jurnalistik.co.id – Michael Carrick meyakini Manchester United masih punya jalan untuk menantang perebutan gelar-gelar besar, meski belanja musim panas mereka tidak mendekati level yang dikeluarkan sejumlah rival utama.
Optimisme itu disampaikan Carrick dengan menekankan bahwa membangun tim yang kompetitif tidak semata ditentukan oleh besarnya uang. Ia juga memperlihatkan keyakinan serupa dari CEO Manchester United, Omar Berrada, terutama saat klub berupaya mengelola utang dan rencana stadion.
United menghabiskan £148m untuk merekrut pemain baru pada musim panas ini. Angka tersebut lebih rendah dibanding dana yang dikeluarkan Ipswich yang baru promosi, sementara Chelsea dan Tottenham tercatat menggelontorkan investasi lebih dari £300m, serta Man City yang mencatat rekor belanja hingga £458m.
Dalam laga akhir pekan, perbandingan kekuatan finansial itu kembali terasa. Saat Liverpool meraih kemenangan atas Ipswich pada Jumat malam, mereka menurunkan tiga pemain yang masing-masing berharga lebih dari £100m: Alexander Isak, Bradley Barcola, dan Florian Wirtz.
Bagi United, penandatanganan termahal musim panas ini datang dari lini tengah. Carrick dan manajemen menyebut Carlos Baleba, gelandang asal Cameroon dari Brighton, sebagai pembelian paling mahal dengan kesepakatan yang bisa mencapai £70m. Nilai itu tetap berada sekitar £19m di bawah rekor klub £89m yang dibayarkan untuk Paul Pogba satu dekade lalu.
Pelatih Manchester United, Michael Carrick, menegaskan ia merasa klub masih mampu berkompetisi di level tertinggi. “I certainly feel we can,” he said. “The challenge is getting the right dynamics, the right balance and the right group together; getting the best players in the group to enhance the rest. Whether you need experience, or some younger players.”
Menurut Carrick, tujuan utama adalah menyusun kombinasi yang pas di dalam skuat. Ia menggarisbawahi pentingnya keseimbangan dinamika tim dan pemilihan pemain yang dapat saling meningkatkan performa, baik dari sisi pengalaman maupun potensi pemain muda.
Di luar pembicaraan soal kemampuan bersaing, ada pula kritik yang diarahkan pada strategi transfer United. Sorotan yang disebut dalam laporan mencakup ketiadaan bek kiri untuk bersaing dengan Luke Shaw, serta minimnya dukungan di lini depan untuk Benjamin Sesko.
Carrick menolak anggapan bahwa klub dibatasi dalam belanja musim panas oleh hierarki internal. Ia menyatakan bahwa ketersediaan uang memang penting, tetapi bukan satu-satunya jawaban. “The actual amount of money I understand can be a big thing but it doesn’t always have to be the answer,” he said.
Berita Terkait
“United can manage debt and compete for trophies,” menjadi nada utama yang turut disampaikan Berrada ketika membahas kapasitas klub menghadapi tantangan keuangan. Pertanyaan mengenai apakah utang membatasi kemampuan belanja muncul di Fans Forum pada akhir Juni, dan kemudian mendapat respons dari sejumlah pengamat, termasuk Swiss Ramble, yang pada September 2025 mengestimasi United telah membayar bunga sebesar £852m sejak keluarga Glazer mengakuisisi klub pada 2005.
Angka-angka internal juga menunjukkan kompleksitas situasi. Laporan keuangan terbaru menyebut total pinjaman mencapai £1.29bn, termasuk outstanding transfer fees. Selain itu, United disebut menanggung tambahan £91.92m saat melakukan refinancing obligasi pada Juni, sementara klub belum menguraikan rencana pendanaan untuk stadion baru yang diperkirakan menelan biaya lebih dari £2bn.
Menjelang publikasi laporan yang lebih lengkap, akun setahun penuh hingga 30 Juni dijadwalkan keluar dalam beberapa minggu mendatang. Itu akan menjadi gambaran terbaru setelah musim yang dijalani tanpa kompetisi Eropa.
Sementara itu, protes dari suporter terhadap pihak Glazer tetap terjadi di hampir setiap pertandingan. Namun, Berrada menegaskan klub berusaha tetap kompetitif dengan mengatur utang dan ambisi stadion. Ia menyampaikan pandangannya dalam Fans Forum pada 30 Juli dengan pesan yang sarat pada konsistensi arah finansial dan prestasi.
“We have shown that with debt, we can not only [be] profitable, but more importantly, win trophies,” Berrada told the club’s Fans Forum on 30 July,. “And our aim is to do that again. “Our role as management is to be able to operate competitively with a financial structure that’s sustainable. “We also aspire to build a new stadium, but we have to do it in a way that allows us to continue being competitive. “We need to stay very disciplined and continue to take the right decisions on the pitch and put us in a position where we can do everything, where we can sustain the debt, aspire to build a new stadium and importantly, try to win as many trophies as we can.”
Sejalan dengan itu, Carrick menilai komposisi skuat saat ini lebih baik dibanding akhir musim lalu. Ia menyebut kedatangan Baleba, Andrey Santos dari Chelsea, serta Youri Tielemans dari Aston Villa, ditambah kemunculan pemain depan berusia 19 tahun, Shea Lacey.
Carrick menarik kesimpulan bahwa timnya kini berada pada posisi yang lebih menguntungkan setelah musim sebelumnya berakhir dengan capaian yang kuat. Ketika Carrick mengakhiri musim dengan catatan finis ketiga, ia mencatat 12 kemenangan dari 17 laga sejak menukangi tim.
Dalam nada tekad yang sama, Carrick menegaskan bahwa target utama tetap berburu kemenangan. “Being at this club, you’ve got to strive to win,” said Carrick. “That’s where we want to be, and we want to try and get to that on a consistent level. “I don’t like to keep looking back, but they know what it’s taken to put that run together. Granted, there was one competition, and we need to do that an awful lot more this season, but we have strengthened the group, so we feel good about what’s possible.”
Kepercayaan Carrick pada skuat yang lebih solid diharapkan akan tampak dalam bulan-bulan ke depan. Meski United menghabiskan jauh lebih sedikit dibanding banyak pesaing, Carrick tetap yakin bahwa klub telah merakit tim yang bisa mengajukan tantangan di level yang lebih tinggi.












