jurnalistik.co.id – Kapolda Gorontalo menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat Gorontalo atas dukungan serta partisipasinya menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar tetap kondusif selama pelaksanaan Pekan Nasional Petani dan Nelayan XVII (PENAS XVII), Rabu/24/06/2026.
Menurut Kapolda, keberhasilan PENAS XVII yang berlangsung aman, tertib, dan lancar tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang turut menjaga stabilitas keamanan di lingkungan masing-masing.
Kapolda juga menilai kondisi yang kondusif tersebut turut mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, termasuk kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada acara puncak dan penutupan PENAS XVII.
Dalam kesempatan itu, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel kepolisian yang telah bersinergi dalam melaksanakan pengamanan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Kapolda menegaskan bahwa terjaganya keamanan selama penyelenggaraan PENAS XVII merupakan hasil kerja sama serta kepedulian seluruh elemen masyarakat.
“Keamanan yang terjaga dengan baik selama pelaksanaan PENAS XVII merupakan hasil kerja sama dan kepedulian seluruh elemen masyarakat. Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Gorontalo yang telah mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” ujar Kapolda.
Kapolda berharap semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan yang telah ditunjukkan selama PENAS XVII dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.
Harapan tersebut, lanjut Kapolda, penting agar stabilitas keamanan di Gorontalo tetap terjaga sekaligus mampu menjadi landasan bagi berbagai program pembangunan daerah maupun nasional.
Dalam evaluasinya, Kapolda juga menyampaikan bahwa PENAS XVII yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah berakhir dengan aman dan sukses.
“Pelaksanaan PENAS XVII yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia pun berakhir dengan aman dan sukses, menjadikan Gorontalo sebagai tuan rumah yang mampu memberikan kesan positif bagi seluruh tamu dan peserta yang hadir,” tutupnya.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan, penegasan apresiasi Kapolda terhadap masyarakat dan seluruh personel kepolisian menjadi bagian dari rangkaian penekanan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tugas institusi, tetapi juga tanggung jawab bersama.
Pernyataan tersebut sekaligus mencerminkan bahwa sinergi yang terbangun selama PENAS XVII—melalui dukungan warga dan kerja di lapangan dari aparat—memberikan kontribusi nyata terhadap suasana kondusif yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan acara berskala nasional.
Kapolda menempatkan keberhasilan penyelenggaraan sebagai hasil dari kerja kolektif, mulai dari partisipasi masyarakat dalam menjaga ketertiban hingga upaya personel dalam memberikan pengamanan dan pelayanan selama kegiatan berlangsung.
Melalui penutupan PENAS XVII, Gorontalo juga diposisikan sebagai tuan rumah yang mampu menghadirkan pengalaman positif bagi tamu dan peserta, sekaligus menunjukkan kesiapan dalam mengelola rangkaian agenda nasional secara aman dan lancar.
Apresiasi Kapolda kepada masyarakat Gorontalo diharapkan dapat menjadi penguatan berkelanjutan, agar suasana kamtibmas yang kondusif tidak berhenti pada masa pelaksanaan PENAS XVII, melainkan terus hidup dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa suasana tertib yang tercipta selama PENAS XVII tidak muncul secara instan, melainkan terbentuk dari kesadaran bersama antara warga dan aparat. Setiap pihak diharapkan menjalankan perannya dengan disiplin, sehingga pelaksanaan agenda berskala nasional dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Dari rangkaian yang telah berlangsung, Kapolda juga memandang adanya upaya pelayanan dan pengamanan yang saling melengkapi di lapangan sebagai faktor penting dalam menjaga kelancaran kegiatan. Sinergi tersebut membuat seluruh tahapan, mulai dari penyelenggaraan hingga penutupan, berlangsung terarah dan tetap dalam kondisi yang kondusif.
Kapolda berharap, setelah penutupan PENAS XVII, perhatian terhadap keamanan dan ketertiban dapat diteruskan melalui kebiasaan sehari-hari. Penegasan apresiasi ini diharapkan menjadi dorongan agar masyarakat tetap waspada, menjaga kerukunan, dan mendukung terciptanya kamtibmas yang aman, yang pada akhirnya menjadi bekal bagi kesinambungan program pembangunan daerah maupun nasional.












