Olahraga

US Open 2026: Harriet Dart ‘under the weather’ saat kalah dari Marie Bouzkova

×

US Open 2026: Harriet Dart ‘under the weather’ saat kalah dari Marie Bouzkova

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi: US Open 2026 results: Harriet Dart struggles with illness in Marie Bouzkova loss

jurnalistik.co.id – Harriet Dart mengatakan dirinya “under the weather” saat menghadapi kondisi panas di New York, sebelum akhirnya tersingkir pada babak kedua US Open. Ia tumbang dari unggulan ke-25 asal Ceko, Marie Bouzkova, dengan skor 6-2, 6-2.

Pertandingan berlangsung di tengah suhu sekitar 30C, dan Dart mengalami kesulitan untuk menemukan ritme permainan. Dalam laga tersebut, Bouzkova langsung tampil dominan dan memberi tekanan sejak awal servis maupun reli.

Dart, petenis berusia 30 tahun yang berada di peringkat 131 dunia, terlihat berusaha menurunkan suhu tubuhnya selama pertandingan. Ia menggunakan handuk berisi es di leher, serta memanfaatkan alat pendingin udara dingin pada waktu-waktu pergantian permainan.

“I have been a bit under the weather. It is what it is, sadly,” kata Dart. Ia menambahkan, “It was quite warm. I had a temperature, I was trying to cool down. I’ve played many weeks in a row.”

Ia juga menjelaskan soal perbedaan cara pendinginan ruangan yang ia rasakan selama turnamen. “I am not used to air conditioning being pumped everywhere. We go from really hot outside to freezing inside,” ujarnya.

Meski mengakui kondisinya tidak sepenuhnya ideal, Dart tetap memberikan pujian kepada lawannya. “All credit to my opponent, she is an incredibly tough player, so even if I had been at full capacity, I don’t know,” lanjutnya.

Di sisi performa, Dart kesulitan saat melayani Bouzkova. Ia melakukan delapan double fault dan hanya berhasil mengirim 45% servis pertama yang masuk, membuat Bouzkova lebih mudah membaca ritme dan memulai serangan.

Bouzkova kemudian mengambil alih pertandingan hampir tanpa hambatan. Ia mencatat tujuh gim beruntun untuk memastikan set pertama, lalu pada set kedua berhasil unggul dengan double break sebelum akhirnya mengamankan kemenangan.

Sejak Bouzkova memimpin jauh, Dart tidak mampu melakukan pemulihan yang berarti. Bouzkova tetap menjaga konsistensi dan merampungkan laga untuk melaju ke babak ketiga, di mana ia akan menghadapi Iga Swiatek dari Polandia, unggulan kedelapan.

Kekalahan Dart membuat wakil Britania lain tersisa sebagai satu-satunya petenis Inggris di nomor tunggal putra maupun putri. Fran Jones menjadi yang terakhir bertahan setelah jadwal hari Kamis berikutnya, ketika ia akan menghadapi Iva Jovic, unggulan ke-14 asal Amerika.

Babak kedua juga menelan hasil kurang baik bagi Katie Boulter pada hari Rabu. Boulter kalah dari Karolina Muchova hanya dalam 58 menit, sehingga laju Britania di turnamen memasuki fase yang lebih menantang bagi pemain yang tersisa.

Sementara itu, di undian putra, beberapa nama juga gagal melewati babak kedua. Jacob Fearnley dan Toby Samuel tumbang di babak kedua, sedangkan Cameron Norrie, Arthur Fery, Harry Wendelken, serta Jan Choinski lebih dulu angkat raket pada babak pertama.

Dengan tersingkirnya Dart, fokus pun bergeser pada laga-laga lanjutan di US Open. Bouzkova membawa momentum setelah mengatasi tantangan panas dan mengunci kemenangan telak, sementara Jones akan mencoba menjaga keberlanjutan wakil Britania menghadapi Jovic pada hari yang sama.

Di tengah panas yang ia rasakan, Dart berusaha menjaga kondisi tubuhnya tetap stabil selama pertandingan berlangsung. Ia menyebut dirinya sempat mengalami suhu badan, sehingga fokusnya bukan hanya menghadapi reli, tetapi juga menemukan cara cepat untuk menurunkan rasa tidak nyaman. Ia juga menilai suasana turnamen terasa berbeda dari kebiasaan yang selama ini ia jalani.

Masalah muncul terutama saat servis menjadi bagian yang paling sulit dihadapi. Saat menghadapi Bouzkova, Dart kerap kehilangan kendali sehingga lawan lebih leluasa membangun tempo sejak awal rally. Rentetan kesulitan itu membuat Bouzkova mampu tetap menekan tanpa banyak memberi ruang bagi Dart untuk balik mengubah ritme permainan.

Dengan hasil ini, perhatian kemudian beralih ke pertandingan lanjutan di US Open. Bouzkova melaju membawa keunggulan yang lahir dari ketahanan menghadapi kondisi panas, sementara Fran Jones menjadi satu-satunya harapan pemain Inggris yang masih bertahan setelah menyelesaikan laga keduanya. Pada sisi lain, Dart tidak lagi berada di undian, dan petenis Ceko itu kini menatap pertemuan berikutnya melawan Iga Swiatek.