Hukum & Kriminal

Bolehkan Memulangkan Anak dari Sekolah atau Menolak Bekerja saat Gelombang Panas?

×

Bolehkan Memulangkan Anak dari Sekolah atau Menolak Bekerja saat Gelombang Panas?

Sebarkan artikel ini
Can you keep your kids off school or refuse to work during a heatwave?
Ilustrasi: Can you keep your kids off school or refuse to work during a heatwave?

jurnalistik.co.id – Gelombang panas ekstrem di Inggris dan Wales masuk ke fase yang lebih serius setelah Met Office mengeluarkan peringatan berwarna merah untuk wilayah tertentu. Dalam beberapa hari ke depan, suhu diprediksi meningkat tajam, termasuk potensi mencapai 40C pada Rabu dan Kamis.

Peringatan itu mulai berlaku pukul 09:00 pada hari Rabu dan berlangsung hingga pukul 21:00 pada hari Kamis. Pemberlakuannya mencakup Inggris bagian tengah, selatan, dan tenggara, serta beberapa wilayah di selatan Wales.

Di tengah kondisi seperti ini, sejumlah orang tua dan pekerja bertanya hal yang sama: apakah sekolah bisa ditutup dan apakah seseorang boleh menolak bekerja karena suhu?

Apakah sekolah otomatis akan ditutup jika kepanasan?

Pemerintah Inggris tidak memiliki batas suhu maksimum yang ditetapkan secara hukum untuk ruang kelas. Karena itu, pemerintah juga tidak biasanya menyarankan agar sekolah menutup layanan hanya karena suhu tinggi.

Sebagai gantinya, pemerintah menyatakan bahwa sekolah umumnya bisa dikelola dengan aman, dan menjaga anak tetap bersekolah dinilai penting. Pemerintah juga menekankan bahwa sekolah akan menyesuaikan penanganan melalui penilaian risiko.

Organisasi guru dan tenaga pengajar (teaching unions) merekomendasikan agar sekolah menargetkan suhu di dalam ruangan tidak melebihi 26C. Pimpinan sekolah diharapkan memantau kondisi secara dekat, termasuk kemungkinan peserta didik menjadi lebih cepat lelah, khususnya bagi siswa yang rentan.

Jika kepala sekolah pada akhirnya memutuskan untuk menutup sekolah, keputusan itu perlu didiskusikan lebih dulu dengan ketua dewan sekolah dan pihak academy trust atau pemberi kerja. Proses ini menjadi bagian dari pertimbangan yang terkait manajemen dan tata kelola.

Langkah yang bisa dilakukan sekolah saat suhu meningkat

Sejumlah orang tua bisa saja sudah menerima pesan dari sekolah terkait pelonggaran aturan seragam. Salah satu penyesuaian yang disebut adalah anak diperbolehkan memakai pakaian olahraga (PE kits) sebagai alternatif.

Sekolah juga dapat mempertimbangkan perubahan jam mulai dan jam pulang agar kegiatan belajar bisa menghindari jam-jam terpanas. Selain itu, pelajaran bisa dipindahkan ke area sekolah yang lebih sejuk.

Departemen Health and Social Care (DHSC) merekomendasikan agar anak tidak mengikuti aktivitas fisik yang berat ketika cuaca sangat panas. Karena itu, pelajaran olahraga (PE) mungkin dibuat lebih sedentari dibanding biasanya.

Untuk membantu pengaturan ventilasi, CO2 monitors dapat digunakan guna memantau sirkulasi udara. Namun, saran dari UK Health Security Agency (UKHSA) juga menyebutkan bahwa pada kondisi tertentu sekolah mungkin harus menutup jendela kemudian di hari yang sama bila suhu di luar menjadi lebih tinggi daripada di dalam.

UKHSA juga menyampaikan bahwa kipas (fans) sebaiknya tidak digunakan jika suhu naik di atas 35C. Dengan kata lain, perangkat pendingin tidak selalu menjadi solusi tunggal, karena tetap bergantung pada perbandingan suhu luar dan dalam ruangan.

Teaching unions menyatakan bahwa sekolah akan berupaya semaksimal mungkin dengan langkah-langkah yang tersedia untuk menjaga kenyamanan anak dan staf. Akan tetapi, mereka menilai tantangan akan lebih sulit di beberapa sekolah.

Di sisi lain, para serikat pekerja pendidikan mendorong pemerintah untuk berinvestasi agar semua bangunan sekolah menjadi lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. Mereka menyebutkan dampak lanjutan dari bencana seperti banjir, kebakaran, dan gangguan perjalanan setelah badai malam sebagai gambaran kebutuhan ketahanan infrastruktur.

Hak orang tua: tetap mengirim anak atau menahan di rumah

Jika sekolah tetap buka, pemerintah menyarankan agar anak dikirim seperti biasa. Pemerintah menilai kehadiran adalah cara terbaik agar peserta didik bisa belajar dan mencapai potensi mereka.

Dengan demikian, pertanyaan ā€œbolehkah tidak mengirim anakā€ tidak otomatis memiliki jawaban tunggal saat sekolah beroperasi, melainkan mengikuti kondisi keputusan sekolah dan pedoman keselamatan yang berlaku.

