Hukum & Kriminal

Mutasi Kapolri: Eks Kapolres Malang dan Sekretaris Hubinter Terima Jabatan Baru

×

Mutasi Kapolri: Eks Kapolres Malang dan Sekretaris Hubinter Terima Jabatan Baru

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Berlanjut Karier Eks Kapolres Malang hingga Sekretaris Hubinter via Mutasi

jurnalistik.co.id – JAKARTA — “Penyegaran” pekan lalu melanjutkan pergerakan karier sejumlah perwira Polri melalui mutasi yang tertuang dalam Surat Telegram (ST) Kapolri. Dari daftar yang dimuat, ada promosi maupun pergeseran setara yang menjangkau ratusan personel.

Perubahan penempatan itu berlaku setelah Kapolri mengeluarkan dua ST yang berbeda. ST/1584/VII/KEP./2026 memuat 119 personel, sementara ST/1585/VII/KEP./2026 memuat 27 personel.

Total personel yang dimutasi mencapai 146. Dari angka tersebut, sebanyak 105 personel memperoleh promosi maupun pergeseran jabatan yang setara dalam struktur pembinaan di internal Polri.

Rincian jenjang promosi yang disebutkan juga menyertakan beberapa level kepangkatan. Ada empat personel yang mendapat promosi ke jabatan IB atau Irjen Pol, serta 24 personel yang dipromosikan ke jabatan IIA atau Brigjen Pol.

Sementara itu, promosi ke jabatan IIB atau Kombes Pol diberikan kepada 48 personel. Disebut pula satu personel yang promosi ke jabatan IIB/Kapolrestabes/Tro/Ta.

Untuk level Perwira Menengah, 12 personel disebut naik ke jabatan IIIA1 atau AKBP. Adapun 11 personel lainnya dipromosikan ke jabatan IIIA2 atau Kapolres.

Irjen Johnny Edison Isir menjelaskan bahwa perubahan jabatan ratusan perwira ini merupakan bagian dari dinamika organisasi. Pernyataan tersebut disampaikan dalam keterangan pada Jumat (31/7/2026).

“Mutasi dan rotasi merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi Polri. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus upaya penyegaran dan penguatan organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian dapat berjalan semakin optimal,” ujar Irjen Johnny Edison Isir, dalam keterangannya Jumat (31/7/2026).

Di antara perwira yang mengalami pergeseran peran, Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Polri, Brigjen Untung Widyatmoko, memperoleh promosi menjadi Pejabat Utama (PJU) di Markas Besar Polri. Ia ditunjuk sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri.

Brigjen Untung Widyatmoko akan menggantikan Irjen Amur Chandra Juli Buana dalam jabatan tersebut. Pergantian ini menandai kelanjutan pembinaan hubungan internasional yang terhubung dengan koordinasi NCB Interpol.

Selain Untung Widyatmoko, mutasi juga menyasar perwira yang sebelumnya memimpin Polres Malang. Kombes Ferli Hidayat mendapat penugasan baru sebagai Koordinator Staf Pribadi Pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Koorspripim) Polri.

Penetapan jabatan Ferli Hidayat tertuang dalam ST/1585/VII/KEP./2026. Keterangan pada surat telegram menyebut penetapan tersebut secara spesifik.

“Kombes Pol Ferli Hidayat SH SIK MH NRP 82091225 PS Koorspripim Polri Dikukuhkan sebagai Koorspripim Polri,” demikian keterangan dalam surat telegram tersebut.

Koorspripim Polri, sebagaimana dijelaskan dalam rincian tugasnya, bertugas membantu kedinasan dan tugas khusus Kapolri serta Wakapolri. Dengan demikian, jabatan ini berada dalam dukungan yang terkait kebutuhan operasional pimpinan tingkat tertinggi.

Ferli Hidayat sebelumnya telah menjalani penugasan sebagai Pejabat Sementara (Ps) Koorspripim Polri. Perubahan dari status sementara menjadi pengukuhan pada posisi yang sama menunjukkan adanya penegasan penempatan dalam struktur koordinator staf pribadi pimpinan.

Riwayat penugasan Ferli juga disebut kembali dalam pemberitaan terkait perjalanan kariernya. Pada 3 Oktober 2022, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Ferli yang saat itu berpangkat AKBP dari jabatan Kapolres Malang setelah kejadian tragedi di Stadion Kanjuruhan.

Pencopotan tersebut diputuskan berdasarkan surat telegram ST 2098/X/Kep/2022. Kejadian pada Stadion Kanjuruhan di Malang, Jawa Timur, berlangsung pada 1 Oktober 2022.

Tragedi itu mengakibatkan 125 korban meninggal dunia dan 330 korban mengalami luka-luka. Selanjutnya, jumlah korban tewas disebut meningkat menjadi 135 orang.

Di luar penempatan Koorspripim dan pengangkatan PJU Hubungan Internasional, mutasi ini juga memberikan promosi kepada sejumlah Polisi Wanita (Polwan). Total empat personel Polwan disebut naik ke jabatan baru dalam daftar yang dirilis.

Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti ditunjuk sebagai Karodokpol Pusdokkes Polri. Penugasan ini menempatkannya pada fungsi dokter pendidikan dan layanan kesehatan dalam lingkungan Pusdokkes.

Sementara itu, AKBP Bestiana dipromosikan sebagai Wadirbinmas Polda Sumatera Selatan. Adapun AKBP Riyana Purwasari memperoleh jabatan Kapolres Padang Pariyaman di Polda Sumatera Barat.

Untuk wilayah Jawa Tengah, AKBP Erma Rahayu Kusuma Ningrum ditunjuk sebagai Kapolres Purworejo. Keempat penugasan Polwan tersebut melengkapi gambaran bahwa mutasi mencakup pergeseran lintas fungsi dan wilayah.

Secara keseluruhan, rincian yang tertuang dalam dua ST tersebut menunjukkan penyusunan ulang komposisi jabatan dengan proporsi promosi pada berbagai jenjang. Penempatan sejumlah perwira, termasuk eks Kapolres Malang dan Sekretaris NCB Interpol, menjadi bagian dari pembinaan karier yang disampaikan sebagai upaya penyegaran dan penguatan organisasi Polri.