jurnalistik.co.id – Amsterdam menyajikan laga yang tidak berjalan mulus bagi Luke Littler. World number one itu harus melewati momen menekan sejak fase awal sebelum akhirnya menang dalam World Series of Darts Finals.
Di laga babak pertama, Littler menghadapi Danny Noppert, petaruh kuat dari Belanda. Pemain berusia 19 tahun ini datang dengan target meraih kemenangan keduanya di World Series Finals, setelah sebelumnya menorehkan gelar pada 2024.
Littler juga memiliki catatan pertemuan yang cukup meyakinkan. Ia baru saja mengalahkan Noppert dengan skor 6-0 pada pertandingan yang mengantar sang lawan menjuarai Czech Darts Open.
Namun, skenario pertandingan di Amsterdam tidak berulang. Noppert berhasil menemukan ritme lebih baik dan memenangkan tiga leg beruntun untuk unggul 3-1.
Littler kemudian menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Di momen itu, ia menoleh ke arah penonton dan mengetuk kedua telinga sebagai respons terhadap boos yang terdengar di arena.
Setelah itu, Noppert tidak langsung menjauh. Meski sempat terlihat memiliki momentum, ia gagal memanfaatkan situasi ketika Littler mulai membangun kembali tekanan.
Skor kembali rapat pada angka 4-4. Pada fase ini, Littler melepaskan momen menentukan ketika ia mencatat 95 checkout yang menghasilkan sorak penonton, sementara Noppert tersisa pada 46.
Dari posisi itu, Littler membawa pertandingan ke satu leg penentu kemenangan. Ia kemudian menyelesaikan laga dengan nyaman, memastikan dirinya lolos ke babak berikutnya.
Dengan kemenangan tersebut, Littler akan bertemu Nathan Aspinall di lanjutan turnamen. Aspinall melangkah setelah mengalahkan Raymond Smith dengan skor 6-4.
Langkah pemain Inggris lainnya juga ikut bergulir. Gerwyn Price mengunci kemenangan atas Brody Klinge 6-4, tetapi laga sempat berjalan berat karena ia sempat menguasai permainan hingga 5-0.
Berita Terkait
Klinge tidak tumbang begitu saja. Ia berhasil menghindari kekalahan telak (whitewash), lalu perlahan meningkatkan permainan sehingga ketertinggalannya tinggal satu leg menjelang akhir.
Meski demikian, Price tetap mampu menutup pertandingan dengan baik. Setelah memastikan kemenangan, Price akan menghadapi Jim Long pada pertandingan berikutnya.
Di bagian lain, Motomu Sakai melangkah setelah mengalahkan Callan Rydz 6-5. James Wade juga memastikan tiket dengan mengatasi Damon Heta lewat kemenangan 6-5.
Penantang berikutnya untuk Sakai datang dari Jonny Clayton. Clayton akan menghadapi Sakai setelah lebih dulu menundukkan Maik Kuivenhoven 6-3.
Sementara itu, defending champion Michael van Gerwen mendapat hasil yang tidak sesuai harapan. Pada hari Kamis, ia kalah 6-5 dari Daryl Gurney.
Persaingan kelas atas juga berlanjut lewat Luke Humphries. World number two itu akan menghadapi Dirk van Duijvenbode setelah menang melawan Wattimena.
Kemenangan Littler di Amsterdam juga memperlihatkan kemampuannya bertahan dalam situasi sulit. Setelah sempat tertinggal, ia mampu mengubah ritme permainan dan kembali menekan lawan, termasuk saat suasana arena mulai tidak bersahabat.
Di sisi lain, Noppert tidak berhenti berusaha meski peluangnya sempat terbuka. Ia sempat membawa duel ke fase yang ketat dan membuat angka berimbang, sebelum akhirnya harus mengakui keunggulan Littler pada fase akhir penentuan.
Hasil pertandingan lain menegaskan betapa kompetitif babak tersebut. Gerwyn Price harus melalui jalur yang tidak mudah saat melawan Brody Klinge, karena sempat membiarkan keunggulannya berkurang sebelum akhirnya mengamankan skor 6-4 dan menatap duel berikutnya melawan Jim Long.
Beberapa laga juga menyusun peta pertemuan selanjutnya. Motomu Sakai melangkah setelah menang 6-5 atas Callan Rydz dan akan menghadapi Jonny Clayton yang lebih dulu mengalahkan Maik Kuivenhoven 6-3; sementara James Wade menutup perjuangan dengan kemenangan 6-5 atas Damon Heta. Di kelas atas, Michael van Gerwen juga menelan kekalahan 6-5 dari Daryl Gurney, sedangkan Luke Humphries akan menghadapi Dirk van Duijvenbode setelah menang atas Wattimena.