Apakah boleh menolak bekerja saat gelombang panas?

Di Inggris, tidak ada hukum yang menyatakan bahwa suhu tertentu otomatis membuat seseorang tidak boleh bekerja. Meski begitu, panduan dari Health and Safety Executive (HSE) menekankan bahwa pemberi kerja wajib mematuhi hukum kesehatan dan keselamatan kerja.

Dalam panduan tersebut, kewajiban pemberi kerja mencakup menjaga suhu pada tingkat yang ā€œcomfortableā€ serta ā€œproviding clean and fresh airā€. Artinya, isu utama bukan sekadar angka suhu, tetapi pengelolaan kondisi kerja agar tetap layak dan aman.

Acas juga menyatakan bahwa, ā€œexcept in extreme circumstances, workers usually need to follow their contracts and work with their employer to find a suitable and safe way to workā€. Menurut mereka, dalam keadaan normal, pekerja umumnya perlu mengikuti kontrak kerja dan bekerja sama dengan atasan untuk menemukan cara kerja yang aman.

Acas menyebut Chief Executive mereka, Niall Mackenzie, mengatakan bahwa ā€œit is usually a last resort in extreme circumstancesā€ bila tempat kerja harus ditutup, atau seorang pekerja tidak bisa bepergian atau bekerja karena panas. Mackenzie menambahkan bahwa ā€œAny such decision should only be taken where there are no alternative options and should be communicated clearly and in good time,ā€ serta menekankan pemberi kerja harus fleksibel dan mempertimbangkan pelonggaran aturan bila memungkinkan.

Sebagai konteks, Climate Change Committee (CCC) pada bulan lalu menyatakan bahwa Inggris seharusnya memperkenalkan batas suhu maksimum untuk tempat kerja guna melindungi orang. CCC mengaitkannya dengan meningkatnya intensitas gelombang panas akibat perubahan iklim.

HSE juga menyebut standar suhu dalam ruangan pada cuaca dingin: minimum yang seharusnya normalnya minimal 16C, atau 13C bila pekerjaan melibatkan ā€œrigorous physical effortā€. Angka-angka ini menunjukkan bahwa pengelolaan suhu kerja dipandang sebagai bagian dari kerangka keselamatan, meski konteks artikel ini membahas gelombang panas.

Cara pemberi kerja menjaga tempat kerja tetap aman

HSE menyatakan bahwa pemberi kerja sebaiknya memberi kesempatan kerja yang lebih fleksibel bila memungkinkan dan memindahkan pekerja ke bagian bangunan yang lebih sejuk. Pemberi kerja juga dapat melonggarkan aturan pakaian formal dan menyediakan jeda yang cukup agar pekerja bisa minum yang lebih dingin atau beristirahat untuk menurunkan panas tubuh.

Menurut HSE, kipas atau pendingin udara bisa disediakan, dan bila memungkinkan jendela dibuka untuk menjaga sirkulasi udara. Untuk pekerja yang bekerja dari rumah, HSE menyarankan menutup tirai di siang hari untuk menghalangi panas dari matahari.

Di pagi dan sore hari, jendela dapat dibuka di sisi berlawanan agar udara panas bisa keluar dan udara yang lebih dingin masuk. Menggunakan kipas juga bisa membantu mendorong aliran udara.

Pekerja luar ruangan dan perjalanan menuju tempat kerja

Untuk pekerja di luar ruangan, HSE menilai cuaca dapat berdampak serius pada kesehatan jika risikonya tidak dikelola dengan tepat. HSE menyarankan pekerjaan dijadwalkan ulang ke jam yang lebih sejuk, menambah frekuensi istirahat, menyediakan area teduh, dan memberi akses minum air dingin secara gratis.

HSE juga mendorong agar pekerja melepas alat pelindung diri saat beristirahat untuk membantu proses pendinginan. Acas menambahkan bahwa pekerja di luar ruangan sebaiknya mengenakan pakaian yang sesuai dan memakai sunscreen untuk membantu melindungi dari sengatan matahari.

Gelombang panas juga berpotensi mengganggu layanan transportasi. HSE mencatat cuaca panas bisa memengaruhi jalur listrik udara di kereta, serta menyebabkan rel memuai hingga melengkung.

Acas menyebut bahwa bila transportasi publik terganggu, hal itu dapat memengaruhi kehadiran staf dan kemampuan mereka untuk tiba tepat waktu. Acas menyarankan individu memeriksa jadwal terlebih dulu, sementara pemberi kerja diharapkan tetap fleksibel.

National Highways menyampaikan agar pengemudi membawa banyak air minum saat perjalanan, termasuk cukup untuk penumpang. Jika memungkinkan, National Highways juga menyarankan mengubah waktu perjalanan agar menghindari hari dan jam paling panas.

Sementara itu, kelompok automotif RAC mengatakan pengemudi yang mobilnya tidak memiliki pendingin udara yang efektif ā€œshould strongly considerā€ untuk menunda perjalanan yang tidak penting sampai peringatan cuaca dinyatakan berakhir.