Olahraga

Srikandi Merdeka Cup: Saat Pelatih Yordania Terpukau Keramahan Indonesia

×

Srikandi Merdeka Cup: Saat Pelatih Yordania Terpukau Keramahan Indonesia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: Srikandi Merdeka Cup: Kala Pelatih Yordania Terkesan dengan Indonesia

jurnalistik.co.id – Pelatih timnas putri U16 Yordania, Luna Rami Amin, mengaku terkesan dengan sambutan masyarakat Indonesia selama gelaran Srikandi Merdeka Cup. Menurutnya, keramahan itu ikut mempercepat adaptasi para pemainnya di tengah perbedaan cuaca dan budaya.

Yordania memulai turnamen dengan hasil positif pada laga perdana. Pada pertandingan di Supersoccer Arena, Kudus, Sabtu (15/8/2026) malam WIB, mereka menundukkan Singapura dengan skor 3-1.

Pertandingan tersebut menjadi panggung bagi kecepatan Yordania sejak awal. Tiga gol kemenangan mereka lahir melalui Toleen Belal pada menit ke-35, Alma Alsaify pada menit ke-48, dan Lamar Yousif pada menit ke-74.

Sementara itu, Singapura sempat memberi harapan lewat satu gol. Tim asuhan Singapura hanya mampu memperkecil keadaan lewat eksekusi penalti Ho Ray-en pada menit ke-82.

Luna menilai kemenangan timnya bukan hasil instan. Ia menyebut persiapan yang sudah berjalan sebelum pertandingan menjadi fondasi untuk tampil dengan performa terbaik di lapangan.

Kepuasan atas kerja yang sudah lama dipersiapkan

Usai pertandingan, Luna menyampaikan rasa puas terhadap penampilan tim asuhannya. Ia menegaskan bahwa hasil yang didapat merupakan buah dari usaha yang dijalankan dalam beberapa pekan terakhir.

“Terima kasih banyak. Faktor kuncinya adalah gairah mereka, semangat mereka, dan kerja keras mereka dalam beberapa minggu terakhir,” kata Luna dalam konferensi pers setelah laga di Supersoccer Arena, Sabtu (15/8/2026).

“Saya sangat bangga dengan tim ini dan mereka mendapatkan apa yang pantas mereka dapatkan hari ini,” sambungnya. Bagi Luna, keberhasilan meraih angka penuh menjadi bukti dari konsistensi kerja tim sejak tahap persiapan.

Ia juga menempatkan nama Alma Alsaify sebagai salah satu bagian dari upaya yang telah dilakukan tim. Menurut Luna, kemenangan ini telah cukup lama dipersiapkan oleh Alma Alsaify dkk.

Di sisi lain, Luna tetap menyoroti bahwa dinamika pertandingan memberi ruang bagi timnya untuk menunjukkan kualitas. Saat Singapura mencoba menekan di fase akhir, Yordania tetap mampu mengendalikan jalannya laga hingga skor akhir bertahan 3-1.

Dengan kemenangan tersebut, Yordania memastikan bahwa langkah awal di Srikandi Merdeka Cup berjalan sesuai target performa. Hasil itu sekaligus menjadi modal untuk menghadapi rangkaian pertandingan berikutnya.

Adaptasi lebih cepat berkat sambutan hangat

Luna kemudian menyoroti pengalaman selama beberapa hari berada di Indonesia. Baginya, selain faktor teknis, kondisi nonlapangan juga berpengaruh terhadap kesiapan para pemain.

Meski memiliki perbedaan cuaca dan budaya, Luna menyanjung keramahan masyarakat Indonesia yang, menurutnya, membantu pemain beradaptasi lebih cepat. Adaptasi tersebut dinilai penting untuk memulihkan kondisi fisik setelah menjalani aktivitas dan agenda pertandingan.

“Kami memiliki waktu yang cukup untuk pulih, menghidrasi diri, dan tidur dengan nyenyak,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa jadwal pemulihan itu berjalan lebih efektif karena para pemain merasa nyaman dengan lingkungan sekitar.

“Sejujurnya, masyarakat Indonesia… sambutan hangat dan keramahannya membantu para pemain beradaptasi lebih cepat karena kami memiliki makanan yang mirip, suasana yang mirip,” jelasnya.

Penjelasan Luna menekankan hubungan langsung antara rasa nyaman dan kesiapan tim. Saat pemain lebih cepat menyesuaikan diri, proses pemulihan menjadi lebih lancar sebelum menghadapi tantangan pertandingan berikutnya.

Luna juga mengapresiasi peran federasi dan penyelenggara di sepanjang masa persiapan maupun pelaksanaan turnamen. Ia menyebut dukungan dari pihak terkait turut memudahkan tim dalam menjalani kebutuhan adaptasi selama berada di Indonesia.

“Jadi, saya ingin berterima kasih kepada federasi Indonesia atas semua dukungannya. Jadi, itu lebih mudah bagi mereka,” tandasnya.

Dengan kata lain, kemenangan 3-1 atas Singapura di Srikandi Merdeka Cup tidak hanya membawa tiga poin, tetapi juga membawa pesan bahwa kesiapan psikologis dan kenyamanan lingkungan bisa menjadi faktor yang turut mengangkat performa. Bagi Luna, sambutan yang diterima di Indonesia menjadi bagian dari cerita keberhasilan timnya pada laga perdana.