Olahraga

Final World Series Darts: Ross Smith Kalahkan Gerwyn Price 11-5 di Amsterdam

×

Final World Series Darts: Ross Smith Kalahkan Gerwyn Price 11-5 di Amsterdam

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: World Series of Darts Finals: England's Ross Smith beats Gerwyn Price

jurnalistik.co.id – Ross Smith meraih kemenangan mengejutkan di Amsterdam setelah menundukkan Gerwyn Price 11-5 pada final World Series of Darts Finals. Hasil ini sekaligus menutup turnamen dengan rangkaian kejutan, termasuk berakhirnya perjalanan Luke Littler di perempatfinal.

Smith, yang berusia 37 tahun, tampil dominan terutama lewat deretan lemparan bernilai tinggi. Ia menyudahi laga dengan final enam leg, sekaligus memastikan kemenangan yang terasa “pantas” setelah mencatat 11 kali maksimum (180), lebih banyak dibanding Price yang hanya mengoleksi lima maksimum.

Ini menjadi trofi mayor kedua bagi Smith. Di level PDC World Tour, keberhasilan sebelumnya datang pada European Championship 2022. Saat menghadapi Price, Smith yang menempati peringkat dunia nomor 14 memperlihatkan daya ledak sekaligus konsistensi untuk mengendalikan ritme pertandingan.

“Honestly, I am made up with the win. I am just so happy,” kata Smith. Ia juga menegaskan tingkat kesulitan lawannya, “You are playing Gerwyn Price – one of the best players in the world. You have got to up your game.”

Persaingan sengit hingga kedudukan imbang

Jalannya partai sempat berjalan ketat di bagian awal. Price mampu membuat pertandingan setara 5-5 di set final melalui kemenangan leg secara beruntun, sekaligus memberi tekanan pada Smith.

Meski demikian, Smith kemudian tampil lebih efektif setelah jeda. Ia memenangkan tiga leg berikutnya, termasuk dua kali penyelesaian (checkout) beruntun dengan angka 127 dan 123. Setelah checkouts tersebut, performa Smith tetap terjaga meski dengan laju yang lebih “scrappy”, sementara permainan Price mulai melemah.

Price pada akhirnya tidak lagi mampu mempertahankan momentum. Ketika Smith terus menemukan cara untuk mengamankan leg-leg penting, Price seperti kehilangan ritme dan tak mampu mengejar ketertinggalan sebelum pertandingan ditutup 11-5.

Rangkaian laga sebelum final

Keberhasilan Smith sampai ke partai puncak dibangun dari kemenangan-kemenangan sebelumnya. Ia lebih dulu menyingkirkan Josh Rock dari Irlandia Utara dengan skor 10-7 pada babak perempatfinal. Lalu di semifinal, harapan tuan rumah yang diwakili Gian van Veen juga harus tumbang setelah Smith menang 11-8.

Dari kubu Price, langkah menuju final juga melewati beberapa rintangan. Ia melaju setelah mengalahkan James Wade di perempatfinal, sebelum kemudian menyingkirkan Jonny Clayton pada babak semifinal. Clayton sendiri sebelumnya menjadi sosok yang menjatuhkan Littler, sehingga duel tersebut memiliki bobot tambahan dalam narasi turnamen.

Dengan kemenangan di final ini, Smith berhak atas hadiah utama sebesar ÂŁ100.000, sekaligus memperkuat posisinya sebagai pemenang yang layak setelah melalui laga yang penuh variasi tekanan dan perubahan ritme.

Luke Littler gagal mewujudkan clean sweep

Final ini juga menjadi penanda berakhirnya impian clean sweep Luke Littler dalam perebutan semua gelar mayor PDC pada 2026. Langkah Littler kandas di perempatfinal lewat kekalahan 10-4 dari Jonny Clayton.

Sebelum tersingkir, Littler mengawali tahun dengan meraih titel World Championship di Alexandra Palace pada Januari, lalu melanjutkannya dengan kemenangan pada World Masters, UK Open, Premier League, World Cup of Darts, dan World Matchplay. Namun, pada kesempatan melawan Clayton, ia tidak mampu menampilkan performa terbaiknya.

Sebelumnya, Littler sempat mengancam memboikot event-event di Belanda setelah mendapat ejekan dari penonton saat menang pada babak 16 besar atas Nathan Aspinall. Meski begitu, ancaman tersebut tidak berujung pada keberhasilan ketika ia bertemu Clayton, dan turnamen pun berakhir tanpa clean sweep yang ia incar.

Dengan tampil lebih tajam di momen-momen penentuan, Smith akhirnya menjadi figur utama yang mengubah “kejutan” menjadi kemenangan yang benar-benar lengkap—sebuah penutup musim yang terasa dramatis bagi World Series of Darts Finals di Amsterdam.