jurnalistik.co.id – Ratusan sekolah di Inggris dan Wales mulai menyiapkan penutupan parsial hingga penuh setelah muncul peringatan panas ekstrem berwarna merah. Sejumlah operator kereta api, termasuk yang terbesar di Inggris, juga mengingatkan publik untuk tidak bepergian kecuali benar-benar perlu.
Puncak suhu pada Selasa tercatat mencapai 34,6°C di Wisley, Surrey. Irlandia Utara dan Skotlandia mengalami hari-hari terpanas tahun ini dengan suhu masing-masing 28,1°C dan 29°C, sedangkan Wales mencapai 32,2°C.
Gelombang panas diperkirakan terus menguat. Pada Rabu, suhu di wilayah selatan Inggris diperkirakan naik hingga kisaran 37–38°C.
Met Office mengeluarkan peringatan panas ekstrem merah untuk sebagian wilayah Inggris dan Wales mulai Rabu pagi hingga Kamis malam. Peringatan ini menandakan adanya bahaya terhadap jiwa, terutama dalam periode yang disebut sebagai “spell of hot and humid weather” yang luar biasa.
Rentang peringatan dan risiko kesehatan
Periode peringatan panas ekstrem merah yang “langka” diperkirakan berlangsung mulai pukul 09:00 BST pada Rabu hingga pukul 21:00 pada Kamis. Dalam keterangan Met Office, periode tersebut berpotensi menghadirkan cuaca sangat panas dan lembap di bagian selatan serta tengah Inggris, dan selatan Wales.
Untuk Inggris bagian selatan, Met Office menyebut peluang suhu maksimum 39°C pada Rabu bukan tidak mungkin. Tingkat kelembapan yang tinggi membuat kondisi terasa lebih tidak nyaman; misalnya, bila suhu udara sekitar 35°C, bisa terasa seperti 41°C.
Pihak peringatan juga menekankan risiko gangguan kesehatan serius hingga bahaya terhadap jiwa di area yang terdampak. Kehilangan listrik dan gangguan layanan penting lain seperti air juga diperkirakan terjadi karena meningkatnya risiko kegagalan pada sistem serta peralatan yang sensitif terhadap panas.
Met Office menilai lebih banyak orang akan mengunjungi wilayah pesisir, danau, serta sungai. Hal itu dinilai dapat meningkatkan risiko insiden keselamatan air.
Suhu rekor dan kondisi malam tetap hangat
Catatan suhu tertinggi bulan Juni di Inggris tercatat 35,6°C pada 1976, dan angka itu diperkirakan akan terlampaui. Meski berpeluang memecahkan rekor, suhu maksimum diperkirakan tetap di bawah rekor tertinggi sepanjang masa 40,3°C yang ditetapkan pada 2022.
Inggris sempat diprediksi mengalami hari terpanas bulan Juni pada Selasa, namun di beberapa wilayah tenggara suhu justru sekitar 2–3°C lebih rendah dari perkiraan setelah hujan lebat disertai banjir kilat di sejumlah lokasi pada malam sebelumnya. Suhu malam selama pekan ini diperkirakan tetap tinggi, dan beberapa tempat tidak turun di bawah 20°C yang dikenal sebagai tropical night.
Peringatan kesehatan merah dan respons tenaga layanan darurat
UK Health Security Agency (UKHSA) juga mengeluarkan red heat health alert mulai pukul 01:00 pada Rabu hingga pukul 23:00 pada Kamis. Prof Robin May, chief scientific officer UKHSA, mengatakan ini hanya kedua kalinya pihaknya menerbitkan peringatan kesehatan panas merah, setelah terakhir kali pada Juli 2022.
Dalam program BBC Radio 4 Today, Prof Robin May menyebut peringatan tersebut sebagai “signals a very widespread threat”. Ia juga menambahkan bahwa peringatan ini menyasar “to people who generally think of themselves as not being particularly threatened by heat”.
Ia menekankan bahwa meski biasanya peringatan ditujukan untuk kelompok rentan seperti lansia, anak, atau mereka yang lebih berisiko, kali ini pihaknya juga memperingatkan orang yang pada dasarnya sehat. Menurutnya, kutipan itu berbunyi “Often we are warning about the vulnerable, the elderly, the young, but in this case we’re also warning otherwise healthy people in their prime of life to take very cautious steps, because this heat is going to be quite intense and can have very serious life threatening effects even in people who are completely fit”.
