jurnalistik.co.id – Petinju asal Limerick, Lee Reeves, menjalani perawatan di rumah sakit setelah insiden saat laga di Dublin pada Sabtu. Kondisinya dilaporkan berada pada status âcritical but stableâ.
Dalam pertandingan itu, Reeves berhadapan dengan Gary Cully untuk memperebutkan gelar BUI Celtic kelas super-lightweight yang masih kosong. Duel berlangsung di 3Arena, dan pertarungan berakhir lebih cepat dari yang diharapkan.
Reeves akhirnya tumbang lewat knockout pada ronde ke-10. Setelah hasil itu, Reeves diseret keluar dari ring menggunakan tandu sebelum kemudian dipindahkan ke fasilitas medis.
Usai pertandingan, Queensberry Promotions merilis pembaruan kondisi Reeves pada Minggu. Pihak promotor menyampaikan bahwa petinju tersebut masih berada di rumah sakit.
âLee Reeves is still in hospital, in a critical but stable condition,â demikian pernyataan juru bicara Queensberry Promotions. Keterangan tersebut juga menegaskan bahwa pihak terkait berharap ada perkembangan dalam beberapa hari ke depan.
Spokesperson itu menambahkan, âWe will know more in the coming days, and our thoughts and prayers remain with Lee and his family.â Pesan serupa disampaikan sebagai bentuk dukungan untuk Reeves dan keluarganya.
Gary Cully, yang meraih kemenangan, ikut menyampaikan pesan saat laga usai digelar. Ia mengatakan doa dan pikirannya menyertai Reeves.
Menurut Cully, âHopefully heâs okay,â ucapnya setelah pertandingan. Ia juga mengakui bahwa Reeves datang dengan status sebagai underdog besar, namun tetap menampilkan kemampuan yang kuat di level yang lebih tinggi.
Berita Terkait
Cully menilai Reeves sebelumnya tampil pada level yang lebih rendah hingga saat ini. Meski demikian, ia menyebut Reeves mampu menunjukkan bahwa petinju itu dapat beroperasi pada tahapan pertandingan yang lebih tinggi dari perkiraan.
Di luar keterangan resmi, promotor Frank Warren juga menyampaikan dukungan melalui unggahan di media sosial. Warren menyatakan bahwa pikirannya dan doanya tercurah untuk Reeves serta keluarga yang ditinggalkannya.
Dalam postingannya, Warren menyebut, âEveryone at Queensberry is thinking of him and weâre in constant contact with his team regarding his condition as we hope for positive news.â Pernyataan tersebut menekankan bahwa tim promotor terus berkomunikasi terkait perkembangan kondisi Reeves.
Pertarungan Reeves kontra Cully sendiri menjadi bagian dari rangkaian laga pendukung (undercard). Jadwal undercard itu mempertemukan Pierce OâLeary dengan Mark Chamberlain, dengan OâLeary tampil sebagai petarung tuan rumah.
Pada pertandingan pendamping tersebut, Pierce OâLeary juga mengalami kekalahan lewat knockout pada ronde ke-10. Dengan demikian, dua laga dalam satu program menampilkan hasil knockout pada ronde yang sama.
Bagi Reeves, insiden setelah pertandingan menjadi sorotan karena ia harus ditangani melalui tandu sebelum dibawa ke rumah sakit. Sementara itu, pembaruan berikutnya akan menjadi penentu untuk mengetahui kondisi lebih lanjut setelah status âcritical but stableâ diumumkan.
Ke depan, Queensberry Promotions menyatakan pihaknya berharap ada informasi lebih rinci dalam beberapa hari. Bagi Cully dan seluruh pihak yang terlibat, pesan dukungan yang disampaikan berulang kali berfokus pada keselamatan Reeves dan harapan agar kabar positif segera muncul.
Setelah insiden di Dublin, Queensberry Promotions menegaskan bahwa Reeves masih menjalani penanganan di fasilitas medis. Melalui pernyataan mereka, pihak promotor menekankan bahwa informasi lanjutan akan disampaikan ketika evaluasi kesehatan memungkinkan, sambil menyampaikan pesan dukungan yang berfokus pada keselamatan petinju tersebut dan harapan adanya kabar baik.
Dukungan itu juga datang dari pihak yang berada di sekitar laga. Baik Gary Cully maupun Frank Warren menyampaikan perhatian yang sama, menunjukkan bahwa meski pertarungan sudah berakhir, fokus utama tetap diarahkan pada pemulihan Reeves. Dalam konteks tersebut, komunikasi mengenai perkembangannya disebut terus dipantau dan diupayakan agar kabar yang lebih pasti bisa segera diperoleh.












