latihan dan perlakuannya sangat-sangat baik dan ya saya yakin tim ini bisa menjadi tim yang baik untuk ke depannya,” tutur eks pemain KMSK Deinze itu.
Marselino juga berharap kerja sama PSSI dengan EA Sports FC dapat membawa dampak positif, bukan hanya untuk dirinya, tetapi juga untuk sepak bola Indonesia secara umum.
“Ya harapannya mungkin untuk Indonesia biar makin ada kolaborasi terus sampai seterusnya. Semoga semakin maju dan sukses selalu,” papar Marselino.
Kembalinya Marselino menjadi kabar yang dinanti karena ia bisa memberi tambahan opsi di lini serang Timnas Indonesia. Setelah melewati masa pemulihan yang panjang, kehadirannya di pemusatan latihan memberi sinyal bahwa ia ingin benar-benar menuntaskan masa sulit itu dan kembali bersaing secara penuh di level internasional.
Situasi tersebut juga menunjukkan bahwa proses pemulihan yang ia jalani berjalan sesuai harapan. Dengan latihan individual yang sudah ia lakukan lebih dulu, Marselino tampak berusaha menjaga ritme agar tidak tertinggal dari rekan-rekan setimnya. Langkah itu penting supaya saat dipanggil lagi, ia bisa langsung menyesuaikan diri dengan kebutuhan tim.
Dari sisi tim, kehadiran pemain seperti Marselino tentu menjadi nilai tambah karena ia sudah pernah merasakan atmosfer pertandingan bersama Timnas Indonesia. Modal pengalaman itu, ditambah sambutan positif terhadap metode latihan John Herdman, membuat peluangnya untuk kembali mengisi skuad terasa semakin terbuka. Ia pun datang dengan semangat untuk memanfaatkan kesempatan yang ada sebaik mungkin.