Matthew Hopkins dari acute and ambulance network untuk aliansi NHS mengatakan kepada Today bahwa pihaknya memperkirakan kebutuhan layanan darurat akan meningkat dalam beberapa hari ke depan selama periode cuaca sangat panas tersebut.
Penutupan sekolah dan penyesuaian kegiatan
Lebih dari 300 sekolah di Inggris dan Wales merencanakan penutupan parsial maupun penuh pada Selasa dan beberapa hari setelahnya. Sebagian sekolah juga menutup kegiatan lebih awal pada Rabu dan Kamis untuk melindungi anak-anak dari panas.
Dalam penyesuaian yang disebutkan, beberapa siswa diberi tahu dapat mengenakan perlengkapan PE kit dibandingkan seragam sekolah lengkap pada hari-hari tersebut. Departemen Pendidikan (Department for Education) menyatakan bahwa pihaknya tidak “normally advise schools to close” dan sebaliknya menerbitkan panduan untuk mengelola suhu tinggi dengan cara terbaik.
Disrupsi perjalanan serta antisipasi kerusakan
Met Office juga memperingatkan adanya gangguan perjalanan bagi mereka yang bepergian melalui mobil, kereta, maupun pesawat. National Rail meminta penumpang menghindari perjalanan yang tidak penting serta memastikan membawa air.
GTR, operator kereta terbesar di Inggris, menyatakan akan menangguhkan Gatwick Express mulai siang awal pada Rabu dan Kamis. Bandara tetap akan melayani perjalanan melalui Thameslink dan Southern, sementara operator juga menerapkan pembatasan kecepatan demi keselamatan selama dua hari berikutnya dengan jumlah perjalanan lebih sedikit pada jalur Thameslink, Great Northern, dan Southern. GTR juga menyebut penumpang bisa meminta pengembalian dana untuk tiket yang dibeli untuk Selasa dan beberapa hari berikutnya bila tidak jadi bepergian.
Avanti West Coast menyebut akan menjalankan lebih sedikit layanan kereta antara Selasa hingga Kamis. Chiltern Railways juga mengatakan telah mengurangi layanan lebih dari setengah selama tiga hari tersebut.
National Rail menjelaskan bahwa panas dapat memicu sejumlah masalah, termasuk berkembangnya overhead lines dan berpotensinya rel mengalami buckling. RAC menyatakan bahwa bantuan penanganan kerusakan (breakdown assistance) diperkirakan meningkat secara “significantly” ketika suhu mencapai puncaknya, dan pihaknya bahkan sudah menangani 10% lebih banyak kerusakan dibanding biasanya untuk waktu tahun ini.
Adapun peringatan amber yang lebih ringan masih berlaku hingga Kamis untuk sebagian wilayah Inggris selatan dan tengah serta sebagian Wales. Cuaca panas dan lembap pada Selasa didahului oleh badai petir pada dini hari, dengan Met Office melaporkan sekitar 29.000 kali sambaran petir di wilayah selatan.
Badai tersebut memicu banjir kilat serta mengganggu perjalanan di beberapa bagian Inggris. London Fire Brigade melaporkan merespons 400 panggilan selama semalam, sementara layanan darurat menyebut dua kebakaran rumah di London dan satu kebakaran di Bristol diduga berkaitan dengan sambaran petir.
Di Inggris barat daya, juga dilaporkan ada pemadaman listrik, dengan ratusan rumah sempat tidak mendapat aliran listrik pada Senin malam menurut National Grid.
Penyebab gelombang panas dan kaitannya dengan perubahan iklim
Penyebab langsung gelombang panas disebut sebagai “heat dome”, yaitu area bertekanan tinggi yang “stuck” atau terjebak sehingga udara hangat tertahan di bawahnya. Meski sulit mengaitkan peristiwa cuaca ekstrem secara spesifik dengan perubahan iklim, para ilmuwan menyatakan bahwa perubahan iklim membuat gelombang panas lebih sering dan lebih intens.
Dalam 30 tahun terakhir, Eropa mengalami pemanasan 0,56°C per dekade menurut Copernicus climate service, yang dinilai membuat ekstrem panas menjadi jauh lebih parah. Pihak PBB juga memperingatkan bahwa suhu rata-rata global kemungkinan akan terus berada pada atau mendekati level rekor tahun ini dan empat tahun berikutnya.












